STKIP BUDIDAYASTKIP BUDIDAYA

One moment, please...One moment, please...

Bahasa Inggris merupakan mata pelajaran wajib yang harus dipelajari oleh siswa dari tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Faktanya, beberapa siswa mengalami kesulitan dalam belajar bahasa Inggris. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan faktor-faktor yang memengaruhi kesulitan siswa dalam belajar bahasa Inggris. Subjek penelitian adalah 30 siswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah di Universitas Islam Negeri Sumatera Utara. Penelitian ini menerapkan penelitian deskriptif kualitatif dengan instrumen kuesioner dan observasi. Analisis data penelitian ini menggunakan wawancara, observasi, dokumentasi, dan triangulasi. Peneliti menemukan bahwa terdapat dua faktor kesulitan dalam belajar bahasa Inggris, yaitu faktor internal dan faktor eksternal, termasuk 1) motivasi siswa yang rendah; 2) kurangnya pemahaman tentang pentingnya belajar bahasa Inggris (3) kurangnya kesempatan untuk belajar bahasa Inggris (4) Kurangnya dukungan lingkungan seperti orang tua, teman, dll.

Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa terdapat dua faktor kesulitan dalam belajar bahasa Inggris, yaitu faktor internal dan faktor eksternal.Faktor-faktor tersebut meliputi motivasi siswa yang rendah, kurangnya pemahaman tentang pentingnya belajar bahasa Inggris, kurangnya kesempatan untuk belajar bahasa Inggris, dan kurangnya dukungan lingkungan.Oleh karena itu, perlu adanya upaya untuk meningkatkan motivasi siswa, memberikan pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya bahasa Inggris, serta menciptakan lingkungan belajar yang mendukung.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi lebih dalam mengenai efektivitas berbagai strategi pembelajaran bahasa Inggris dalam mengatasi kesulitan belajar yang dihadapi siswa madrasah ibtidaiyah. Hal ini penting untuk mengidentifikasi metode pengajaran yang paling sesuai dengan karakteristik siswa dan konteks pembelajaran di madrasah. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada peran orang tua dan lingkungan keluarga dalam mendukung proses belajar bahasa Inggris siswa. Investigasi ini dapat mengungkap bagaimana keterlibatan orang tua dan dukungan sosial dapat meningkatkan motivasi dan prestasi belajar siswa. Ketiga, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk menguji secara empiris hubungan antara faktor-faktor internal (seperti motivasi, kepercayaan diri) dan eksternal (seperti dukungan guru, fasilitas belajar) dengan prestasi belajar bahasa Inggris siswa. Dengan demikian, diperoleh data yang lebih akurat dan dapat digunakan untuk merumuskan kebijakan pendidikan yang lebih efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Inggris di madrasah.

  1. #vocabulary mastery#vocabulary mastery
  2. #motivasi siswa program#motivasi siswa program
Read online
File size487.62 KB
Pages5
Short Linkhttps://juris.id/p-1L4
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test