IAIN MADURAIAIN MADURA
AL-IHKAM: Jurnal Hukum & Pranata SosialAL-IHKAM: Jurnal Hukum & Pranata SosialAjaran agama berkaitan dengan bentuk-bentuk kebebasan memilih, memutuskan, dan melakukan atau tidak melakukan sesuatu secara positif. Sayangnya, kebebasan tersebut sering menimbulkan masalah dalam implementasinya, seperti kebebasan memilih pasangan yang sering berakhir dengan praktik pernikahan paksa. Hal ini merupakan persoalan relasional antara orang tua dan anak dalam menentukan pasangan, karena keduanya mempertahankan keinginan masing-masing sebagai hak mereka. Orang tua menganggap memiliki wewenang menentukan pasangan anak perempuannya berdasarkan hak ijbâr. Oleh karena itu, dalam konteks modern, sudah saatnya perlakuan otoritarianisme terhadap perempuan dihapuskan karena merupakan bentuk dehumanisasi yang bertentangan dengan norma-norma agama, sosial, hukum, dan keadilan.
Al-Quran tidak secara eksplisit menyebutkan maupun menganjurkan kawin paksa.Hadits-hadits terkait hak ijbâr menekankan pentingnya persetujuan perempuan dalam menentukan pasangan hidupnya, sehingga terjadi perbedaan pendapat di kalangan ulama tentang konsep ijbâr.Dalam realitas, hak ijbâr telah mengalami distorsi makna akibat budaya patriarki, sehingga otoritarianisme terhadap perempuan dalam perkawinan harus dihapuskan karena bertentangan dengan nilai-nilai agama, sosial, hukum, dan keadilan.
Pertama, perlu penelitian lebih lanjut tentang bagaimana konsep ijbâr dalam hukum keluarga Islam diterapkan secara berbeda di daerah pedesaan dan perkotaan di Indonesia, untuk memahami faktor sosial yang memperkuat praktik kawin paksa. Kedua, sebaiknya dilakukan studi komparatif mengenai pengalaman perempuan yang menikah atas dasar paksaan dibandingkan dengan yang menikah berdasarkan pilihan sendiri, khususnya dalam aspek kesejahteraan psikologis dan keharmonisan rumah tangga dalam jangka panjang. Ketiga, diperlukan penelitian mengenai efektivitas hukum perdata Islam di pengadilan agama dalam melindungi hak perempuan dari kawin paksa, termasuk mengevaluasi peran hakim, wali, dan calon mempelai dalam proses pernikahan secara faktual.
| File size | 466.72 KB |
| Pages | 18 |
| DMCA | Report |
Related /
UIN BUKITTINGGIUIN BUKITTINGGI Dalam era digital, penguasaan teknologi menjadi komponen penting yang mempengaruhi kelangsungan hidup manusia, termasuk bagi perempuan. Dengan perkembanganDalam era digital, penguasaan teknologi menjadi komponen penting yang mempengaruhi kelangsungan hidup manusia, termasuk bagi perempuan. Dengan perkembangan
IAIN MADURAIAIN MADURA Oleh karena itu, perlu terdapat kajian mengenai ragam dan karakteristik kitab-kitab hadits untuk memudahkan melacak maupun mereferensi pada setiap haditsOleh karena itu, perlu terdapat kajian mengenai ragam dan karakteristik kitab-kitab hadits untuk memudahkan melacak maupun mereferensi pada setiap hadits
IAIN MADURAIAIN MADURA Ini adalah arti yang sebenarnya. Kedua, keseluruhan pelaksanaan perkawinan menurut adat Sasak. Bagi masyarakat Sasak, merari berarti mempertahankan hargaIni adalah arti yang sebenarnya. Kedua, keseluruhan pelaksanaan perkawinan menurut adat Sasak. Bagi masyarakat Sasak, merari berarti mempertahankan harga
DINASTIREVDINASTIREV Penelitian menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan statutory dan case study. Hasil menunjukkan bahwa normatif, pekerja perempuan berhak atasPenelitian menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan statutory dan case study. Hasil menunjukkan bahwa normatif, pekerja perempuan berhak atas
UNISMUHUNISMUH Tujuan penelitian adalah mengevaluasi sejauh mana hak‑hak dasar—seperti layanan kesehatan, nutrisi, perlindungan, dan pengembangan—terwujud bagiTujuan penelitian adalah mengevaluasi sejauh mana hak‑hak dasar—seperti layanan kesehatan, nutrisi, perlindungan, dan pengembangan—terwujud bagi
SCADINDEPENDENTSCADINDEPENDENT Dengan menggunakan teori interaksionisme simbolik George Herbert Mead, temuan menunjukkan bahwa ulama membangun makna politik melalui simbol agama, naratifDengan menggunakan teori interaksionisme simbolik George Herbert Mead, temuan menunjukkan bahwa ulama membangun makna politik melalui simbol agama, naratif
STISAPAMEKASANSTISAPAMEKASAN Nikah paksa yang terjadi di Desa Blumbungan adalah suatu penangkapan warga dikarenakan dipergoknya dua pasangan remaja yang sedang berduaan dan melakukanNikah paksa yang terjadi di Desa Blumbungan adalah suatu penangkapan warga dikarenakan dipergoknya dua pasangan remaja yang sedang berduaan dan melakukan
SARI MUTIARASARI MUTIARA Permasalahan yang dihadapi adalah kurangnya pemahaman masyarakat mengenai putusan bebas, terutama anggapan bahwa putusan bebas berarti pelaku tidak akanPermasalahan yang dihadapi adalah kurangnya pemahaman masyarakat mengenai putusan bebas, terutama anggapan bahwa putusan bebas berarti pelaku tidak akan
Useful /
UNSULBARUNSULBAR Siswa berkategori sangat baik terbukti mampu memenuhi seluruh indikator pemecahan masalah, sementara siswa berkategori kurang dan sangat kurang masih menghadapiSiswa berkategori sangat baik terbukti mampu memenuhi seluruh indikator pemecahan masalah, sementara siswa berkategori kurang dan sangat kurang masih menghadapi
UNRAMUNRAM Menggunakan metode tinjauan literatur sistematis, dua puluh artikel empiris yang diterbitkan antara tahun 2009-2024 diseleksi dari basis data Scopus, WebMenggunakan metode tinjauan literatur sistematis, dua puluh artikel empiris yang diterbitkan antara tahun 2009-2024 diseleksi dari basis data Scopus, Web
UIN BUKITTINGGIUIN BUKITTINGGI Melalui studi kasus Women Behind Rubber, penelitian ini menawarkan perspektif baru mengenai dinamika gender dalam konteks ekonomi dan politik yang eksploitatif.Melalui studi kasus Women Behind Rubber, penelitian ini menawarkan perspektif baru mengenai dinamika gender dalam konteks ekonomi dan politik yang eksploitatif.
IAINPTKIAINPTK Temuan ini menunjukkan bahwa Arsyad al-Banjari menerapkan strategi reformasi moderat dengan menegaskan jujuran sebagai hibah dan bentuk solidaritas, bukanTemuan ini menunjukkan bahwa Arsyad al-Banjari menerapkan strategi reformasi moderat dengan menegaskan jujuran sebagai hibah dan bentuk solidaritas, bukan