UIJUIJ

Al-Ashr : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran DasarAl-Ashr : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar

Media sosial akun Facebook dan perilaku menyimpang anak menjadi pembicaraan di kalangan pemerhati dunia informasi dan komunikasi. Dengan seringnya membuka dan menambah banyak pertemanan di dunia maya akan berdampak terhadap perilaku seseorang. Penelitian ini mencoba mengembangkan pengaruh Facebook terhadap perilaku menyimpang siswa kelas 8 dan 9 di SMPN 2 Sumberjambe Kabupaten Jember tahun pelajaran 2015/2016. Setelah dilakukan survei awal dengan pertimbangan siswa sebagai subyek penelitian dapat memberi jawaban akurat berkaitan dengan kegiatan mereka di sekolah. Subyek siswa ini dipakai karena mereka tergolong remaja yang rawan dengan perilaku menyimpang. Pengamatan selama tiga kali salah satunya dengan menyebar angket kepada siswa ternyata cukup mengejutkan bahwa memiliki Facebook tidak berpengaruh terhadap perilaku menyimpang anak, bahkan diantara mereka yang memiliki maupun yang tidak memiliki akun Facebook hampir berimbang. Dari 221 siswa yang diteliti 106 siswa atau 48% memiliki akun Facebook, dan 115 siswa atau 53% tidak memilikinya.

Penelitian ini menunjukkan bahwa memiliki atau tidak memiliki akun Facebook tidak berpengaruh terhadap perilaku menyimpang siswa.Bentuk sikap dan lisan, serta bentuk perbuatan, bagi siswa yang memiliki maupun tidak memiliki akun Facebook menunjukkan kesamaan.Dengan demikian, Facebook sebagai jejaring sosial dari segi manfaat dikategorikan halal, namun perlu kewaspadaan terhadap penyalahgunaannya.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai faktor-faktor lain yang berkontribusi terhadap perilaku menyimpang siswa, seperti pengaruh lingkungan keluarga, teman sebaya, dan kondisi sosio-ekonomi. Kedua, penelitian selanjutnya dapat fokus pada dampak penggunaan media sosial selain Facebook terhadap perilaku siswa, mengingat perkembangan platform media sosial yang semakin beragam. Ketiga, penting untuk meneliti efektivitas program-program pencegahan perilaku menyimpang yang melibatkan kerjasama antara sekolah, keluarga, dan masyarakat, serta bagaimana program-program tersebut dapat disesuaikan dengan karakteristik siswa di era digital. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai kompleksitas perilaku menyimpang pada remaja dan merumuskan strategi intervensi yang lebih efektif.

  1. #perilaku siswa#perilaku siswa
  2. #siswa kelas v#siswa kelas v
Read online
File size428.52 KB
Pages18
Short Linkhttps://juris.id/p-2tU
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test