ZAMRONEDUZAMRONEDU

Ad-Daqqoq: Journal of Religion and Social MovementAd-Daqqoq: Journal of Religion and Social Movement

Artikel ini membahas dua pertanyaan utama: tantangan membangun gerakan ilmu dalam perspektif pendidikan Muhammadiyah abad kedua dan gagasan arah transformasi pendidikan Muhammadiyah dalam periode tersebut. Berdasarkan analisis data, penelitian ini menunjukkan bahwa isu-isu terkait pendidikan Islam, lama menjadi khususnya dalam konteks pendidikan Muhammadiyah, telah diskursus penting di kalangan masyarakat Muslim. Muhammadiyah terdorong untuk meninjau kembali tatanan epistemologi ilmu yang ada karena paradigma ilmu saat ini dinilai tidak memadai untuk memenuhi kebutuhan umat. Pendidikan menjadi inspirasi yang mendasari sosial Muhammadiyah. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan kepustakaan, menggunakan studi dokumen, pengamatan, dan wawancara sebagai metode pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Muhammadiyah berupaya mengembangkan varian ideologi gerakan keagamaan yang berbasis pada organisasi sosial-keagamaan, mengingat semakin kaburnya konsep utuh pendidikan Islam. Pengembangan kemampuan bernalar peserta didik menjadi agenda utama, dengan tujuan pembaruan, kreativitas, dan ingin dicapai dalam pelaksanaan kebebasan berpikir sebagai sasaran yang pendidikan Islam menurut filsafat pendidikan Islam.

Pendidikan Muhammadiyah berupaya mengembangkan kemampuan bernalar peserta didik, namun prinsip pembaharuan dan kebebasan berpikir sering tidak diperdulikan, menyebabkan posisi marginal umat Islam.Artikel ini menyumbang wacana transformasi pendidikan dengan menggabungkan nilai tradisional Islam dan tantangan modernitas, menekankan pentingnya fokus pada pengembangan bernalar dan kebebasan berpikir.Penelitian lanjutan disarankan untuk mengeksplorasi model pendidikan integratif antara ilmu modern dan nilai Islam holistik serta mengevaluasi dampaknya terhadap kualitas pendidikan Muhammadiyah.

Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas kurikulum terintegrasi yang menggabungkan pengetahuan ilmiah modern dengan nilai‑nilai Islam holistik dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa di sekolah Muhammadiyah; selanjutnya, studi kualitatif mengenai persepsi dan pengalaman guru serta mahasiswa terkait implementasi model pendidikan holistik di institusi pendidikan tinggi Muhammadiyah dapat menggali bagaimana integrasi ilmu agama dan sekuler memengaruhi keterlibatan mereka dengan kedua bidang pengetahuan; terakhir, penelitian komparatif antara penggunaan teknologi digital serta platform pembelajaran daring dengan metode pengajaran tradisional dapat mengevaluasi dampak terhadap pengembangan kemampuan bernalar dan kebebasan berkreasi siswa Muhammadiyah, sehingga memberikan dasar empiris untuk perancangan kebijakan pendidikan yang lebih adaptif terhadap era modern.

Read online
File size758.28 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test