UNSULBARUNSULBAR

Sipakaraya : Jurnal Pengabdian MasyarakatSipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat

Jika siswa dapat menyajikan konsep dalam bentuk multirepresentasi (verbal, simbol, gambar dan benda konkret) serta mengetahui hubungan struktural maka siswa dikatakan telah memahami konsep. Alat peraga merupakan media yang mengandung konsep di dalamnya. Memaksimalkan penggunaan alat peraga dapat dikaitkan dengan karakteristik yang dimiliki oleh siswa. Terdapat perbedaan karakteristik dalam diri siswa saat proses mengolah informasi untuk menghasilkan ide, khususnya karakteristik berupa gender (laki-laki dan perempuan) dan gaya kognitif (Field Independent (FI) dan Field Dependent (FD)). Hasil integrasi penggunaan alat peraga serta karakteristik yang terdapat dalam diri siswa untuk menghasilkan rangkaian kegiatan dengan memaksimalkan penggunaan alat peraga dalam pembelajaran, adalah: (1) Menyesuaikan dan memahami konsep dalam alat peraga lainnya (multirepresentasi), misalnya dengan bentuk verbal dan simbolnya atau dengan bentuk gambar dan simbolnya; (2) Biasakan anak perempuan untuk menjelaskan kembali atau memberikan pembenaran dari ketiga bentuk representasi dari konsep tersebut; (3) Memastikan anak perempuan dapat membuat gambar dari konsep yang sedang dikonstruksi; (4) Memastikan anak laki-laki menyadari dan merefleksi pengetahuan dan pengalamannya; (5) Memastikan siswa laki-laki memperoleh bayangan konsep (image concept) yang sedang dikontruksi. Hasil pelatihan ini direspon dengan baik oleh peserta dan menambah minat dan motivasi guru dalam menciptakan alat peraga yang sederhana dan menggunakan secara maksimal.

Pelatihan penggunaan alat peraga Matematika dan IPA direspon dengan baik oleh peserta.Minat dan motivasi yang tinggi dari peserta pelatihan sangat menunjang transfer ilmu pengetahuan dan keterampilan dari dosen kepada peserta pelatihan, sehingga materi pelatihan yang diberikan dapat terserap semua.Produk pelatihan berupa alat peraga Matematika dan IPA dapat digunakan dalam proses pembelajaran.

Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang penggunaan alat peraga pada pemahaman konsep siswa. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengembangkan alat peraga yang lebih inovatif dan sesuai dengan karakteristik siswa, seperti perbedaan gaya kognitif dan gender. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengukur efektivitas penggunaan alat peraga dalam meningkatkan motivasi dan minat belajar siswa, serta bagaimana alat peraga dapat diintegrasikan dengan teknologi modern seperti aplikasi digital atau simulasi interaktif. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas tentang bagaimana penggunaan alat peraga dapat meningkatkan pemahaman konsep matematika dan IPA siswa secara optimal.

  1. STUDI LITERASI: PEMAHAMAN KONSEP ANAK PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA | FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika... doi.org/10.24853/fbc.6.1.1-8STUDI LITERASI PEMAHAMAN KONSEP ANAK PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA FIBONACCI Jurnal Pendidikan Matematika doi 10 24853 fbc 6 1 1 8
  1. #alat peraga#alat peraga
  2. #pemahaman konsep matematis#pemahaman konsep matematis
Read online
File size1009.87 KB
Pages9
Short Linkhttps://juris.id/p-2vq
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test