TIGA MUTIARATIGA MUTIARA
Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin IndonesiaMutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin IndonesiaArtikel ini mengkaji pentingnya kesetaraan pragmatik dalam menerjemahkan humor, sebuah aspek yang krusial namun sering kali menantang karena humor sangat bergantung pada konteks budaya, implikatur, dan interpretasi audiens. Kesetaraan pragmatik menekankan penyampaian makna implisit melalui prinsip-prinsip komunikasi seperti yang dikemukakan oleh Grice, di mana koherensi menjadi lebih penting daripada sekadar kohesi leksikal dan gramatikal. Dalam penerjemahan humor, koherensi menciptakan keterhubungan makna berdasarkan konteks dan pengetahuan bersama antara pengarang dan audiens, bukan hanya pada struktur kalimat. Namun demikian, humor bersifat ambigu dan terbuka terhadap banyak kemungkinan penafsiran, sehingga makna tidak selalu dapat ditransfer secara langsung. Kesalahan menerjemahkan satu unsur saja dapat mengubah efek komedi secara keseluruhan karena humor sering kali sangat kultural. Penerjemah, dalam hal ini, tidak hanya bertugas mengalihkan bahasa, tetapi juga harus mengisi celah pengetahuan yang mungkin dimiliki audiens target, kadang-kadang dengan mengorbankan spontanitas humor itu sendiri. Tantangan ini menciptakan dilema antara menjaga efek lucu yang alami dengan penyampaian makna yang akurat. Akibatnya, penerjemahan humor sering kali jatuh pada pendekatan yang terlalu literal atau terlalu bebas, masing-masing dengan risiko kehilangan nuansa penting. Oleh karena itu, kesetaraan pragmatik bukan hanya soal padanan makna, melainkan juga mempertimbangkan konteks sosial dan budaya dalam menciptakan respons yang sepadan. Kebaruan kajian ini terletak pada sorotannya terhadap kompleksitas unik dalam menerjemahkan humor, menjadikannya kontribusi penting dalam ranah kajian sastra, linguistik, dan studi terjemahan.
Penerjemahan humor memerlukan pendekatan yang mempertimbangkan konteks budaya dan sosial untuk mempertahankan makna serta efek komedi.Kesetaraan pragmatik menjadi kunci dalam mengatasi tantangan ini, dengan fokus pada koherensi makna dan interpretasi audiens.Meskipun terdapat risiko kehilangan nuansa, pendekatan ini memberikan kerangka kerja untuk memperkuat pemahaman lintas budaya.Perlu adanya penelitian lebih lanjut untuk mengembangkan strategi yang lebih efektif dalam menyesuaikan humor dengan konteks lokal tanpa mengorbankan esensi aslinya.
1. Penelitian tentang dampak konteks budaya terhadap penerjemahan humor di berbagai wilayah dapat membantu memahami perbedaan interpretasi. 2. Mengkaji peran teknologi AI dalam menyesuaikan humor untuk konteks budaya yang berbeda dapat meningkatkan akurasi penerjemahan. 3. Studi mengenai persepsi audiens terhadap teks satir dalam penerjemahan dapat memberikan wawasan baru tentang bagaimana makna implisit dipertahankan.
| File size | 647.07 KB |
| Pages | 17 |
| DMCA | Report |
Related /
TIGA MUTIARATIGA MUTIARA Implikasi dari temuan ini menunjukkan bahwa penerapan CRT secara sistematis berpotensi meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Indonesia dengan menjadikanImplikasi dari temuan ini menunjukkan bahwa penerapan CRT secara sistematis berpotensi meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Indonesia dengan menjadikan
TIGA MUTIARATIGA MUTIARA Subjek penelitian adalah seorang siswa kelas V sekolah dasar yang menunjukkan keterlambatan signifikan dalam mengenali bunyi huruf, menyusun kata, danSubjek penelitian adalah seorang siswa kelas V sekolah dasar yang menunjukkan keterlambatan signifikan dalam mengenali bunyi huruf, menyusun kata, dan
UNISSULAUNISSULA Berdasarkan hasil pengujian dua hipotesis yang dirumuskan, dapat disimpulkan bahwa budaya organisasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadapBerdasarkan hasil pengujian dua hipotesis yang dirumuskan, dapat disimpulkan bahwa budaya organisasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap
UNISSULAUNISSULA Konflik interpersonal dan beban kerja secara signifikan meningkatkan stres kerja, yang selanjutnya memperkuat niat karyawan untuk meninggalkan perusahaan.Konflik interpersonal dan beban kerja secara signifikan meningkatkan stres kerja, yang selanjutnya memperkuat niat karyawan untuk meninggalkan perusahaan.
TIGA MUTIARATIGA MUTIARA Studi ini bertujuan untuk menganalisis percobaaan Melde yang digunakan untuk menentukan karakkteristik gelombang pada dawai. Percobaan dilakukan denganStudi ini bertujuan untuk menganalisis percobaaan Melde yang digunakan untuk menentukan karakkteristik gelombang pada dawai. Percobaan dilakukan dengan
TIGA MUTIARATIGA MUTIARA Alat tersebut bisa berbentuk objek fisik, teknologi ataupun kombinasi dari dua hal tersebut yang dibuat bertujuan untuk mengkomunikasikan informasi secaraAlat tersebut bisa berbentuk objek fisik, teknologi ataupun kombinasi dari dua hal tersebut yang dibuat bertujuan untuk mengkomunikasikan informasi secara
TIGA MUTIARATIGA MUTIARA Akibatnya, insiden-insiden cyberbullying ini semakin meluas dan berdampak serius terhadap kesejahteraan emosional dan mental remaja. Tujuan penulisan iniAkibatnya, insiden-insiden cyberbullying ini semakin meluas dan berdampak serius terhadap kesejahteraan emosional dan mental remaja. Tujuan penulisan ini
UMLUML Produktivitasnya menurun dikarenakan permasalahan kesehatan baik itu fisik maupun psikologis sehingga terjadi penurunan performa kerja bila dibanding ketikaProduktivitasnya menurun dikarenakan permasalahan kesehatan baik itu fisik maupun psikologis sehingga terjadi penurunan performa kerja bila dibanding ketika
Useful /
TIGA MUTIARATIGA MUTIARA Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan hukum pidana dalam perkara tersebut, dengan menyoroti dua rumusan masalah utama: (1) bagaimana penegakanPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan hukum pidana dalam perkara tersebut, dengan menyoroti dua rumusan masalah utama: (1) bagaimana penegakan
TIGA MUTIARATIGA MUTIARA Penelitian ini menunjukkan bahwa FDI berkontribusi positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi negara-negara OKI melalui akumulasi modal dan transferPenelitian ini menunjukkan bahwa FDI berkontribusi positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi negara-negara OKI melalui akumulasi modal dan transfer
UKRIMUKRIM Model taksonomi kualifikasi yang dikembangkan memberikan panduan untuk merekrut dan melatih pengajar Sekolah Minggu yang memiliki pengetahuan teologis,Model taksonomi kualifikasi yang dikembangkan memberikan panduan untuk merekrut dan melatih pengajar Sekolah Minggu yang memiliki pengetahuan teologis,
UMLUML personal (pubertas, identitas, ekstraversi, harga diri, kontrol diri, risiko privasi), interpersonal (intimasi, kepercayaan, pemeliharaan hubungan), motivasionalpersonal (pubertas, identitas, ekstraversi, harga diri, kontrol diri, risiko privasi), interpersonal (intimasi, kepercayaan, pemeliharaan hubungan), motivasional