KILAUPUBLISHINGKILAUPUBLISHING
Indonesian Journal of Integrated Science and LearningIndonesian Journal of Integrated Science and LearningPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi pecahan senilai di kelas IV SDN 2 Kersaratu dengan penggunaan media benda konkret. Subjek dalam penelitian tindakan ini adalah siswa kelas IV yang terdiri dari 4 siswa laki-laki dan 3 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui empat tahap, yaitu: (a) perencanaan tindakan; (b) pelaksanaan tindakan; (c) pengamatan tindakan; dan (d) refleksi. Penelitian dilakukan dalam tiga siklus perbaikan. Hasil dari penelitian tindakan ini menunjukkan bahwa hasil belajar siswa meningkat setelah pembelajaran dilakukan menggunakan media benda konkret. Pada siklus 1, hanya 2 siswa yang tuntas dengan persentase 28,57%. Pada siklus 2, jumlah siswa yang tuntas meningkat menjadi 4 siswa dengan persentase 57,14%. Pada siklus 3, sebanyak 6 siswa tuntas dengan persentase 85,72%. Penggunaan media benda konkret secara efektif sangat membantu siswa dalam memahami materi pecahan senilai dalam penelitian ini. Dengan demikian, disarankan kepada guru-guru kelas IV SDN 2 Kersaratu untuk menggunakan media benda konkret dalam pembelajaran materi ini guna meningkatkan hasil belajar siswa.
Hasil penelitian tindakan ini menunjukkan bahwa penggunaan media benda konkret efektif meningkatkan hasil belajar siswa pada materi pecahan senilai.Peningkatan signifikan terlihat dari persentase siswa yang tuntas dari 28,57% pada siklus 1 menjadi 85,72% pada siklus 3.Disarankan guru kelas IV SDN 2 Kersaratu untuk terus menggunakan media benda konkret dalam pembelajaran pecahan senilai untuk meningkatkan pemahaman dan hasil belajar siswa.
Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penggunaan media benda konkret di kelas yang lebih besar atau di sekolah dengan kondisi berbeda untuk menguji generalisasi hasil. Selain itu, penelitian bisa menggabungkan media konkret dengan teknologi digital, seperti aplikasi interaktif, untuk melihat dampak kombinasi kedua metode terhadap pemahaman konsep pecahan. Terakhir, studi lanjutan dapat mengidentifikasi faktor-faktor lain yang memengaruhi efektivitas media konkret, seperti tingkat keterlibatan siswa atau strategi pengajaran guru selama proses pembelajaran.
| File size | 1.02 MB |
| Pages | 9 |
| Short Link | https://juris.id/p-2RH |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
UNISAPUNISAP Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tingkat kedisiplinan siswa kelas III SD Negeri Tambangan 01, faktor yang memengaruhinya, serta strategi peningkatannya.Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tingkat kedisiplinan siswa kelas III SD Negeri Tambangan 01, faktor yang memengaruhinya, serta strategi peningkatannya.
UNISAPUNISAP Penggunaan media Geoboard terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep bangun datar pada siswa kelas IV sekolah dasar.media ini mendukung pembelajaranPenggunaan media Geoboard terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep bangun datar pada siswa kelas IV sekolah dasar.media ini mendukung pembelajaran
UNISAPUNISAP Para guru juga menganggap media tersebut sebagai alat yang efektif dalam menjelaskan materi abstrak yang disajikan secara visual dan menyenangkan. SecaraPara guru juga menganggap media tersebut sebagai alat yang efektif dalam menjelaskan materi abstrak yang disajikan secara visual dan menyenangkan. Secara
UNSAMUNSAM Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana peningkatan hasil belajar lompat jauh gaya jongkok melalui penerapan variasi pembelajaran padaTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana peningkatan hasil belajar lompat jauh gaya jongkok melalui penerapan variasi pembelajaran pada
AMIKVETERANAMIKVETERAN Abstrak. Literasi digital memainkan peran penting dalam perkembangan psikologi anak sekolah dasar, baik dari aspek kognitif, sosial, maupun emosional.Abstrak. Literasi digital memainkan peran penting dalam perkembangan psikologi anak sekolah dasar, baik dari aspek kognitif, sosial, maupun emosional.
STITMUBOSTITMUBO Dan hasil tes critical thinking menunjukkan bahwa perolehan nilai dengan rata-rata pada pretest adalah 72 meningkat menjadi 82,4 pada posttest. Nilai medianDan hasil tes critical thinking menunjukkan bahwa perolehan nilai dengan rata-rata pada pretest adalah 72 meningkat menjadi 82,4 pada posttest. Nilai median
UNESPADANGUNESPADANG Pemberian tes kecil di awal jam pelajaran dapat meningkatkan aktivitas siswa dalam mengikuti pelajaran pada kelas VIII MTsN 5 Padang tahun pelajaran 2020/2021.Pemberian tes kecil di awal jam pelajaran dapat meningkatkan aktivitas siswa dalam mengikuti pelajaran pada kelas VIII MTsN 5 Padang tahun pelajaran 2020/2021.
UNESPADANGUNESPADANG 9% dengan kategori Kurang Berminat, meningkat menjadi 86. 7% dengan kategori Berminat pada siklus II. 2) Penerapan strategi Directed Reading Thinking Activity9% dengan kategori Kurang Berminat, meningkat menjadi 86. 7% dengan kategori Berminat pada siklus II. 2) Penerapan strategi Directed Reading Thinking Activity
Useful /
BIABIA These activities take place on physical and digital platforms. YIPC also created peaceful dialogue, practicing true tolerance by caring interreligiousThese activities take place on physical and digital platforms. YIPC also created peaceful dialogue, practicing true tolerance by caring interreligious
KILAUPUBLISHINGKILAUPUBLISHING Analisis data menggunakan teknik analisis data kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan terjadinya peningkatan hasil belajar siswa melalui perbaikanAnalisis data menggunakan teknik analisis data kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan terjadinya peningkatan hasil belajar siswa melalui perbaikan
KILAUPUBLISHINGKILAUPUBLISHING Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan presentase ketuntasan siswa meningkat dari 60% pada kegiatan pembelajaran siklusAnalisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan presentase ketuntasan siswa meningkat dari 60% pada kegiatan pembelajaran siklus
BIABIA Temuan menunjukkan pentingnya relasi manusia-God sebagai dasar keberadaan Gereja. Gereja memiliki dimensi relasional sebagai identitas utamanya, sebagaimanaTemuan menunjukkan pentingnya relasi manusia-God sebagai dasar keberadaan Gereja. Gereja memiliki dimensi relasional sebagai identitas utamanya, sebagaimana