STMIK AMIKBANDUNGSTMIK AMIKBANDUNG
Journal of Information TechnologyJournal of Information TechnologyPelaksanaan ujian di dalam dunia pendidikan digunakan untuk mengetahui tingkat kemampuan atau keberhasilan siswa selama menjalani proses pendidikan, sehingga siswa dapat mengetahui tingkat kemampuannya sesuai dengan bidang studi. Oleh karena itu aplikasi penjurusan ini dibuat untuk dioperasikan di sekolah sehingga dapat memudahkan sekolah dalam melakukan pengujian terhadap siswa baru selain untuk mempercepat proses pengujian dan audit penilaian juga sebagai media untuk menguji akademik siswa yang akan dijadikan sebagai acuan untuk dilakukannya penjurusan, program ini dibuat dengan menggunakan metode SDLC (System Develop Life Cycle) dengan model proses waterfall sampai tahap pengujian. Bahasa pemrograman yang digunakan adalah PHP dengan menggunakan mysql sebagai databasenya. Hasil dari penelitian adalah terciptanya sebuah aplikasi yang dapat mempercepat proses penjurusan hingga 50% yang semula memakan waktu 240 menit menjadi hanya 120 menit serta tidak memerlukan media kertas sebagai alat pengujian dan dapat meminimalisir penggunaan biaya hingga 80% dari total anggaran yang dikeluarkan.
Aplikasi ini dapat mempercepat proses pengujian dan audit penilaian hingga 50%, dari 240 menit menjadi 120 menit.Pihak sekolah tidak perlu lagi menggunakan media kertas sebagai alat pengujian, sehingga meminimalisir penggunaan biaya kertas hingga 80% dari anggaran.Aplikasi ini membantu mempermudah dan mengefisienkan proses penjurusan siswa baru di SMA 1 Barunawati Jakarta.
Penelitian lanjutan dapat berfokus pada integrasi sistem penjurusan dengan platform e-learning yang ada, sehingga siswa dapat mengakses hasil tes dan rekomendasi penjurusan secara mandiri. Selain itu, studi dapat dilakukan untuk mengembangkan algoritma yang lebih adaptif dalam menentukan penjurusan, misalnya dengan mempertimbangkan preferensi belajar siswa dan tren industri di masa depan. Untuk meningkatkan akurasi dan validitas tes, penelitian juga dapat mengeksplorasi penggunaan metode penilaian berbasis kompetensi, yang tidak hanya mengukur pengetahuan tetapi juga keterampilan dan aplikasi praktisnya, sehingga calon siswa dapat memiliki gambaran yang lebih komprehensif dan selaras dengan dunia kerja.
| File size | 941.01 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
ICJAMBIICJAMBI Sehingga dapat disimpulkan bahwa tingkat ketercapaian dari keefektifan pembelajaran dengan menggunakan alat peraga dan lembar kerja siswa (LKS) pada materiSehingga dapat disimpulkan bahwa tingkat ketercapaian dari keefektifan pembelajaran dengan menggunakan alat peraga dan lembar kerja siswa (LKS) pada materi
ARIPAFIARIPAFI Aktivitas belajar siswa selama pembelajaran daring di SMA Negeri 3 Panyabungan tergolong kurang aktif karena dilaksanakan dalam kondisi pandemi Covid-19Aktivitas belajar siswa selama pembelajaran daring di SMA Negeri 3 Panyabungan tergolong kurang aktif karena dilaksanakan dalam kondisi pandemi Covid-19
KILAUPUBLISHINGKILAUPUBLISHING Pada siklus 1, hanya 2 siswa yang tuntas dengan persentase 28,57%. Pada siklus 2, jumlah siswa yang tuntas meningkat menjadi 4 siswa dengan persentasePada siklus 1, hanya 2 siswa yang tuntas dengan persentase 28,57%. Pada siklus 2, jumlah siswa yang tuntas meningkat menjadi 4 siswa dengan persentase
UNSULBARUNSULBAR Hasil pelatihan ini direspon dengan baik oleh peserta dan menambah minat dan motivasi guru dalam menciptakan alat peraga yang sederhana dan menggunakanHasil pelatihan ini direspon dengan baik oleh peserta dan menambah minat dan motivasi guru dalam menciptakan alat peraga yang sederhana dan menggunakan
STKIP BUDIDAYASTKIP BUDIDAYA Faktor-faktor tersebut meliputi motivasi siswa yang rendah, kurangnya pemahaman tentang pentingnya belajar bahasa Inggris, kurangnya kesempatan untuk belajarFaktor-faktor tersebut meliputi motivasi siswa yang rendah, kurangnya pemahaman tentang pentingnya belajar bahasa Inggris, kurangnya kesempatan untuk belajar
EKASAKTIEKASAKTI Pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan sesuai dengan strategi pembelajaran yang digunakan, sehingga dapat meningkatkan hasil belajar pada pembelajaranPelaksanaan pembelajaran yang dilakukan sesuai dengan strategi pembelajaran yang digunakan, sehingga dapat meningkatkan hasil belajar pada pembelajaran
UNISBANKUNISBANK Siswa kelas satu menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam pembelajaran alfabet bahasa Inggris, terutama ketika proses pembelajaran didukung oleh video,Siswa kelas satu menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam pembelajaran alfabet bahasa Inggris, terutama ketika proses pembelajaran didukung oleh video,
HAMZANWADIHAMZANWADI Penelitian ini dilakukan di MAN 2 Kota Cirebon. Instrumen yang digunakan yaitu Learning style inventory (LSI) dan tes kemampuan komunikasi matematika.Penelitian ini dilakukan di MAN 2 Kota Cirebon. Instrumen yang digunakan yaitu Learning style inventory (LSI) dan tes kemampuan komunikasi matematika.
Useful /
IPTRISAKTIIPTRISAKTI Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan terhadap keputusan berkunjung melalui kepuasan pelanggan sebagai variabel mediasiPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan terhadap keputusan berkunjung melalui kepuasan pelanggan sebagai variabel mediasi
SERAMBISERAMBI Penelitian ini menyimpulkan bahwa proses internalisasi nilai-nilai pendidikan agama di SMP Full Day School Baddridduja Probolinggo dilakukan melalui tigaPenelitian ini menyimpulkan bahwa proses internalisasi nilai-nilai pendidikan agama di SMP Full Day School Baddridduja Probolinggo dilakukan melalui tiga
EKASAKTIEKASAKTI Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan gerak dasar lari jarak pendek (sprint) pada siswa kelas V SD Negeri 12 Kampung Durian KecamatanPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan gerak dasar lari jarak pendek (sprint) pada siswa kelas V SD Negeri 12 Kampung Durian Kecamatan
EKASAKTIEKASAKTI Hal ini terlihat pada hasil ketuntasan belajar siswa yang melebihi KKM yang telah ditetapkan, yaitu 75. Peningkatan ketuntasan belajar dari siklus I keHal ini terlihat pada hasil ketuntasan belajar siswa yang melebihi KKM yang telah ditetapkan, yaitu 75. Peningkatan ketuntasan belajar dari siklus I ke