WESTSCIENCE PRESSWESTSCIENCE PRESS

West Science Law and Human RightsWest Science Law and Human Rights

Perlindungan dan penghormatan terhadap hak asasi manusia merupakan tanggung jawab negara, khususnya pemerintah. Negara secara moral dan politis bertanggung jawab untuk menyelesaikan luka sejarah guna menciptakan keharmonisan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Oleh karena itu, pemerintah berkewajiban menyelesaikan kasus pelanggaran berat hak asasi manusia secara yudisial maupun non-yudisial. Regulasi telah mengatur bahwa pelanggaran berat hak asasi manusia dapat diselesaikan melalui mekanisme yudisial dan non-yudisial. Pemerintah telah menerbitkan berbagai kebijakan untuk menyelesaikan pelanggaran berat hak asasi manusia melalui mekanisme non-yudisial yang berfokus pada pemulihan korban. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan sumber data yang kredibel dan relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyelesaian non-yudisial pelanggaran berat hak asasi manusia merupakan jalan tengah untuk memberikan rasa keadilan kepada korban. Negara bertanggung jawab dan memberikan hak korban melalui proses rekonsiliasi untuk menciptakan keharmonisan dalam masyarakat, bangsa, dan negara.

Penyelesaian melalui mekanisme yudisial atas pelanggaran berat hak asasi manusia di Indonesia mengalami jalan buntu yang tidak memberi rasa keadilan bagi korban.Oleh karena itu, pemerintah mengambil inisiatif kebijakan penyelesaian non-yudisial yang menitikberatkan pada pemulihan hak korban.Korban menyambut dan menghargai kebijakan pemerintah dalam memberikan restitusi secara individual maupun komunal.

Bagaimana efektivitas program pemulihan korban HAM berat non-yudisial dapat diukur secara berkelanjutan melalui studi longitudinal lintas wilayah? Apakah pendekatan keadilan restoratif berbasis budaya lokal dapat memperkuat penerimaan masyarakat terhadap kebijakan pemulihan korban? Bagaimana model klaster korban, pelaku, dan lokasi pelanggaran dapat dipetakan secara spasial untuk mencegah kekerasan berulang? Penelitian berikutnya bisa menggabungkan survei kualitas hidup korban sebelum-sesudah program, eksperimen sosial terhadap simulasi rekonsiliasi, dan analisis geografis kekerasan masa lalu guna merancang intervensi yang lebih tepat sasaran tanpa menunggu proses yudisial yang belum terjawab.

  1. #tiktok shop#tiktok shop
  2. #klaim hak asasi#klaim hak asasi
Read online
File size330.41 KB
Pages13
Short Linkhttps://juris.id/p-2f3
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test