UMNUMN

JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORAJURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak media sosial terhadap pembentukan identitas sosial di Generasi Z, transformasi nilai-nilai sosial dalam era globalisasi, dan tantangan mental dan emosional dalam interaksi sosial generasi Z. Jenis penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode kajian literatur, dipilih untuk mengevaluasi, mengidentifikasi, dan mensintesis penelitian yang relevan terkait paradigma interaksi sosial di generasi Z dalam konteks globalisasi. Data dikumpulkan dari beberapa artikel ilmiah yang dipublikasikan di database seperti Googke Scholer, Scopus, dan Springer. Fokus utama dalam penelitian ini merupakan literatur yang diterbitkan dalam lima tahun terakhir. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dampak media sosial terhadap pembentukan identitas sosial generasi Z, yaitu media sosial memfasilitasi eksplorasi dan tekanan sosial seperti standar kecantikan, validasi sosial, dan perbandingan diri; tekanan yang diberikan mempengaruhi kesehatan mental seperti kecemasan sosial dan isolasi emosional; transformasi nilai-nilai dalam era globalisasi, yaitu generasi Z memanfaatkan media sebagai pembentukkan identitas sosial melalui Self-Presentation; generasi Z lebih fokus pada individualisme dan nilai-nilai global dibandingkan budaya lokal; tantangan mental dan emosional dalam interaksi sosial generasi Z, yaitu hilangnya keterkaitan pada budaya lokal; ketergantungan pada media sosial.

Penelitian ini menunjukkan bahwa generasi Z, sebagai generasi yang tumbuh di era digital dan globalisasi, mengalami transformasi signifikan dalam interaksi sosial mereka.Media sosial menjadi alat utama dalam membentuk identitas sosial melalui self-presentation, meskipun di sisi lain memunculkan tantangan sosial, seperti kecemasan dan isolasi emosional.Globalisasi juga membawa perubahan nilai sosial, di mana generasi Z lebih cenderung mengadopsi nilai-nilai global dan terkadang mengorbankan keterikatan pada budaya lokal.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi bagaimana interaksi sosial virtual memengaruhi perkembangan keterampilan sosial dan emosional generasi Z dalam interaksi tatap muka. Kedua, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami bagaimana generasi Z menyeimbangkan nilai-nilai global dan lokal dalam membentuk identitas mereka, serta bagaimana mereka mengatasi konflik nilai yang mungkin timbul. Ketiga, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk melacak perubahan dalam pola interaksi sosial generasi Z seiring dengan perkembangan teknologi dan perubahan sosial yang terjadi, sehingga dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang dampak jangka panjang dari globalisasi dan media sosial terhadap generasi ini. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam mengembangkan strategi pendidikan dan intervensi yang efektif untuk membantu generasi Z dalam menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang di era digital.

  1. #tatap muka#tatap muka
  2. #keterampilan sosial#keterampilan sosial
Read online
File size614.97 KB
Pages8
Short Linkhttps://juris.id/p-28L
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test