UMMUMM
Legality : Jurnal Ilmiah HukumLegality : Jurnal Ilmiah HukumPenelitian ini dilatarbelakangi oleh Paten yang diberikan kepada Sanofi Pasteur Warga Negara Prancis yang bertindak sebagai pemegang paten vaksin ensefalitis jepang, campak, gondongan, rubela menggunakan enzim babi berupa Tripsin sebagai katalisator dalam proses pembuatan vaksin, padahal Pasal 9 huruf a Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2016 tentang Paten menyebutkan bahwa invensi yang tidak dapat diberi Paten meliputi proses atau produk yang pengumuman, penggunaan, atau pelaksanaannya bertentangan dengan peraturan perundang-undangan, agama, ketertiban umum, atau kesusilaan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisa standarisasi pemberian paten dalam bidang obat-obatan. Jenis penelitian ini adalah hukum normatif. Data penelitian ini adalah data sekunder. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif analitik. Hasil Penelitian menyimpulkan bahwa pertama, latar belakang dibentuknya ketentuan suatu invensi yang dianggap bertentangan dengan agama di Indonesia sebagaimana diatur dalam Pasal 9 huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2016 adalah didasarkan atas beberapa justifikasi yaitu justifikasi berdasarkan Article 27.2 dan Article. 27.3 Perjanjian TRIPs dan justifikasi berdasarkan penjabaran Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia terutama Sila Ketuhanan Yang Maha Esa. Kedua, ketentuan suatu invensi yang dianggap bertentangan dengan Agama Islam di bidang obat-obatan yang mengandung unsur yang haram tidak dapat diimplementasikan dikarenakan ketentuan Pasal 9 huruf a Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2016 bersifat universal. Kata Kunci: Standarisasi; Invensi; Obat-obatan; Paten.
Berdasarkan pembahasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa pertama, latar belakang pengaturan mengenai ketentuan suatu invensi yang dianggap bertentangan dengan Agama di Indonesia sebagaimana diatur dalam Pasal 9 huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2016 adalah didasarkan atas beberapa justifikasi, termasuk penjabaran Pancasila.Kedua, ketentuan invensi yang bertentangan dengan Agama Islam di bidang obat-obatan yang mengandung unsur haram tidak dapat diimplementasikan karena ketentuan Pasal 9 huruf a bersifat universal, artinya harus bertentangan dengan semua agama di Indonesia.
Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak regulasi agama terhadap standar internasional paten melalui perbandingan hukum antarnegara mayoritas Islam. Selain itu, penelitian bisa mencari alternatif bahan katalisator non-haram dalam pembuatan vaksin yang tetap efektif secara ilmiah. Topik lain ialah evaluasi keterbatasan implementasi Pasal 9 huruf a UU Paten 2016 terhadap akses masyarakat terhadap vaksin esensial, termasuk dampak sosial-ekonominya. Penelitian juga perlu memperhatikan peran Majelis Ulama Indonesia dalam harmonisasi antara nilai agama dan perlindungan kekayaan intelektual di sektor kesehatan.
| File size | 407.61 KB |
| Pages | 16 |
| Short Link | https://juris.id/p-cP |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
IAIN MADURAIAIN MADURA Orang tua menganggap memiliki wewenang menentukan pasangan anak perempuannya berdasarkan hak ijbâr. Oleh karena itu, dalam konteks modern, sudah saatnyaOrang tua menganggap memiliki wewenang menentukan pasangan anak perempuannya berdasarkan hak ijbâr. Oleh karena itu, dalam konteks modern, sudah saatnya
STKIPPACITANSTKIPPACITAN (a) hakikat manusia sebagai makhluk Tuhan, (b) berbakti dan menghormati orang tua, (c) menghormati orang lain, (d) berperilaku sopan santun, (e) saling(a) hakikat manusia sebagai makhluk Tuhan, (b) berbakti dan menghormati orang tua, (c) menghormati orang lain, (d) berperilaku sopan santun, (e) saling
TIGA MUTIARATIGA MUTIARA Kajian terhadap Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Desa menunjukkan adanya kekosongan normatif terkait pengaturan sanksi pidana dan perdata terhadapKajian terhadap Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Desa menunjukkan adanya kekosongan normatif terkait pengaturan sanksi pidana dan perdata terhadap
SALNESIASALNESIA Peningkatan ini terlihat dari kemampuan anggota mengidentifikasi dilema etika, kesadaran akan nilai-nilai religius sebagai landasan moral, proaktivitasPeningkatan ini terlihat dari kemampuan anggota mengidentifikasi dilema etika, kesadaran akan nilai-nilai religius sebagai landasan moral, proaktivitas
UINSALATIGAUINSALATIGA NU Salatiga telah berhasil diwujudkan melalui program terstruktur seperti sholat dhuha, tadarus Al‑Quran, layanan Healthy Friday, dan kegiatan pramuka,NU Salatiga telah berhasil diwujudkan melalui program terstruktur seperti sholat dhuha, tadarus Al‑Quran, layanan Healthy Friday, dan kegiatan pramuka,
UNESAUNESA Using a quantitative approach, the study involved questionnaires completed by 28 early childhood education teachers regarding childrens religious and moralUsing a quantitative approach, the study involved questionnaires completed by 28 early childhood education teachers regarding childrens religious and moral
UMMUMM Hasil penelitian menunjukkan mekanisme pengajuan kepailitan bagi perusahaan efek oleh OJK, di mana permohonan dari perusahaan efek atau kreditor ditujukanHasil penelitian menunjukkan mekanisme pengajuan kepailitan bagi perusahaan efek oleh OJK, di mana permohonan dari perusahaan efek atau kreditor ditujukan
UNESUNES Penelitian bersifat deskriptif yaitu menggambarkan tentang penerapan unsur tindak pidana di bidang properti berdasarkan asas lex spesialis derogat legiPenelitian bersifat deskriptif yaitu menggambarkan tentang penerapan unsur tindak pidana di bidang properti berdasarkan asas lex spesialis derogat legi
Useful /
SCADINDEPENDENTSCADINDEPENDENT Studi ini melibatkan sampel acak dari 118 mahasiswa dan 43 supervisor di Departemen Teknik Mesin. Studi ini menemukan bahwa baik mahasiswa maupun supervisorStudi ini melibatkan sampel acak dari 118 mahasiswa dan 43 supervisor di Departemen Teknik Mesin. Studi ini menemukan bahwa baik mahasiswa maupun supervisor
TIGA MUTIARATIGA MUTIARA Akibatnya, penerjemahan humor sering kali jatuh pada pendekatan yang terlalu literal atau terlalu bebas, masing-masing dengan risiko kehilangan nuansaAkibatnya, penerjemahan humor sering kali jatuh pada pendekatan yang terlalu literal atau terlalu bebas, masing-masing dengan risiko kehilangan nuansa
JOMPUJOMPU Menggunakan metode pre-eksperimen dengan desain one-grup pre-test-posttest. Subyek penelitian ini yakni siswa kelas IV SDN Inpres Sambitangga yang berjumlahMenggunakan metode pre-eksperimen dengan desain one-grup pre-test-posttest. Subyek penelitian ini yakni siswa kelas IV SDN Inpres Sambitangga yang berjumlah
JOMPUJOMPU Populasi penelitian ini adalah siswa kelas II MAN Dompu yang terdiri dari 7 kelas sehingga jumlah seluruhnya 193. Untuk memudahkan peneliti menggunakanPopulasi penelitian ini adalah siswa kelas II MAN Dompu yang terdiri dari 7 kelas sehingga jumlah seluruhnya 193. Untuk memudahkan peneliti menggunakan