STISAPAMEKASANSTISAPAMEKASAN
An-Nawazil: Jurnal Hukum dan Syariah KontemporerAn-Nawazil: Jurnal Hukum dan Syariah KontemporerKawin paksa merupakan salah satu rentetan kejadian yang kerap kali terjadi di dalam urusan perkawinan. Nikah paksa merupakan salah satu fenomena sosial yang timbul akibat tidak adanya kerelaan antara pasangan untuk menjalankan perkawinan, atau merupakan gejala sosial dan masalah yang timbul ditengah-tengah masyarakat walaupun terkadang kawin paksa berakhir happy ending, berupa kebahagiaan rumah tangga, namun dari kasus di Desa Blumbungan yang terjadi dampak negatif lebih dominan. Berdasarkan hal tersebut, maka terdapat tiga permasalahan yang menjadi kajian pokok dalam penelitian ini. Pertama, bagaimana praktik . Kedua, Apakah Nikah Paksa Sebagai Akibat Pergaulan menjadi solusi dalam menangani pergaulan bebas. Ketiga, Bagaimana Tinjauan Hukum Perspektif HKI dan peraturan perundangan yang berlaku.
Nikah paksa yang terjadi di Desa Blumbungan adalah suatu penangkapan warga dikarenakan dipergoknya dua pasangan remaja yang sedang berduaan dan melakukan hubungan layaknya suami istri.Adapun pernikahanya ada dua macam yaitu dinikahkan secara resmi dan dinikahkan secara siri.
Berdasarkan temuan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor sosio-ekonomi yang berkontribusi terhadap terjadinya nikah paksa, seperti tingkat pendidikan orang tua, status pekerjaan, dan kondisi ekonomi keluarga. Hal ini penting untuk memahami akar permasalahan dan merancang intervensi yang lebih tepat sasaran. Kedua, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk menggali perspektif para remaja yang mengalami nikah paksa, serta orang tua dan tokoh masyarakat yang terlibat dalam proses pengambilan keputusan. Dengan memahami pengalaman dan pandangan mereka, kita dapat mengembangkan program pencegahan yang lebih efektif dan berempati. Ketiga, penelitian komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan praktik nikah paksa di berbagai desa atau wilayah dengan karakteristik sosial dan budaya yang berbeda. Hal ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas tentang faktor-faktor yang mempengaruhi prevalensi dan dampak nikah paksa, serta mengidentifikasi praktik-praktik terbaik yang dapat direplikasi.
| File size | 184.05 KB |
| Pages | 20 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKESYARSIMATARAMSTIKESYARSIMATARAM HIV/AIDS adalah penyakit menular seksual yang mengakibatkan kematian. Remaja merupakan kelompok beresiko untuk penularan HIV/AIDS. Pengetahuan yang baikHIV/AIDS adalah penyakit menular seksual yang mengakibatkan kematian. Remaja merupakan kelompok beresiko untuk penularan HIV/AIDS. Pengetahuan yang baik
UmriUmri Puncak dari kegiatan, yaitu Riau Difabel Fair, berperan efektif sebagai platform advokasi untuk mengurangi stigma sosial dan memperkuat peran keluargaPuncak dari kegiatan, yaitu Riau Difabel Fair, berperan efektif sebagai platform advokasi untuk mengurangi stigma sosial dan memperkuat peran keluarga
UmriUmri Bhumimi Sejahtera Abadi sebagai langkah strategis dalam meningkatkan efisiensi operasional perusahaan. Sistem pengadaan manual yang sebelumnya digunakanBhumimi Sejahtera Abadi sebagai langkah strategis dalam meningkatkan efisiensi operasional perusahaan. Sistem pengadaan manual yang sebelumnya digunakan
ZAMRONEDUZAMRONEDU Hasil penelitian menunjukkan bahwa Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di bidang pendidikan, seperti sekolah, panti asuhan, dan lembaga pendidikan lainnya, menjadiHasil penelitian menunjukkan bahwa Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di bidang pendidikan, seperti sekolah, panti asuhan, dan lembaga pendidikan lainnya, menjadi
ASY SYUKRIYYAHASY SYUKRIYYAH Faktor pendukung termasuk kesempatan sosialiasi anak, pengembangan keterampilan, dan kemudahan bagi orang tua bekerja, sementara faktor penghambat menonjolkanFaktor pendukung termasuk kesempatan sosialiasi anak, pengembangan keterampilan, dan kemudahan bagi orang tua bekerja, sementara faktor penghambat menonjolkan
UPI YAIUPI YAI Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode kualitatif deskriptif berdasarkan olahan kuesioner. Berdasarkan dari hasil olahan kuesioner kepadaMetode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode kualitatif deskriptif berdasarkan olahan kuesioner. Berdasarkan dari hasil olahan kuesioner kepada
UMKUMK Keabsahan data menggunakan penggumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menujukan bahwa nilai moral danKeabsahan data menggunakan penggumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menujukan bahwa nilai moral dan
STKYAKOBUSSTKYAKOBUS Aspek proses meliputi tahap kegiatan mengajar, keterampilan dasar mengajar, proses komunikasi dan interaksi dosen, pola komunikasi, aktvitas dan peranAspek proses meliputi tahap kegiatan mengajar, keterampilan dasar mengajar, proses komunikasi dan interaksi dosen, pola komunikasi, aktvitas dan peran
Useful /
ZAMRONEDUZAMRONEDU Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan kepustakaan, menggunakan studi dokumen, pengamatan, dan wawancara sebagaiMetode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan kepustakaan, menggunakan studi dokumen, pengamatan, dan wawancara sebagai
FIKES UMWFIKES UMW Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan antara profesionalisme dan keterampilan, sikap dan perilaku, keandalan dan kepercayaan, pemulihan layanan,Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan antara profesionalisme dan keterampilan, sikap dan perilaku, keandalan dan kepercayaan, pemulihan layanan,
FIKES UMWFIKES UMW Terdapat hubungan antara keyakinan, organizational climate, dan tradisi dengan Good Hospital Governance. Secara simultan, variabel keyakinan, organizationalTerdapat hubungan antara keyakinan, organizational climate, dan tradisi dengan Good Hospital Governance. Secara simultan, variabel keyakinan, organizational
FIKES UMWFIKES UMW Sedangkan variabel ketertarikan pada pembuatan kebijakan publik, komitmen pada kepentingan publik dan kewajiban sebagai petugas kesehatan, dan sifat empatiSedangkan variabel ketertarikan pada pembuatan kebijakan publik, komitmen pada kepentingan publik dan kewajiban sebagai petugas kesehatan, dan sifat empati