UNKRISWINAUNKRISWINA
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP UNKRISWINAProsiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP UNKRISWINATujuan penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran singkat tentang keadaan terkini penelitian di bidang Kooperatif tipe Talking Stick. Metode dalam penelitian ini adalah penelitian dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Model PTK yang digunakan dalam penelitian ini adalah model Kemmis & Taggart. Media Flipchart adalah selkulmpullan rangkulman informasi pada lelmbaran kelrtas yang ditelmpell di atasnya dan dibulka selcara belrulrultan delngan melmbalik halaman selsulai delngan pokok bahasan matelri pelmbellajaran. LKPD Telbak Gambar adalah lelmbar kelrja yang belrisi gambar-gambar yang haruls ditelbak olelh pelselrta didik ulntulk mellatih kelmampulan obselrvasi dan pelnalaran pelselrta didik selrta melmbanguln sulasana bellajar yang aktif dan intelraktif. Sulbyelk dari pelnellitian ini yaitul sellulrulh pelselrta didik kellas IX SMP Nelgelri 2 Pabelriwai yang belrjulmlah 24 orang, telrdiri dari 15 pelselrta didik laki-laki dan 9 pelselrta didik pelrelmpulan. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kuantitatif. Dalam tulisan ini, peneliti akan fokus pada model pembelajaran kooperatif berbasis kelompok dengan bantuan tongkat adalah model pembelajaran Kooperatif Tipe Talking Stick. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran Kooperatif Tipe Talking Stick berbantuan media Flipchart dengan LKPD Tebak Gambar dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas IX Smp Negeri 2 Paberiwai Pada Materi Sistem Perkembangbiakan Pada Tumbuhan Dan Hewan.
Pada pra siklus memperoleh nilai rata-rata posttest yaitu 62,91, dari nilai tes ini terdapat 19 orang peserta didik yang tidak memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM) 70, sedangkan yang memenuhi KKM terdapat 5 orang peserta didik, dari 24 orang peserta didik.Untuk melihat persentase peserta didik yang mencapai KKM yaitu 21% sedangkan persentase peserta didik yang tidak mencapai KKM 79%, dikategorikan rendah.Hasil belajar pada penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick berbantuan media Flipchart dengan LKPD Tebak Gambar untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik.Pada siklus I memperoleh nilai rata-rata posttest yaitu 75,83, 9 orang peserta didik yang tidak memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM) 70, sedangkan yang memenuhi KKM terdapat 15 orang peserta didik, dari 24 orang peserta didik.Untuk melihat persentase peserta didik yang mencapai KKM yaitu 63% sedangkan persentase peserta didik yang tidak mencapai KKM 38%, pada siklus I terdapat peningkatan hasil belajar kognitif namun belum tercapai secara optimal.Setelah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick berbantuan media Flipchart dengan LKPD Tebak Gambar untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik.Pada siklus II memperoleh nilai rata-rata posttest yaitu.85,41, terdapat 4 orang peserta didik yang tidak memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM) 70, sedangkan yang memenuhi KKM terdapat 20 orang peserta didik, dari 24 orang peserta didik.Untuk melihat persentase peserta didik yang mencapai KKM yaitu 83% sedangkan persentase peserta didik yang tidak mencapai KKM 17%, pada siklus II terjadi peningkatan hasil belajar kognitif kategori tinggi.
Berdasarkan hasil penelitian, disarankan bagi guru IPA untuk mencoba menggunakan model pembelajaran Kooperatif Tipe Talking Stick berbantuan media Flipchart dengan LKPD Tebak Gambar sampai meningkatkan hasil belajar peserta didik. Selain itu, penelitian ini juga menyarankan agar guru menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick untuk membantu peserta didik memperoleh komponen pengetahuan konseptual tertentu dengan meminta mereka terlibat dalam diskusi satu sama lain dan memahami isinya. Selain itu, penelitian ini juga menyarankan agar guru menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick untuk meningkatkan hasil belajar pada ranah afektif peserta didik.
| File size | 288.63 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UNKRISWINAUNKRISWINA Masalah utama adalah apakah metode permainan baca-lakukan dapat meningkatkan minat belajar ilmu pengetahuan alam siswa kelas IV Sekolah Dasar. Hasil penelitianMasalah utama adalah apakah metode permainan baca-lakukan dapat meningkatkan minat belajar ilmu pengetahuan alam siswa kelas IV Sekolah Dasar. Hasil penelitian
UNKRISWINAUNKRISWINA Seluruh siswa IPA kelas XII SMA Negeri 3 Waingapu pada semester ganjil tahun ajaran 2023/2024 mengikuti penelitian ini. Sampel penelitian ini adalah 36Seluruh siswa IPA kelas XII SMA Negeri 3 Waingapu pada semester ganjil tahun ajaran 2023/2024 mengikuti penelitian ini. Sampel penelitian ini adalah 36
UNIMEDUNIMED Instrumen yang digunakan terdiri atas angket KE dan tes KPMM. Angket KE disusun berdasarkan lima indikator Goleman, yakni kesadaran diri, pengendalianInstrumen yang digunakan terdiri atas angket KE dan tes KPMM. Angket KE disusun berdasarkan lima indikator Goleman, yakni kesadaran diri, pengendalian
UNESAUNESA Namun, perbedaan kemampuan siswa menjadi tantangan bagi guru dalam menyusun modul ajar yang merata, serta keterbatasan sarana dan prasarana menjadi kendalaNamun, perbedaan kemampuan siswa menjadi tantangan bagi guru dalam menyusun modul ajar yang merata, serta keterbatasan sarana dan prasarana menjadi kendala
UNESAUNESA In addition, STEAM learning, teachers, or educational institutions will help the progress of the Indonesian education system. Because the application ofIn addition, STEAM learning, teachers, or educational institutions will help the progress of the Indonesian education system. Because the application of
UNKRISWINAUNKRISWINA Penelitian ini menggunakan dua siklus masing-masing yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian yang dijadikanPenelitian ini menggunakan dua siklus masing-masing yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian yang dijadikan
UNKRISWINAUNKRISWINA Siklus I peserta didik yang tuntas 18 orang dengan persentase 53%, peserta didik yang tidak tuntas 16 orang dengan persentase 47%. Siklus II peserta didikSiklus I peserta didik yang tuntas 18 orang dengan persentase 53%, peserta didik yang tidak tuntas 16 orang dengan persentase 47%. Siklus II peserta didik
UNKRISWINAUNKRISWINA Pengujian hipotesis dengan uji Z menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0. 000, sehingga hipotesis alternatif diterima, yang mengindikasikanPengujian hipotesis dengan uji Z menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0. 000, sehingga hipotesis alternatif diterima, yang mengindikasikan
Useful /
UNESAUNESA Namun, berkat bimbingan, arahan, serta dukungan yang diberikan oleh para pelatih di klub, tingkat daerah, hingga pelatnas, ia berhasil menemukan jati dirinyaNamun, berkat bimbingan, arahan, serta dukungan yang diberikan oleh para pelatih di klub, tingkat daerah, hingga pelatnas, ia berhasil menemukan jati dirinya
UNESAUNESA Tingkat kebugaran jasmani siswa memiliki dampak signifikan terhadap kondisi fisiknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kebugaran jasmaniTingkat kebugaran jasmani siswa memiliki dampak signifikan terhadap kondisi fisiknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kebugaran jasmani
UNESAUNESA Permasalahan mengenai tingkat pemahaman cedera pergelangan kaki dan penanganan pertama cedera akut menjadi fokus dalam penelitian ini. Penanganan pertamaPermasalahan mengenai tingkat pemahaman cedera pergelangan kaki dan penanganan pertama cedera akut menjadi fokus dalam penelitian ini. Penanganan pertama
UNESAUNESA Hasil pengukuran terhadap kondisi fisik atlet bulutangkis kategori putri Koni Daerah Sidoarjo pada tahun 2019 terpenuhi pada beberapa item test yaitu pushHasil pengukuran terhadap kondisi fisik atlet bulutangkis kategori putri Koni Daerah Sidoarjo pada tahun 2019 terpenuhi pada beberapa item test yaitu push