STIECENDEKIAKUSTIECENDEKIAKU
E-logis : Jurnal Ekonomi LogistikE-logis : Jurnal Ekonomi LogistikBPR rata-rata memiliki bentuk legal formal (bentuk usaha) perseroan terbatas (PT), dimana memiliki ciri khas yakni adanya pemisahan yang jelas dan tegas antara pemilik (prinsipal) dan pengelola/manajemen (agen). Pemisahan antara pemilik dan pengelola tersebut, dalam praktiknya kerap menimbulkan berbagai tantangan dan dinamika terutama dalam hal tata kelola yang baik (good corporate governance), sebagaimana yang diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 4/POJK.03/2015 tentang Penerapan Good Corporate Governance bagi Bank Perkreditan Rakyat. Penelitian ini mengambil contoh kasus pada sebuah BPR, yang didalamnya terindikasi terjadi berbagai tindakan fraud dengan berbagai macam skema terhadap tata kelola yang dilakukan oleh manajemen (Direktur Utama dan Komisaris Utama). Dengan mengaplikasikan metode penelitian terapan (applied research), Peneliti akan menjabarkan secara sistematis bentuk kecurangan yang dilakukan manajemen dan kelemahan sistem pengendalian internal yang ada dalam menjalankan good corporate governance. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa peran aktif pemilik (prinsipal) pada kegiatan operasional memang tidak diperkenankan. Namun demikian pemilik memiliki peran sentral dalam hal memberikan teladan (tone at the top), sekaligus berperan aktif dalam memantau kegiatan operasional perusahaan. Keberadaan dewan komisaris dan organ pendukungnya dapat dimanfaatkan oleh pemilik guna memantau kinerja direksi. Selain itu peran aktif dan pola pikir skeptis dari dewan komisaris juga diperlukan dalam rangka mewujudkan mekanisme check and balance dalam tata kelola usaha yang baik di BPR.
Pelaksanaan Good Corporate Governance (GCG) di PT.BPR XXX tidak berjalan secara memadai sesuai prinsip-prinsip penerapan GCG karena terdapat berbagai penyimpangan oleh manajemen dan komisaris utama.Terjadi kegagalan sistem pengendalian internal meliputi lingkungan pengendalian, penilaian risiko, prosedur pengendalian, serta pengawasan yang efektif.Kolusi antara Direktur Utama dan Komisaris Utama semakin memperparah lemahnya mekanisme check and balance dalam tata kelola perusahaan.
Pertama, perlu diteliti bagaimana penerapan sistem whistleblowing yang efektif di BPR, termasuk faktor-faktor yang memengaruhi karyawan dalam melaporkan penyimpangan, serta bagaimana sistem tersebut dapat dikelola secara independen tanpa adanya tekanan dari manajemen. Kedua, perlu dikaji lebih dalam mengenai kompetensi dan independensi Dewan Komisaris, khususnya dalam konteks BPR keluarga atau BPR dengan kepemilikan terkonsentrasi, untuk melihat sejauh mana profil komisaris memengaruhi efektivitas pengawasan dan pencegahan fraud. Ketiga, perlu dilakukan penelitian tentang pengaruh gaya kepemimpinan dan perilaku etis top management terhadap budaya organisasi BPR, khususnya dalam membentuk lingkungan pengendalian yang mendukung integritas dan pencegahan fraud, serta bagaimana indikator non-finansial seperti gaya hidup berlebihan dapat menjadi early warning system bagi praktik kecurangan.
| File size | 337.62 KB |
| Pages | 18 |
| Short Link | https://juris.id/p-280 |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
NEWINERANEWINERA Artikel ini diharapkan dapat memberikan masukan untuk isu-isu kritis dengan mengimplementasikan Good Corporate Governance (GCG) di PTPN IV di bidang pengamananArtikel ini diharapkan dapat memberikan masukan untuk isu-isu kritis dengan mengimplementasikan Good Corporate Governance (GCG) di PTPN IV di bidang pengamanan
STIE AASSTIE AAS Komponen pengendalian internal seperti lingkungan pengendalian, penilaian risiko, kegiatan pengendalian, informasi dan komunikasi, serta pemantauan terbuktiKomponen pengendalian internal seperti lingkungan pengendalian, penilaian risiko, kegiatan pengendalian, informasi dan komunikasi, serta pemantauan terbukti
ILOMATAILOMATA Analisis dilakukan menggunakan MRA untuk mengeksplorasi hubungan antara variabel independen (keputusan investasi, strategi pendanaan, dan kinerja keuangan),Analisis dilakukan menggunakan MRA untuk mengeksplorasi hubungan antara variabel independen (keputusan investasi, strategi pendanaan, dan kinerja keuangan),
UPDMUPDM Penelitian ini menemukan bahwa Good Corporate Governance tidak berpengaruh terhadap profitability, sedangkan Corporate Social Responsibility berpengaruhPenelitian ini menemukan bahwa Good Corporate Governance tidak berpengaruh terhadap profitability, sedangkan Corporate Social Responsibility berpengaruh
ECOJOINECOJOIN Hasil menunjukkan bahwa praktik good corporate governance pada PDAM di Provinsi Jambi cukup baik. Skor kinerja PDAM yang diukur dengan balanced scorecardHasil menunjukkan bahwa praktik good corporate governance pada PDAM di Provinsi Jambi cukup baik. Skor kinerja PDAM yang diukur dengan balanced scorecard
UNILAUNILA Sekuen gerakan dalam siklus kerja terpilih ditangkap dengan menggunakan perangkat lunak Kinovea. Analisis postur kerja dilakukan dengan kombinasi dariSekuen gerakan dalam siklus kerja terpilih ditangkap dengan menggunakan perangkat lunak Kinovea. Analisis postur kerja dilakukan dengan kombinasi dari
UNILAUNILA Sifat mekanik kayu dipengaruhi terutama oleh komponen mayornya (selulosa, hemiselulosa, dan lignin), sedangkan keawetan alami dipengaruhi oleh komponenSifat mekanik kayu dipengaruhi terutama oleh komponen mayornya (selulosa, hemiselulosa, dan lignin), sedangkan keawetan alami dipengaruhi oleh komponen
NEWINERANEWINERA Namun, perbaikan lebih lanjut diperlukan agar langkah-langkah ini lebih mudah diterima dan kurang membatasi, sekaligus meningkatkan efektivitasnya. PembatasanNamun, perbaikan lebih lanjut diperlukan agar langkah-langkah ini lebih mudah diterima dan kurang membatasi, sekaligus meningkatkan efektivitasnya. Pembatasan
Useful /
UMMUMM Besarnya kewenangan yang diberikan kepada pemerintah daerah tersebut diharapkan tidak menimbulkan rasa kedaerahan yang berlebihan sehingga dapat membahayakanBesarnya kewenangan yang diberikan kepada pemerintah daerah tersebut diharapkan tidak menimbulkan rasa kedaerahan yang berlebihan sehingga dapat membahayakan
UMMUMM Penyelesaian sengketa LCS harus menggunakan metode penyelesaian secara damai. Yakni dengan diplomasi yang win-win solution atau tidak saling merugikan.Penyelesaian sengketa LCS harus menggunakan metode penyelesaian secara damai. Yakni dengan diplomasi yang win-win solution atau tidak saling merugikan.
STIKESSUAKAINSANSTIKESSUAKAINSAN Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis sosiologis dengan pendekatan deskriptif analitis. Responden terdiri dari 3 dokter dan 18 pasien bedah.Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis sosiologis dengan pendekatan deskriptif analitis. Responden terdiri dari 3 dokter dan 18 pasien bedah.
UNILAUNILA Penelitian ini bertujuan untuk menilai kesehatan pohon di Hutan Kota Cianjur dan merumuskan strategi manajemen kesehatan pohon. Penilaian kesehatan pohonPenelitian ini bertujuan untuk menilai kesehatan pohon di Hutan Kota Cianjur dan merumuskan strategi manajemen kesehatan pohon. Penilaian kesehatan pohon