UIIIUIII

Muslim Politics ReviewMuslim Politics Review

Artikel ini meneliti bagaimana gerakan hijrah di Indonesia—yang ditandai oleh kembali kepada praktik Islami yang saleh, perubahan gaya hidup, dan identitas Muslim global—semakin dikonstruksi sebagai ancaman keamanan dalam agenda moderasi beragama di Indonesia. Dengan analisis wacana terhadap narasi negara, penyajian media, penelitian lapangan, dan pernyataan organisasi Islam mainstream, studi ini menemukan bahwa hijrah tidak hanya dianggap sebagai tren budaya atau spiritual, tetapi juga sebagai saluran potensial untuk penyimpangan ideologis dan radikalisasi. Menggunakan teori sekuritisasi dan analisis Foucault, artikel ini berpendapat bahwa penyesuaian diskursif negara terhadap hijrah dengan ekstremisme memungkinkan represi lunak dan delegitimasi terhadap ekspresi Islam yang tidak konvensional namun damai. Logika sekuritisasi ini berisiko menyempitkan pluralisme agama di Indonesia dengan mengstigmatisasi kesalehan berbasis identitas, sehingga merusak tujuan toleransi dan keharmonisan yang diklaim oleh kebijakan moderasi.

Penelitian ini menunjukkan bahwa sekuritisasi gerakan hijrah tidak didasarkan pada kekerasan, melainkan pada penggolongan praktik kesalehan yang dianggap tidak selaras dengan moderasi beragama versi negara.Proses sekuritisasi ini menyebabkan peminggiran ekspresi keagamaan yang sangat bergantung pada legitimasi diskursif oleh aktor negara dan lembaga Islam mainstream.Sekuritisasi yang terus berlangsung mempertaruhkan keadaban agama dan justru memperlebar kesenjangan antara kelompok Muslim yang merasa dilayanis versus yang dikucilkan dari tatanan mainstream.

Bagaimana strategi moderasi beragama yang berbasis diskursus Islam moderat yang kini menegaskan rezim kebenaran resmi dapat ditata ulang agar benar-benar menjamin keberagaman ekspresi keagamaan di ruang publik tanpa mengorbankan kelompok tertentu? Apakah pendekatan desekuritisasi—misalnya dengan menghidupkan kembali forum dialog lintas-aktor negara, ormas Islam, dan komunitas hijrah—dapat menurunkan stigmatisasi wahabi/arab sekaligus menyediakan ruang afirmatif bagi kesalehan non-mainstream? Studi banding komparatif antara kota yang menerapkan moderasi beragama keras versus kota yang menengahi moderasi damai dapat mengungkap praktik kebijakan alternatif yang selama ini tersembunyi. Diperlukan penelitian etnografi tentang dampak jangka panjang sekuritisasi terhadap kapasitas komunitas hijrah untuk menumbuhkan solidaritas lintas kelas dan kader keagamaan baru; serta riset kuantitatif mengukur apakah delegitimasi diskursif ini meningkatkan risiko isolasi intelektual, ekspresi kultural akhirnya arus radikalisasi di kalangan generasi muda Muslim Indonesia kini.

  1. Online Salafi rivalries in Indonesia: between sectarianism and ‘good’ citizenship:... tandfonline.com/doi/full/10.1080/09637494.2021.1924014Online Salafi rivalries in Indonesia between sectarianism and yAAAogoodyAAAo citizenship tandfonline doi full 10 1080 09637494 2021 1924014
  2. Full article: Practising Islam through social media in Indonesia. full article practising islam social... tandfonline.com/doi/full/10.1080/13639811.2018.1416798Full article Practising Islam through social media in Indonesia full article practising islam social tandfonline doi full 10 1080 13639811 2018 1416798
  3. When Piety is Framed as Threatening: The Hijrah Movement within the Politics of Religious Moderation... journal.uiii.ac.id/index.php/mpr/article/view/511When Piety is Framed as Threatening The Hijrah Movement within the Politics of Religious Moderation journal uiii ac index php mpr article view 511
  4. Populisme Islam dan Politik | Jurnal Peradaban. populisme islam politik jurnal peradaban authors azumardi... journal.paramadina.ac.id/index.php/jpb/article/view/492Populisme Islam dan Politik Jurnal Peradaban populisme islam politik jurnal peradaban authors azumardi journal paramadina ac index php jpb article view 492
  5. DOI Name 10.1080 Values. name values index type timestamp data serv crossref email doiadmin namespace... doi.org/10.1080DOI Name 10 1080 Values name values index type timestamp data serv crossref email doiadmin namespace doi 10 1080
  1. #moderasi beragama#moderasi beragama
Read online
File size244.32 KB
Pages39
Short Linkhttps://juris.id/p-2bn
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test