BUMIPUBLIKASINUSANTARABUMIPUBLIKASINUSANTARA
ASEAN Journal of Physical Education and Sport ScienceASEAN Journal of Physical Education and Sport SciencePenelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pembelajaran kooperatif yang didukung multimedia terhadap beberapa kemampuan fisik dan keterampilan dasar dalam bola basket pada 20 pemain junior berusia 12–13 tahun. Metode yang digunakan merupakan desain eksperimental dengan dua kelompok yang seimbang; sampel dipilih secara acak dan dibagi menjadi kelompok eksperimen yang menerapkan pembelajaran kooperatif dengan multimedia, serta kelompok kontrol yang menggunakan metode tradisional. Setelah program pendidikan fisik dan keterampilan basket dirancang serta instrumen tes fisik dan keterampilan divalidasi dan diuji kestabilannya, program tersebut diterapkan selama delapan minggu dengan tiga unit pembelajaran per minggu pada kelompok eksperimen, dan selanjutnya dilakukan post‑test pada kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan secara statistik yang menguntungkan kelompok eksperimen dibandingkan kelompok kontrol.
Program pendidikan yang menggunakan multimedia terbukti meningkatkan efektivitas dan peningkatan kemampuan fisik pemain basket junior.Pendekatan yang sama juga memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan keterampilan dasar basket.Kelompok eksperimen yang menerapkan pembelajaran kooperatif dengan multimedia menunjukkan hasil yang lebih baik dibandingkan kelompok kontrol yang menggunakan metode tradisional.
Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi apakah penerapan pembelajaran kooperatif berbasis multimedia pada kelompok usia yang lebih luas, termasuk remaja berusia 14–16 tahun, memberikan dampak serupa terhadap kemampuan fisik dan keterampilan basket, sehingga dapat mengidentifikasi perbedaan efektivitas lintas rentang usia. Selain itu, studi longitudinal dengan periode pemantauan minimal enam bulan setelah intervensi dapat menilai tingkat retensi keterampilan dan kebugaran yang diperoleh, serta menguji apakah keuntungan yang terlihat pada post‑test tetap bertahan dalam jangka panjang. Selanjutnya, perbandingan antara berbagai bentuk multimedia, seperti video demonstrasi tradisional, simulasi realitas virtual, dan sistem umpan balik berbasis sensor gerak, dapat mengungkap jenis media yang paling efektif dalam meningkatkan akurasi teknik dan motivasi belajar pemain, sehingga memberikan panduan bagi pengembangan modul pembelajaran yang optimal. Penelitian-penelitian tersebut akan memperluas pemahaman tentang faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan pembelajaran kooperatif berbasis teknologi dalam konteks pendidikan olahraga.
| File size | 506.8 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UNTAG BANYUWANGIUNTAG BANYUWANGI Two Stay Two Stray adalah model pembelajaran kooperatif yang memberikan kesempatan bagi kelompok untuk berbagi hasil dan informasi dengan kelompok lain.Two Stay Two Stray adalah model pembelajaran kooperatif yang memberikan kesempatan bagi kelompok untuk berbagi hasil dan informasi dengan kelompok lain.
UNIMEDUNIMED Hal ini dibuktikan dari peningkatan nilai rata-rata (mean) saat sebelum ada perlakuan dan setelah ada perlakuan, yaitu nilai dari 42,32 menjadi 71,27.Hal ini dibuktikan dari peningkatan nilai rata-rata (mean) saat sebelum ada perlakuan dan setelah ada perlakuan, yaitu nilai dari 42,32 menjadi 71,27.
UNIMEDUNIMED Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dari setiap siklus, dengan peningkatan aktivitas guru dan siswa serta pemahaman konsep yang lebih baik.Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dari setiap siklus, dengan peningkatan aktivitas guru dan siswa serta pemahaman konsep yang lebih baik.
UMGUMG Penerapan model ini dapat mengoptimalkan pengelolaan stok, mengurangi risiko kelebihan atau kekurangan barang, serta meningkatkan kepuasan pelanggan.meskipunPenerapan model ini dapat mengoptimalkan pengelolaan stok, mengurangi risiko kelebihan atau kekurangan barang, serta meningkatkan kepuasan pelanggan.meskipun
UNKRISWINAUNKRISWINA Kondisi awal 25% yang tuntas dan tidak tuntas 75% sedangkan pada siklus I meningkat menjadi 71% yang tuntas dan tidak tuntas 29% dan pada siklus II meningkatKondisi awal 25% yang tuntas dan tidak tuntas 75% sedangkan pada siklus I meningkat menjadi 71% yang tuntas dan tidak tuntas 29% dan pada siklus II meningkat
UNKRISWINAUNKRISWINA Untuk melihat persentase peserta didik yang mencapai KKM yaitu 21% sedangkan persentase peserta didik yang tidak mencapai KKM 79%, dikategorikan rendah.Untuk melihat persentase peserta didik yang mencapai KKM yaitu 21% sedangkan persentase peserta didik yang tidak mencapai KKM 79%, dikategorikan rendah.
UNKRISWINAUNKRISWINA Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik melalui penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) berbantuan mediaPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik melalui penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) berbantuan media
UNKRISWINAUNKRISWINA Pengujian hipotesis dengan uji Z menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0. 000, sehingga hipotesis alternatif diterima, yang mengindikasikanPengujian hipotesis dengan uji Z menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0. 000, sehingga hipotesis alternatif diterima, yang mengindikasikan
Useful /
UNTAG BANYUWANGIUNTAG BANYUWANGI Tujuan penelitian adalah meningkatkan keterampilan calon guru dalam pembelajaran bahasa Inggris melalui program Teaching Practicum Internasional. PenelitianTujuan penelitian adalah meningkatkan keterampilan calon guru dalam pembelajaran bahasa Inggris melalui program Teaching Practicum Internasional. Penelitian
UNTAG BANYUWANGIUNTAG BANYUWANGI This suggests that students who exhibit faster reading speeds tend to have better reading comprehension. Consequently, improving students reading speedThis suggests that students who exhibit faster reading speeds tend to have better reading comprehension. Consequently, improving students reading speed
BUMIPUBLIKASINUSANTARABUMIPUBLIKASINUSANTARA Kesimpulannya, kesehatan guru PE berpengaruh langsung terhadap efektivitas pengajaran. Guru pendidikan jasmani yang sehat secara fisik dan sosial menunjukkanKesimpulannya, kesehatan guru PE berpengaruh langsung terhadap efektivitas pengajaran. Guru pendidikan jasmani yang sehat secara fisik dan sosial menunjukkan
ANOTEROANOTERO However, in ijtihad, he always has his own opinion and point of view and is not muqallid towards the two schools that he controls, always paying attentionHowever, in ijtihad, he always has his own opinion and point of view and is not muqallid towards the two schools that he controls, always paying attention