BUMIPUBLIKASINUSANTARABUMIPUBLIKASINUSANTARA

ASEAN Journal of Physical Education and Sport ScienceASEAN Journal of Physical Education and Sport Science

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur keterampilan abad ke-21 dari 36 guru dalam kurikulum Program Khusus Olahraga (SPS) menggunakan desain deskriptif-korelasional. Peneliti menggunakan frekuensi, persentase, rerata, simpangan baku, dan one-way ANOVA untuk memberikan analisis, interpretasi, dan hasil data secara komprehensif. Berdasarkan temuan mengenai profil demografi responden guru, guru SPS memiliki rentang usia 24–32 hingga 47–57 tahun dengan distribusi yang sangat homogen. Sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan; mayoritas memiliki gelar sarjana sebagai jenjang pendidikan tertinggi; mereka telah mengajar selama 5–15 tahun; dan sebagian besar instruktur SPS memiliki status IMT normal. Hasil menunjukkan bahwa keterampilan guru dalam kurikulum SPS tergolong sangat setuju, di mana mereka dianggap ahli dalam konten dan keragaman peserta didik, pedagogi, kurikulum dan perencanaan, serta keterhubungan dengan komunitas. Penelitian ini menunjukkan bahwa sekolah SPS di Wilayah XII telah menerapkan praktik pendidikan yang membekali peserta didik menghadapi tantangan masyarakat abad ke-21. Demikian pula, penelitian menemukan tidak ada perbedaan signifikan dalam keterampilan abad ke-21 guru program olahraga khusus di antara sekolah pelaksana. Studi ini menampilkan guru SPS yang dinamis, berpengalaman, dan memberdayakan, yang mengutamakan kebutuhan peserta didik, menciptakan metode pengajaran inovatif, serta menyesuaikan strategi pengajaran untuk kesuksesan di abad ke-21.

Penelitian ini menemukan bahwa guru SPS di Wilayah XII merupakan tenaga pendidik yang dinamis, berpengalaman, dan memberdayakan.Mereka mengutamakan kebutuhan peserta didik serta menciptakan metode pengajaran baru dalam kurikulum olahraga.Penelitian ini menekankan pentingnya penyesuaian strategi pengajaran agar sesuai dengan tuntutan masyarakat abad ke-21, termasuk pemanfaatan teknologi, aplikasi dunia nyata, dan pendekatan inovatif untuk membekali siswa menghadapi dunia yang terus berubah.

Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk menyelidiki bagaimana integrasi teknologi digital, seperti video analisis atau realitas virtual, dapat lebih ditingkatkan dalam pembelajaran olahraga oleh guru SPS agar lebih efektif dalam mengembangkan keterampilan abad ke-21 pada siswa. Kedua, penting untuk mengeksplorasi bagaimana guru SPS dari latar belakang pendidikan dan pengalaman mengajar yang berbeda merancang strategi pengajaran yang inklusif bagi siswa dengan keragaman latar belakang, kemampuan, dan minat olahraga, untuk memastikan pertumbuhan yang merata. Ketiga, perlu dikaji lebih dalam bagaimana kemitraan antara sekolah SPS dengan komunitas lokal, klub olahraga, atau instansi kesehatan dapat dibentuk secara sistematis sehingga tidak hanya mendukung pengembangan profesional guru, tetapi juga memperkuat relevansi kurikulum dengan kebutuhan dunia nyata dan karier masa depan siswa. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi temuan saat ini dengan arah praktis yang lebih konkret dan berkelanjutan.

  1. #peserta didik#peserta didik
  2. #21st century skills#21st century skills
Read online
File size421.21 KB
Pages8
Short Linkhttps://juris.id/p-2o2
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test