JURNALDIDAKTIKAJURNALDIDAKTIKA
Didaktika: Jurnal KependidikanDidaktika: Jurnal KependidikanPerkembangan teknologi yang semakin pesat memberikan dampak signifikan terhadap dunia pendidikan. Maraknya kecerdasan buatan membuat mahasiswa terlena akan kecanggihan teknologi yang ada. Untuk itu artikel ini membahas mengenai ketergantungan penggunaan kecerdasan buatan (AI) pada tugas akademik mahasiswa terhadap kemampuan berpikir kritis dan kreatif. Tujuan penelitian ini adalah mengukur ketergantungan mahasiswa pada AI dalam tugas akademik, khususnya dalam berpikir kritis dan kreatif. Penelitian ini juga mengevaluasi potensi AI sebagai alat bantu, apakah dapat mendukung atau justru menggantikan kemampuan mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner melalui Google Form kepada 29 responden yang merupakan mahasiswa UIN Jakarta jurusan Manajemen Pendidikan. Dari jumlah tersebut, peneliti mewawancarai 3 orang guna mengukur tingkat penggunaan dan persepsi mereka terhadap AI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan AI dalam pendidikan memberikan kemudahan dan efisiensi, tetapi ketergantungan berlebihan dapat melemahkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif mahasiswa. Untuk itu, perlu ada keseimbangan antara pemanfaatan AI dan pengembangan keterampilan intelektual agar kemampuan esensial mahasiswa tetap terjaga.
Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam pendidikan memiliki dampak dua sisi, yakni memberikan kemudahan dan efisiensi di satu sisi, tetapi menimbulkan ketergantungan berlebihan di sisi lain.Ketergantungan ini berdampak negatif pada kemampuan berpikir kritis dan kreativitas mahasiswa karena mereka cenderung mengandalkan AI untuk menyelesaikan tugas tanpa proses berpikir mendalam.Akibatnya, keterampilan intelektual esensial seperti analisis dan pemecahan masalah secara mandiri mengalami pelemahan, sehingga diperlukan keseimbangan dalam pemanfaatan teknologi tersebut.
Penelitian ini membuka peluang untuk kajian lebih lanjut yang lebih mendalam dan aplikatif. Pertama, sebuah penelitian dapat menyelidiki bagaimana tepatnya proses pergeseran kebiasaan belajar mahasiswa dari yang awalnya mandiri menjadi sangat bergantung pada AI dalam kurun waktu tertentu, misalnya selama satu semester? Penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus akan melacak perubahan perilaku ini secara rinci untuk memahami titik-titik krusial di mana ketergantungan mulai terbentuk dan mengakar. Kedua, sangat penting untuk mengembangkan dan menguji secara langsung strategi pembelajaran spesifik yang dapat menjadikan AI sebagai asisten cerdas, bukan sebagai mesin penjawab instan, sehingga mahasiswa tetap terlatih untuk menganalisis masalah. Studi eksperimental bisa membandingkan efektivitas beberapa metode mengajar untuk menemukan pendekatan paling efektif dalam menjaga keseimbangan antara kemudahan teknologi dan latihan berpikir. Ketiga, apakah suatu model pembelajaran baru yang dirancang khusus, misalnya yang memadukan tugas proyek kompleks dengan aturan ketat penggunaan AI, terbukti mampu melatih kembali dan mengukur peningkatan kemampuan berpikir kritis dan kreativitas mahasiswa yang telah menurun? Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini akan memberikan kontribusi praktis yang sangat berharga bagi dunia pendidikan dalam menciptakan kurikulum yang adaptif dan bertanggung jawab di era kecerdasan buatan.
- Pemanfaatan Parafrase Berbasis Artificial Intelligence Sebagai Salah Satu Teknologi Digital Untuk Meningkatkan... doi.org/10.62951/repeater.v2i3.88Pemanfaatan Parafrase Berbasis Artificial Intelligence Sebagai Salah Satu Teknologi Digital Untuk Meningkatkan doi 10 62951 repeater v2i3 88
- Pengaruh Kemampuan Berpikir Kreatif untuk meningkatkan Hasil Belajar Matematika di Sekolah Dasar | Jurnal... jbasic.org/index.php/basicedu/article/view/544Pengaruh Kemampuan Berpikir Kreatif untuk meningkatkan Hasil Belajar Matematika di Sekolah Dasar Jurnal jbasic index php basicedu article view 544
| File size | 355.2 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
STIT ALKIFAYAHRIAUSTIT ALKIFAYAHRIAU Maze efektif menstimulasi kemampuan kognitif, visual, dan motorik anak, sejalan dengan teori Piaget dan Vygotsky yang menekankan pentingnya pengalamanMaze efektif menstimulasi kemampuan kognitif, visual, dan motorik anak, sejalan dengan teori Piaget dan Vygotsky yang menekankan pentingnya pengalaman
STIT ALKIFAYAHRIAUSTIT ALKIFAYAHRIAU Pembelajaran yang terstruktur selama 8 kali pertemuan mendukung pencapaian indikator perkembangan anak. Hasil uji statistik menunjukkan adanya perbedaanPembelajaran yang terstruktur selama 8 kali pertemuan mendukung pencapaian indikator perkembangan anak. Hasil uji statistik menunjukkan adanya perbedaan
STIT ALKIFAYAHRIAUSTIT ALKIFAYAHRIAU Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Borg and Gall. Produk yang dihasilkan berupa media pembelajaranMetode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Borg and Gall. Produk yang dihasilkan berupa media pembelajaran
STIT ALKIFAYAHRIAUSTIT ALKIFAYAHRIAU Literasi merupakan fondasi penting dalam pendidikan anak usia dini. Namun, banyak anak prasekolah di Indonesia masih menghadapi kesulitan karena strategiLiterasi merupakan fondasi penting dalam pendidikan anak usia dini. Namun, banyak anak prasekolah di Indonesia masih menghadapi kesulitan karena strategi
STIT ALKIFAYAHRIAUSTIT ALKIFAYAHRIAU Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas anak usia 5–6 tahun melalui pembelajaran loose parts di TK Islam Amal Sholeh Tasikmalaya. PenelitianPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas anak usia 5–6 tahun melalui pembelajaran loose parts di TK Islam Amal Sholeh Tasikmalaya. Penelitian
STIT ALKIFAYAHRIAUSTIT ALKIFAYAHRIAU Data dikumpulkan melalui observasi terstruktur menggunakan instrumen penilaian artikulasi dan dianalisis secara deskriptif dengan representasi grafik visual.Data dikumpulkan melalui observasi terstruktur menggunakan instrumen penilaian artikulasi dan dianalisis secara deskriptif dengan representasi grafik visual.
STIT ALKIFAYAHRIAUSTIT ALKIFAYAHRIAU Hal ini dikarenakan kemampuan guru yang belum memahami penggunaan media dalam digital sehingga tidak dapat digunakan dengan sebaik mungkin. Adapun hasilHal ini dikarenakan kemampuan guru yang belum memahami penggunaan media dalam digital sehingga tidak dapat digunakan dengan sebaik mungkin. Adapun hasil
STIT ALKIFAYAHRIAUSTIT ALKIFAYAHRIAU Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan kuantitatif dan analisis statistik (independent sample t-test) untuk menguji hipotesis secaraMetode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan kuantitatif dan analisis statistik (independent sample t-test) untuk menguji hipotesis secara
Useful /
STPMATARAMSTPMATARAM Namun, partisipasi masyarakat masih terbatas pada pelaksanaan kegiatan adat atau festival, sedangkan keterlibatan dalam perencanaan, pengelolaan, dan evaluasiNamun, partisipasi masyarakat masih terbatas pada pelaksanaan kegiatan adat atau festival, sedangkan keterlibatan dalam perencanaan, pengelolaan, dan evaluasi
STPMATARAMSTPMATARAM Krisis tingkat pandemi di luar itu, protes politik lebih baik ditanggapi dengan menunjukkan ketahanan melalui kontinuitas. Oleh karena itu, pembuat kebijakanKrisis tingkat pandemi di luar itu, protes politik lebih baik ditanggapi dengan menunjukkan ketahanan melalui kontinuitas. Oleh karena itu, pembuat kebijakan
STAIMAARIFSTAIMAARIF Pendidikan karakter memegang peranan penting dalam membangun peradaban manusia. Oleh karena itu, pembentukan karakter harus dilakukan pada anak sejak usiaPendidikan karakter memegang peranan penting dalam membangun peradaban manusia. Oleh karena itu, pembentukan karakter harus dilakukan pada anak sejak usia
STAIMAARIFSTAIMAARIF Penerapan metode ini juga menekankan pada penguasaan metodologi dan tahapan pembelajaran Al-Quran oleh guru, pengelolaan kelas yang efektif, serta pentingnyaPenerapan metode ini juga menekankan pada penguasaan metodologi dan tahapan pembelajaran Al-Quran oleh guru, pengelolaan kelas yang efektif, serta pentingnya