IAINPTKIAINPTK
Journal of Islamic LawJournal of Islamic LawPerkembangan pesat teknologi digital telah mengubah tidak hanya pola komunikasi sosial, tetapi juga praktik keagamaan, sehingga menantang kerangka fikih klasik. Artikel ini menganalisis fatwa Muhammadiyah yang menolak keabsahan pelaksanaan salat Jumat secara virtual selama pandemi COVID-19, dengan menyoroti model interpretatif yang melandasi penetapan hukum tersebut. Melalui pendekatan kualitatif berbasis teks, penelitian ini memperlakukan fatwa sebagai teks hukum Islam yang dianalisis dari segi struktur, argumentasi, dan landasan otoritasnya.
Fatwa Muhammadiyah yang menolak pelaksanaan sholat Jumat secara virtual mencerminkan pendekatan tekstualis yang berlandaskan tafsir bi al‑maʾthūr, dimana sholat Jumat dipandang sebagai ibadah maḥḍah yang hanya sah bila mengikuti contoh kenabian.Dalam konteks pandemi COVID‑19, fatwa tersebut memperbolehkan rukhsah dengan menggantikan sholat Jumat melalui sholat zuhur, namun menolak inovasi prosedural yang tidak memiliki otoritas tekstual jelas.Penekanan pada sumber‑sumber hadis dan qawāʿid al‑fiqh menunjukkan komitmen Muhammadiyah terhadap tekstualisme hukum Islam, menempatkan fidelitas tekstual di atas inovasi yuridis.
Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi persepsi umat terhadap keabsahan sholat Jumat virtual di Indonesia dengan pendekatan campuran untuk menilai tingkat penerimaan dan pengalaman religius mereka; selanjutnya, dilakukan analisis perbandingan posisi yurisprudensi organisasi Islam Indonesia lainnya, seperti MUI dan PERSIS, mengenai ibadah digital untuk mengidentifikasi kerangka interpretatif yang beragam; terakhir, dapat diteliti potensi penggunaan teknologi baru seperti realitas tertambah atau realitas virtual dalam memenuhi syarat kesatuan ruang pada ibadah berjamaah, dengan menilai kelayakan teologis dan legalitasnya. Ketiga arah penelitian ini diharapkan dapat memperkaya pemahaman tentang interaksi antara tradisi hukum Islam, teknologi, dan praktik keagamaan kontemporer, serta memberikan kontribusi bagi pengembangan kebijakan keagamaan yang responsif terhadap dinamika digital.
- Emergence of Digital Matrimony: Exploring Islamic Legal Responses to Metaverse Marriages | Journal of... doi.org/10.32350/jitc.142.15Emergence of Digital Matrimony Exploring Islamic Legal Responses to Metaverse Marriages Journal of doi 10 32350 jitc 142 15
- Hukum Shalat Jumat Secara Daring Pada Masa Pandemi Covid-19 Menurut Prof. Wawan Gunawan Dan Hasil Fatwa... doi.org/10.15642/komparatif.v3i1.1935Hukum Shalat Jumat Secara Daring Pada Masa Pandemi Covid 19 Menurut Prof Wawan Gunawan Dan Hasil Fatwa doi 10 15642 komparatif v3i1 1935
- Artificial Intelligence and Healthcare Delivery in Nigeria: Legal and Ethical Dimensions of Patients’... e-journal.elkuator.com/index.php/ijssls/article/view/10Artificial Intelligence and Healthcare Delivery in Nigeria Legal and Ethical Dimensions of PatientsAo e journal elkuator index php ijssls article view 10
- Wayback Machine. wayback machine doi.org/10.46222/pharosjot.105.210Wayback Machine wayback machine doi 10 46222 pharosjot 105 210
| File size | 1.11 MB |
| Pages | 24 |
| Short Link | https://juris.id/p-Vo |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
WALIDEMINSTITUTEWALIDEMINSTITUTE Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMK Muhammadiyah Mayong menerapkan strategi spesifik dalam kurikulum pendidikan karakternya, termasuk integrasi nilai-nilaiHasil penelitian menunjukkan bahwa SMK Muhammadiyah Mayong menerapkan strategi spesifik dalam kurikulum pendidikan karakternya, termasuk integrasi nilai-nilai
WALIDEMINSTITUTEWALIDEMINSTITUTE Tradisi Barat menekankan rasionalitas dan empirisme, sementara tradisi Islam mengintegrasikan wahyu, akal, dan pengalaman sebagai sumber pengetahuan yangTradisi Barat menekankan rasionalitas dan empirisme, sementara tradisi Islam mengintegrasikan wahyu, akal, dan pengalaman sebagai sumber pengetahuan yang
IAIN MADURAIAIN MADURA Dalam keenam ayat di atas, al-Qur`an sama-sama menggunakan gaya bahasa perintah (uslûb insyâî). Ini bisa dibuktikan dengan konsekuensi serius bagi pengingkarDalam keenam ayat di atas, al-Qur`an sama-sama menggunakan gaya bahasa perintah (uslûb insyâî). Ini bisa dibuktikan dengan konsekuensi serius bagi pengingkar
ALJAMIAHALJAMIAH Namun, dalam konteks yang ditandai oleh keberagaman keagamaan seperti di wilayah urban, sejauh mana ajaran Salafi dapat diterima sepenuhnya tetap menjadiNamun, dalam konteks yang ditandai oleh keberagaman keagamaan seperti di wilayah urban, sejauh mana ajaran Salafi dapat diterima sepenuhnya tetap menjadi
WALIDEMINSTITUTEWALIDEMINSTITUTE Studi ini mengeksplorasi pengaruh keandalan dan kemudahan penggunaan terhadap intensi pembelian ulang online di kalangan staf Universitas Maiduguri, Nigeria.Studi ini mengeksplorasi pengaruh keandalan dan kemudahan penggunaan terhadap intensi pembelian ulang online di kalangan staf Universitas Maiduguri, Nigeria.
UMMUMM Pengisian jabatan kepala daerah merepresentasikan proses yang berbasis pada prinsip hukum Islam. Adopsi prinsip hukum Islam dapat melibatkan sumber ajaranPengisian jabatan kepala daerah merepresentasikan proses yang berbasis pada prinsip hukum Islam. Adopsi prinsip hukum Islam dapat melibatkan sumber ajaran
UMMUMM Untuk menghindari konflik tersebut, hukum Islam menekankan pemahaman mendalam tentang calon pasangan, termasuk pekerjaan, pendidikan, keluarga, serta kualitasUntuk menghindari konflik tersebut, hukum Islam menekankan pemahaman mendalam tentang calon pasangan, termasuk pekerjaan, pendidikan, keluarga, serta kualitas
UINUIN Studi ini menemukan bahwa Undang-Undang Perkawinan Indonesia, khususnya pada bagian usia perkawinan, masih mengandung ambiguitas dalam hal bahasa. HalStudi ini menemukan bahwa Undang-Undang Perkawinan Indonesia, khususnya pada bagian usia perkawinan, masih mengandung ambiguitas dalam hal bahasa. Hal
Useful /
ALIMSPUBLISHINGALIMSPUBLISHING Pengumpulan data dilakukan dengan teknik pengumpulan data melalui teknik dokumentasi, teknik simak, dan teknik catat terhadap dakwah video dakwah yangPengumpulan data dilakukan dengan teknik pengumpulan data melalui teknik dokumentasi, teknik simak, dan teknik catat terhadap dakwah video dakwah yang
ITBITB Metode yang digunakan meliputi pulping, bleaching, dan pencampuran serat kulit pisang dengan serat kayu dalam berbagai rasio. Hasil menunjukkan bahwa kertasMetode yang digunakan meliputi pulping, bleaching, dan pencampuran serat kulit pisang dengan serat kayu dalam berbagai rasio. Hasil menunjukkan bahwa kertas
ITBITB Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi limbah kulit pisang sebagai bahan baku alternatif dalam pembuatan kertas komposit. Metode yang digunakanPenelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi limbah kulit pisang sebagai bahan baku alternatif dalam pembuatan kertas komposit. Metode yang digunakan
UINUIN Ilmu Islam di Palembang berkembang sejak abad ke‑18 hingga abad ke‑20, melanjutkan tradisi yang sebelumnya berada di Aceh pada abad ke‑17. KarakterIlmu Islam di Palembang berkembang sejak abad ke‑18 hingga abad ke‑20, melanjutkan tradisi yang sebelumnya berada di Aceh pada abad ke‑17. Karakter