ASDKVIASDKVI

Abstrak : Jurnal Kajian Ilmu seni, Media dan DesainAbstrak : Jurnal Kajian Ilmu seni, Media dan Desain

Penciptaan karya fotografi ini mempresentasikan kehidupan sehari-hari komunitas anak punk di Kelurahan Glugur Darat I Kecamatan Medan Timur melalui dokumentasi dengan pendekatan Human Interest. Komunitas punk dipilih sebagai subjek sekaligus fokus utama fotografi berdasarkan latar keseharian penulis di Kota Medan, yang sering menyaksikan kehadiran para pengamen jalanan di perismpangan lampu merah. Perhatian penulis tertuju pada sekelompok pengamen yang tampil dengan atribut berbeda—mereka adalah komunitas punk Glugur. Anak punk Glugur umumnya menjalani profesi sebagai pengamen jalanan sambil mengenakan atribut dan berdandan dalam gaya punk sebagai bentuk gaya hidup yang mereka pilih secara sadar. Tujuan dari penciptaan ini adalah untuk menampilkan potret artistik yang memuat simbol, atribut, dan gaya busana komunitas punk secara humanis. Metode penciptaan yang digunakan terbagi ke dalam tiga tahapan, yaitu pra-produksi, produksi, dan pasca-produksi. Hasil penciptaan ini berupa dua belas karya fotografi dengan berbagai judul yang menunjukkan kehidupan komunitas punk yang sarat akan kebebasan berekspresi, nilai solidaritas, serta aktivitas produktif keseharian yang mencerminkan identitas subkultur punk.

Kehidupan komunitas punk di Kelurahan Glugur Darat I berhasil dipresentasikan melalui fotografi human interest, menekankan momen keseharian yang autentik, berekspresi, dan bermakna sosial.Karya fotografi ini merekam interaksi, aktivitas, dan simbol visual yang mencerminkan identitas serta gaya hidup komunitas punk secara humanis.Komunitas anak punk di Glugur menunjukkan potensi artistik melalui ekspresi visual yang merepresentasikan identitas subkultur mereka.

Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk mengeksplorasi lebih dalam simbol-simbol visual yang ada pada komunitas punk, seperti logo, teks pada jaket, atau tato, karena elemen-elemen ini memuat narasi identitas dan perlawanan yang kuat. Penelitian mendatang juga dapat membangun narasi visual yang lebih tematik, misalnya dengan berfokus pada relasi emosional antar anggota komunitas, praktik solidaritas, atau dinamika ruang hidup kolektif mereka untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam. Selain itu, pemanfaatan teknik pasca-produksi dalam batas etika dokumentasi dapat meningkatkan kesan emosional dan membentuk suasana yang lebih kuat dalam foto, sehingga pesan humanistik dan empati dari fotografi human interest komunitas punk dapat tersampaikan dengan lebih efektif.

  1. Fotografi Human Interest Kehidupan Komunitas Anak Punk di Kelurahan Glugur Darat I Kecamatan Medan Timur... journal.asdkvi.or.id/index.php/Abstrak/article/view/655Fotografi Human Interest Kehidupan Komunitas Anak Punk di Kelurahan Glugur Darat I Kecamatan Medan Timur journal asdkvi index php Abstrak article view 655
  1. #hak asasi#hak asasi
  2. #batak toba#batak toba
Read online
File size1.12 MB
Pages14
Short Linkhttps://juris.id/p-2o7
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test