LPPPIPUBLISHINGLPPPIPUBLISHING
International Journal Of Education, Social Studies, And Management (IJESSM)International Journal Of Education, Social Studies, And Management (IJESSM)Artikel ini bertujuan untuk menganalisis hubungan suami‑istri dalam rumah tangga Muslim terkait dukungan finansial, dengan menyoroti kesesuaian antara norma hukum Islam dan praktik ekonomi keluarga di Desa Wora, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat. Penelitian ini memusatkan perhatian pada bagaimana peran ekonomi istri dipraktikkan, dinegosiasikan, dan ditafsirkan dalam kehidupan rumah tangga, serta bagaimana peran tersebut ditempatkan dalam kerangka kewajiban nafkah menurut hukum Islam. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan juridis‑empiris, mengumpulkan data melalui wawancara mendalam dengan pasangan suami‑istri, tokoh agama, dan pemimpin masyarakat, didukung oleh observasi serta studi literatur fiqh tentang konsep nafkah. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan analitik dengan mengaitkan temuan lapangan dengan prinsip‑prinsip hukum Islam. Hasil penelitian menunjukkan beberapa temuan utama. Pertama, kewajiban nafkah masih dipahami normatif sebagai tanggung jawab suami sebagaimana dikonfirmasi dalam fiqh klasik. Kedua, dalam praktik sosio‑ekonomi, istri berkontribusi memenuhi kebutuhan keluarga melalui berbagai kegiatan produktif, baik di sektor domestik maupun publik. Ketiga, kontribusi ekonomi istri umumnya dipandang sebagai bentuk kerjasama dan solidaritas keluarga, bukan sebagai pengalihan kewajiban nafkah dari suami ke istri. Keempat, hubungan nafkah di Desa Wora memperlihatkan negosiasi peran yang fleksibel dan kontekstual, dipengaruhi oleh faktor ekonomi, budaya lokal, dan pemahaman agama masyarakat.
Penelitian ini menunjukkan bahwa hubungan suami‑istri di rumah tangga Muslim Desa Wora telah beralih dari pola normatif fiqh klasik menjadi praktik yang lebih adaptif dan kolaboratif, di mana istri sering menjadi pelaku utama atau pendukung signifikan dalam pemenuhan kebutuhan keuangan keluarga, dipengaruhi oleh keterbatasan ekonomi suami.Namun, studi ini bersifat kualitatif dengan cakupan terbatas pada satu desa, sehingga tidak dapat digeneralisasi ke komunitas Muslim lain, dan belum menggali secara mendalam dimensi psikologis serta relasi kekuasaan dalam rumah tangga.Oleh karena itu, penelitian lanjutan perlu memperluas ruang lingkup geografis, mengintegrasikan pendekatan interdisipliner seperti ekonomi keluarga dan kajian gender kritis, serta meneliti dinamika psikologis dan kekuasaan yang muncul dari beban ganda istri.
Penelitian lanjutan pertama dapat membandingkan dinamika nafkah antara rumah tangga Muslim di daerah pedesaan seperti Desa Wora dan di kawasan perkotaan, untuk mengetahui bagaimana perbedaan tingkat pendapatan, akses pendidikan, dan budaya memengaruhi peran ekonomi suami dan istri. Dengan membandingkan wilayah, peneliti dapat menguji apakah prinsip maqashid syariah diterapkan secara seragam atau disesuaikan dengan kebutuhan lokal. Penelitian kedua sebaiknya menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, dengan membangun model ekonomi keluarga yang menghitung kontribusi finansial istri serta melakukan wawancara mendalam, sehingga dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang memperkuat atau melemahkan kontribusi tersebut. Model ekonomi keluarga yang diusulkan dapat memanfaatkan data survei pendapatan serta indikator partisipasi kerja istri, sehingga menghasilkan estimasi kontribusi ekonomi yang lebih akurat. Penelitian ketiga dapat fokus pada analisis hubungan kekuasaan dalam rumah tangga, dengan menggunakan perspektif feminis untuk mengeksplorasi bagaimana beban ganda istri memengaruhi keputusan-keputusan keluarga dan kesejahteraan psikologis masing-masing anggota. Analisis kekuasaan dapat melibatkan observasi interaksi harian serta analisis naratif untuk mengungkap mekanisme negosiasi peran. Semua studi ini diharapkan dapat memperkaya literatur tentang hubungan suami‑istri, serta memberi rekomendasi praktis bagi pembuat kebijakan dan tokoh agama.
- RECONSIDERING NAFAQAH OF FAMILY RESILIENCE DURING THE COVID-19 PANDEMIC IN ISLAMIC LEGAL PERSPECTIVE... jurnalmiqotojs.uinsu.ac.id/index.php/jurnalmiqot/article/view/808RECONSIDERING NAFAQAH OF FAMILY RESILIENCE DURING THE COVID 19 PANDEMIC IN ISLAMIC LEGAL PERSPECTIVE jurnalmiqotojs uinsu ac index php jurnalmiqot article view 808
- Walking Together: Dynamics of Muslim Wives Dual Role in Rural Areas Pursuing Career and Household Responsibilities... e-journal.iain-palangkaraya.ac.id/index.php/maslahah/article/view/7827Walking Together Dynamics of Muslim Wives Dual Role in Rural Areas Pursuing Career and Household Responsibilities e journal iain palangkaraya ac index php maslahah article view 7827
- WORKING WIFE'S NAFKAH FAMILY LAW PERSPECTIVE INDONESIAN ISLAM | Nelli | EKSEKUSI. working wife nafkah... doi.org/10.24014/je.v5i2.25924WORKING WIFES NAFKAH FAMILY LAW PERSPECTIVE INDONESIAN ISLAM Nelli EKSEKUSI working wife nafkah doi 10 24014 je v5i2 25924
| File size | 406.53 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
POLNAMPOLNAM Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecemasan politik dapat memicu stres kronis, gangguan kecemasan sosial, hingga gejala depresi, terutama di kalanganHasil penelitian menunjukkan bahwa kecemasan politik dapat memicu stres kronis, gangguan kecemasan sosial, hingga gejala depresi, terutama di kalangan
POLNAMPOLNAM Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan English for Tourism pada Program Studi Destinasi Pariwisata harus dirancang secara kontekstual, berbasisPenelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan English for Tourism pada Program Studi Destinasi Pariwisata harus dirancang secara kontekstual, berbasis
UNITY ACADEMYUNITY ACADEMY Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan skor pengetahuan rata-rata sebesar 75%, serta perubahan perilaku signifikan di mana 70% masyarakat mulaiHasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan skor pengetahuan rata-rata sebesar 75%, serta perubahan perilaku signifikan di mana 70% masyarakat mulai
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Dalam masyarakat Muslim saat ini yang menghadapi tantangan moral dan spiritual, kesadaran diri dapat menjadi fondasi dalam membangun karakter individuDalam masyarakat Muslim saat ini yang menghadapi tantangan moral dan spiritual, kesadaran diri dapat menjadi fondasi dalam membangun karakter individu
PENERBITPENERBIT Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik tinjauan pustaka, yang melibatkan pengkajian berbagai sumber literatur agama Hindu, kebijakanMetode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik tinjauan pustaka, yang melibatkan pengkajian berbagai sumber literatur agama Hindu, kebijakan
UIN SUSKAUIN SUSKA Dari perspektif teori Etos Aristoteles, ustazah selebriti membangun otoritas mereka dalam urutan yang tidak tradisional—dimulai dengan karakter moralDari perspektif teori Etos Aristoteles, ustazah selebriti membangun otoritas mereka dalam urutan yang tidak tradisional—dimulai dengan karakter moral
JURNALEDUKASIAJURNALEDUKASIA Implementasi kurikulum pendidikan Islam kurang optimal di sekolah negeri. Ini menghasilkan penurunan moral pada generasi muda. Menjawab masalah ini, budayaImplementasi kurikulum pendidikan Islam kurang optimal di sekolah negeri. Ini menghasilkan penurunan moral pada generasi muda. Menjawab masalah ini, budaya
PENERBITPENERBIT Hidup berdampingan dengan orang yang berbeda agama bukan menjadi masalah dalam mewujudkan hidup rukun, harmonis dalam bermasyarakat dengan memahami dogmaHidup berdampingan dengan orang yang berbeda agama bukan menjadi masalah dalam mewujudkan hidup rukun, harmonis dalam bermasyarakat dengan memahami dogma
Useful /
UKIMUKIM Penelitian ini menyimpulkan bahwa kesadaran dan pengetahuan wajib pajak memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan dalam membayar PajakPenelitian ini menyimpulkan bahwa kesadaran dan pengetahuan wajib pajak memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan dalam membayar Pajak
INSANPRIMAMUINSANPRIMAMU Seorang pramuka berpedoman pada Dhasa Dharma yang berarti sepuluh perilaku mulia yang harus dimiliki seorang pramuka. Dalam proses kegiatan kepramukaanSeorang pramuka berpedoman pada Dhasa Dharma yang berarti sepuluh perilaku mulia yang harus dimiliki seorang pramuka. Dalam proses kegiatan kepramukaan
UDSUDS Hasil skrining menunjukkan mayoritas nelayan mengalami barotrauma, terutama kerusakan gendang telinga. Pelatihan ini berhasil meningkatkan pengetahuan,Hasil skrining menunjukkan mayoritas nelayan mengalami barotrauma, terutama kerusakan gendang telinga. Pelatihan ini berhasil meningkatkan pengetahuan,
PENERBITPENERBIT Sebelum pelaksanaan piodalan di Pura Dalem Taak, masyarakat Desa Adat Jro Kuta mempersiapkan sarana. Setiap Banjar dalam melaksanakan persiapan ritualSebelum pelaksanaan piodalan di Pura Dalem Taak, masyarakat Desa Adat Jro Kuta mempersiapkan sarana. Setiap Banjar dalam melaksanakan persiapan ritual