UMMUMM
Legality : Jurnal Ilmiah HukumLegality : Jurnal Ilmiah HukumPenerapan keadilan restoratif di Indonesia dihadapkan pada berbagai hambatan seperti kurangnya pengetahuan, infrastruktur yang tidak memadai, serta penentangan dari penegak hukum, terutama ketika pertimbangan hak asasi manusia dimasukkan ke dalam proses tersebut. Oleh karena itu, hubungan antara kedua elemen ini patut untuk dikaji. Tulisan ini mengeksplorasi dan menganalisis integrasi atau sintesis keadilan restoratif dengan hak asasi manusia di Indonesia. Tulisan ini menggunakan pendekatan normatif dengan analisis preskriptif berdasarkan kajian perundang-undangan dan kasus yang mengintegrasikan prinsip-prinsip keadilan restoratif dengan hak asasi manusia. Temuan menunjukkan bahwa kolokasi membantu memahami bagaimana struktur gramatikal dapat mencerminkan dan memengaruhi interpretasi keadilan restoratif dalam hak asasi manusia, khususnya dalam teks hukum dan laporan kebijakan. Di Indonesia, keadilan restoratif dapat digunakan secara bersamaan dengan penegakan hukum hak asasi manusia, terutama saat menangani pelanggaran hak asasi manusia yang berat, karena menekankan rekonsiliasi yang seimbang, pemulihan, dan reintegrasi antara pelaku, korban, serta masyarakat. Kesimpulannya, meskipun memiliki beberapa masalah implementasi dan hukum, keadilan restoratif dapat menjadi strategi alternatif untuk menyelesaikan pelanggaran hak asasi manusia yang berat. Rekomendasi diberikan untuk kerangka hukum yang lebih kuat dan komprehensif guna mendukung implementasi keadilan restoratif dalam konteks hak asasi manusia Indonesia.
Tulisan ini menyimpulkan bahwa pemahaman hubungan antara hak asasi manusia dan keadilan restoratif di Indonesia memerlukan pemahaman tentang kolokasi.Pola linguistik yang disebut kolokasi menggambarkan bagaimana kedua konsep ini sering muncul bersama dalam struktur kalimat.Dengan penekanan pada penyembuhan dan rekonsiliasi, keadilan restoratif bertujuan menegakkan hak asasi manusia melalui prosedur yang inklusif dan menjaga martabat individu.Meskipun masih ada hambatan yang perlu diatasi dalam pelaksanaannya, terutama pada kasus pelanggaran hak asasi manusia yang serius, strategi ini menyediakan opsi untuk memajukan keadilan yang lebih komprehensif dan berbelas kasih di Indonesia.
Untuk mengembangkan penelitian lanjutan dari studi ini, peneliti dapat mengeksplorasi apakah studi banding dengan negara tetangga seperti Malaysia atau Filipina dapat mengungkap praktik terbaik dalam mengintegrasikan keadilan restoratif dengan hak asasi manusia untuk mengatasi hambatan infrastruktur yang kurang memadai di Indonesia, sehingga memberikan wawasan baru tentang adaptasi model yang lebih efektif dan kontekstual. Selain itu, perlu dilakukan penelitian empiris mengenai efektivitas pelatihan bagi penegak hukum dalam memahami prinsip keadilan restoratif guna mengurangi penentangan dan kurangnya pengetahuan, yang dapat melibatkan survei dan wawancara langsung dengan aparat di daerah rawan pelanggaran hak asasi manusia untuk mengukur dampaknya terhadap penyelesaian kasus nyata. Terakhir, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan kerangka hukum yang lebih kuat melalui analisis komparatif undang-undang terkait keadilan restoratif, seperti Peraturan Kejaksaan Nomor 15 Tahun 2020, untuk mengidentifikasi celah-celah yang memungkinkan kolokasi prinsip ini dengan kasus pelanggaran berat, sehingga menghasilkan proposal perubahan regulasi yang lebih komprehensif dan responsif terhadap tantangan implementasi di Indonesias.
- Penerapan Keadilan Restoratif (Restorative Justice) Dalam Praktik Ketatanegaraan | Taqiuddin | JISIP... doi.org/10.58258/jisip.v6i1.2972Penerapan Keadilan Restoratif Restorative Justice Dalam Praktik Ketatanegaraan Taqiuddin JISIP doi 10 58258 jisip v6i1 2972
- Peningkatan Pemahaman Masyarakat Buton Tentang Restorative Justice Dalam Nilai Kearifan Lokal Sarapatanguna... doi.org/10.31004/jh.v3i4.431Peningkatan Pemahaman Masyarakat Buton Tentang Restorative Justice Dalam Nilai Kearifan Lokal Sarapatanguna doi 10 31004 jh v3i4 431
- Urgensi Pembentukan Undang-Undang Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi di Indonesia dalam Upaya Penuntasan... doi.org/10.22304/pjih.v3.n3.a4Urgensi Pembentukan Undang Undang Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi di Indonesia dalam Upaya Penuntasan doi 10 22304 pjih v3 n3 a4
| File size | 370.44 KB |
| Pages | 24 |
| DMCA | Report |
Related /
UIDUID Putusan ini menandai evolusi paradigma perlindungan hak asasi manusia dalam konteks perubahan iklim. Putusan ini menegaskan bahwa negara memiliki kemampuanPutusan ini menandai evolusi paradigma perlindungan hak asasi manusia dalam konteks perubahan iklim. Putusan ini menegaskan bahwa negara memiliki kemampuan
DINASTIRESDINASTIRES Penelitian menyimpulkan bahwa pendekatan seimbang yang menggabungkan proses pengadilan digital dan fisik, didukung oleh kerangka regulasi yang komprehensifPenelitian menyimpulkan bahwa pendekatan seimbang yang menggabungkan proses pengadilan digital dan fisik, didukung oleh kerangka regulasi yang komprehensif
ARIPIARIPI Berdasarkan hasil survei ditemukan kurang terjaganya kebersihan kolam renang dikarenakan kurangnya kesadaran diri dari pihak pengunjung untuk menjaga kebersihanBerdasarkan hasil survei ditemukan kurang terjaganya kebersihan kolam renang dikarenakan kurangnya kesadaran diri dari pihak pengunjung untuk menjaga kebersihan
ARITEKINARITEKIN Sektor migas tetap menjadi kontributor utama terhadap pendapatan negara meskipun menghadapi tantangan transisi energi. Volatilitas harga minyak memengaruhiSektor migas tetap menjadi kontributor utama terhadap pendapatan negara meskipun menghadapi tantangan transisi energi. Volatilitas harga minyak memengaruhi
STISDARUSSALAMSTISDARUSSALAM Penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pembentukan Perda bernuansa syariah di berbagai daerah, terutama di wilayah mayoritas Muslim. PerdaPenelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pembentukan Perda bernuansa syariah di berbagai daerah, terutama di wilayah mayoritas Muslim. Perda
UMMUMM Penelitian ini memberikan wawasan penting tentang perkembangan penelitian akademik mengenai topik-topik penting ini, serta meletakkan dasar bagi penelitianPenelitian ini memberikan wawasan penting tentang perkembangan penelitian akademik mengenai topik-topik penting ini, serta meletakkan dasar bagi penelitian
UNUSAUNUSA Pasien dengan diabetes mellitus dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti resistensi insulin, stres oksidatif, dan kondisi metabolik seperti obesitas, yangPasien dengan diabetes mellitus dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti resistensi insulin, stres oksidatif, dan kondisi metabolik seperti obesitas, yang
IAIN SUIAIN SU Berdasarkan kajian di atas, ditemukan bahwa telah terjadi proses politik sekularisasi pendidikan yang masuk dalam sistem pendidikan nasional di Indonesia.Berdasarkan kajian di atas, ditemukan bahwa telah terjadi proses politik sekularisasi pendidikan yang masuk dalam sistem pendidikan nasional di Indonesia.
Useful /
IPTSIPTS Penelitian ini didasari oleh akan pentingnya memahami tradisi Mangulosi sebagai salah satu warisan budaya yang penuh makna simbolik dalam kehidupan masyarakatPenelitian ini didasari oleh akan pentingnya memahami tradisi Mangulosi sebagai salah satu warisan budaya yang penuh makna simbolik dalam kehidupan masyarakat
IPTSIPTS Pandangan Masyarakat adat tentang kedudukan anak Perempuan dalam harta warisan di Desa Situmba Julu Kecamatan Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan sangatPandangan Masyarakat adat tentang kedudukan anak Perempuan dalam harta warisan di Desa Situmba Julu Kecamatan Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan sangat
UNIMALUNIMAL Analisis komposisi lignoselulosa menunjukkan bahwa 27% dalam cabang pra-penyulingan. Campuran semua bagian ditemukan mengandung 35% selulosa yang merupakanAnalisis komposisi lignoselulosa menunjukkan bahwa 27% dalam cabang pra-penyulingan. Campuran semua bagian ditemukan mengandung 35% selulosa yang merupakan
UNUSAUNUSA Hasil pemeriksaan SGOT dan SGPT tidak melebihi batas ±2SD dan ±3SD. CV pada pemeriksaan SGOT dan SGPT juga tidak melebihi batas CCV, yaitu stabil. TerdapatHasil pemeriksaan SGOT dan SGPT tidak melebihi batas ±2SD dan ±3SD. CV pada pemeriksaan SGOT dan SGPT juga tidak melebihi batas CCV, yaitu stabil. Terdapat