ANOTEROANOTERO
Journal of Hupo_LineaJournal of Hupo_LineaThis paper discusses the Lafaz Lian (Ghadlab and Lanah) which may be considered normal to be spoken or even do not consider the determination of the lafaz that there is no Maqashid Syariah element in the pronunciation. Although there are some scholars opinions, the application of the lafaz can be replaced with the meaning of lafaz lanah spoken by a husband, it can be replaced with ghadlab lafaz which should be said by the wife. But in essence, everything that has been determined by Allah SWT has a direct or indirect mashlahah review in Islamic law. And if you pay close attention, then from every Shariah of Allah SWT there is mashlahah for humans in it. Among the many scholars who explored this matter was Imam Ibn Daqiq al-Id al-Qusyairi al-Manfaluthi (625-702 H). He is recognized as a mustaqil (independent) mujtahid, known as a mujtahid who controls two schools of thought, Maliki and Shafii. However, in ijtihad, he always has his own opinion and point of view and is not muqallid towards the two schools that he controls, always paying attention to the maslahah side which is adapted to Qasd al-Sharia. , and experienced by society at that time, starting from the social, economic, political and others. without prioritizing passion.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa syariat yang ditetapkan Allah SWT tidak terlepas dari kemaslahatan, termasuk pensyariatan Lian.Imam Ibn Daqiq al-Id, sebagai seorang mujtahid, sangat memperhatikan Qashd al-Syari dalam berijtihad, khususnya dalam penetapan lafaz Lian.Beliau menekankan pentingnya mengikuti zahir nash dan menjaga kemaslahatan dalam menetapkan hukum, sejalan dengan prinsip-prinsip Hifzh al-Ardl dan Dlaruriyat al-Khamsa.
Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menganalisis secara komprehensif penerapan hukum Lian di berbagai negara dengan sistem hukum Islam yang berbeda, serta dampaknya terhadap perlindungan hak-hak perempuan. Selain itu, studi mendalam mengenai pandangan ulama kontemporer terhadap isu Lian, khususnya terkait dengan bukti-bukti ilmiah modern dalam kasus perselingkuhan, perlu dilakukan. Terakhir, penelitian yang berfokus pada pengembangan model penyelesaian sengketa keluarga berbasis nilai-nilai Islam yang lebih modern dan adaptif, dengan mempertimbangkan aspek psikologis dan sosial, dapat menjadi kontribusi penting bagi pembentukan keluarga yang harmonis dan sejahtera.
| File size | 338.85 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UINSAUINSA Pandangan kontemporer dan ajaran Islam mendukung perempuan untuk berkarir di ranah publik, asalkan memenuhi ketentuan syariah seperti izin wali, menjagaPandangan kontemporer dan ajaran Islam mendukung perempuan untuk berkarir di ranah publik, asalkan memenuhi ketentuan syariah seperti izin wali, menjaga
ZAMRONEDUZAMRONEDU Kesetaraan gender di Indonesia sebagian besar disebabkan oleh budaya patriarki yang menganggap laki-laki lebih kuat dan dominan daripada perempuan. Akibatnya,Kesetaraan gender di Indonesia sebagian besar disebabkan oleh budaya patriarki yang menganggap laki-laki lebih kuat dan dominan daripada perempuan. Akibatnya,
UM SURABAYAUM SURABAYA Film Please Be Quiet secara menyeluruh mengungkapkan kenyataan ketidaksetaraan gender dan kekuasaan yang bersifat sistemik di tempat kerja, di mana perempuanFilm Please Be Quiet secara menyeluruh mengungkapkan kenyataan ketidaksetaraan gender dan kekuasaan yang bersifat sistemik di tempat kerja, di mana perempuan
PENERBITPENERBIT Hukum adat Bali sebagai sistem hukum yang hidup (living law) memiliki peran fundamental dalam menjaga harmoni spiritual dan sosial masyarakat Bali. SalahHukum adat Bali sebagai sistem hukum yang hidup (living law) memiliki peran fundamental dalam menjaga harmoni spiritual dan sosial masyarakat Bali. Salah
STISABUZAIRISTISABUZAIRI Reformasi lebih lanjut terjadi pada tahun 2005 sebagai respons terhadap tuntutan kesetaraan gender dan perlindungan hak perempuan, yang mencakup penyesuaianReformasi lebih lanjut terjadi pada tahun 2005 sebagai respons terhadap tuntutan kesetaraan gender dan perlindungan hak perempuan, yang mencakup penyesuaian
STISDARUSSALAMSTISDARUSSALAM Dengan demikian, KHI berfungsi sebagai mazhab fiqih nasional yang bersifat praktis dan moderat serta menjadi jembatan antara hukum Islam klasik dan systemDengan demikian, KHI berfungsi sebagai mazhab fiqih nasional yang bersifat praktis dan moderat serta menjadi jembatan antara hukum Islam klasik dan system
TIGA MUTIARATIGA MUTIARA Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, dengan sampel penelitian adalah 46 istri yang serumah dengan keluarga orang tua suamiTeknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, dengan sampel penelitian adalah 46 istri yang serumah dengan keluarga orang tua suami
TIGA MUTIARATIGA MUTIARA The key factors that influence student learning outcomes in informatics subjects are learning interest and learning discipline. Learning discipline hasThe key factors that influence student learning outcomes in informatics subjects are learning interest and learning discipline. Learning discipline has
Useful /
PENERBITPENERBIT Filsafat Hindu melengkapi keterbatasan tersebut dengan menekankan intuisi, kesadaran batin, dan pengalaman spiritual, sehingga rekonstruksi integratifFilsafat Hindu melengkapi keterbatasan tersebut dengan menekankan intuisi, kesadaran batin, dan pengalaman spiritual, sehingga rekonstruksi integratif
PENERBITPENERBIT Kepercayaan terhadap Bhatara Kala mencerminkan pemahaman mendalam masyarakat Hindu Bali terhadap konsep waktu, ruang, dan perubahan (Desa, Kala, Patra),Kepercayaan terhadap Bhatara Kala mencerminkan pemahaman mendalam masyarakat Hindu Bali terhadap konsep waktu, ruang, dan perubahan (Desa, Kala, Patra),
ASDKVIASDKVI Ruang tersebut belum efektif menjadi wadah diskusi, interaksi, dan pertukaran gagasan yang terbuka dan rasional, yang tercermin dari minimnya intensitasRuang tersebut belum efektif menjadi wadah diskusi, interaksi, dan pertukaran gagasan yang terbuka dan rasional, yang tercermin dari minimnya intensitas
ASDKVIASDKVI Melalui pendekatan yang mengedepankan estetika, fungsi, dan konteks sosial, Silaban berhasil menciptakan ruang yang tidak hanya indah tetapi juga bermakna,Melalui pendekatan yang mengedepankan estetika, fungsi, dan konteks sosial, Silaban berhasil menciptakan ruang yang tidak hanya indah tetapi juga bermakna,