ALIMSPUBLISHINGALIMSPUBLISHING

SimpatiSimpati

Artikel ini bertujuan untuk memahami peran penting bahasa indonesia dalam dakwah atau penyebaran agama islam dengan memahami dan menguasai bahasa indonesia dengan baik. Dalam konteks keberagaman Indonesia, penggunaan Bahasa Indonesia dalam dakwah perlu memperhatikan pesan-pesan yang inklusif dan toleran. Bahasa merupakan hal yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia. Para pendakwah dapat mengkomunikasikan pesan pesan keagamaan dengan lebih efektif kepada khalayak umum dan untuk menghidari penggunaan bahasa indonesia yang kurang tepat dalam berdakwah. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik pengumpulan data melalui teknik dokumentasi, teknik simak, dan teknik catat terhadap dakwah video dakwah yang disampaikan oleh Ustadz Dr. Adi Hidayat, Lc., M.A dalam Channel youtube Adi Hidayat Official. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan adanya ketegasan dalam menyampaikan pesan serta adanya interaksi dalam hal ini pula ditemukan bahwa bahasa indonesia dalam dakwah lebih dipahami, menyentuh hati, lebih dekat antara pendakwah dengan audience sehingga terbentuk ketertarikan audience terhadap pendakwah dalam mendegarkan dakwah tersebut.

Penggunaan bahasa Indonesia sebagai media komunikasi dalam setiap dakwah itu sangat efektif karena bahasa Indonesia adalah bahasa yang umum digunakan oleh masyarakat Indonesia sehingga dapat mempermudah komunikasi antara penceramah (komunikator) dan pendengar/jamaah (komunikan).Selain itu, penggunaan bahasa Indonesia juga dapat memudahkan penceramah untuk mengungkapkan pesan-pesan agama dengan lebih jelas dan mudah dipahami oleh masyarakat umum, tanpa harus mengalami kesulitan dalam memahami kata-kata ataupun kalimat yang sulit.Penggunaan bahasa Indonesia juga dapat memberikan kesan yang lebih akrab dalam dakwah, sehingga dapat mempererat hubungan antara penceramah dan pendengar, dan mempermudah pendengar untuk menerima pesan-pesan agama yang disampaikan.

Untuk melanjutkan penelitian ini, pertanyaan yang dapat diajukan adalah bagaimana pengaruh penggunaan variasi dialek dalam bahasa Indonesia terhadap efektivitas dakwah di berbagai daerah di Indonesia? Selanjutnya, bagaimana cara mengembangkan metode dakwah yang lebih inovatif dengan memanfaatkan media digital dan teknologi komunikasi yang semakin maju? Dan apakah ada hubungan antara pemahaman audience dengan strategi penyampaian pesan dakwah yang berbasis pada perbedaan demografi dan budaya? Penelitian lebih lanjut dapat berguna untuk mengenali dan memahami lebih dalam konteks bahasa dan budaya dalam dakwah agar dapat menghasilkan pendekatan yang lebih efektif.

  1. DAKWAH BAHASA LOKAL PADA MASYARAKAT KECAMATAN BONTONOMPO SELATAN KABUPATEN GOWA | Jurnal Dakwah Tabligh.... doi.org/10.24252/jdt.v21i1.10926DAKWAH BAHASA LOKAL PADA MASYARAKAT KECAMATAN BONTONOMPO SELATAN KABUPATEN GOWA Jurnal Dakwah Tabligh doi 10 24252 jdt v21i1 10926
  2. PIDATO 3 BAHASA (INDONESIA, ARAB, DAN INGGRIS) SEBAGAI METODE PEMBELAJARAN DAKWAH DI PONDOK PESANTREN... doi.org/10.24260/al-hikmah.v12i2.1128PIDATO 3 BAHASA INDONESIA ARAB DAN INGGRIS SEBAGAI METODE PEMBELAJARAN DAKWAH DI PONDOK PESANTREN doi 10 24260 al hikmah v12i2 1128
Read online
File size1019.49 KB
Pages11
Short Linkhttps://juris.id/p-1BD
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test