STAKATNPONTIANAKSTAKATNPONTIANAK

Vocat : Jurnal Pendidikan KatolikVocat : Jurnal Pendidikan Katolik

Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik kelas VIII di SMPN 2 Sungai Kunyit dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik (PAK) yang dinilai rendah. Studi ini menggunakan model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) sebagai upaya intervensi. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dilakukan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari empat tahap: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 10 peserta didik kelas VIII SMPN 2 Sungai Kunyit pada tahun ajaran 2023/2024. Data dikumpulkan melalui lembar observasi dan kuesioner motivasi belajar peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam motivasi belajar peserta didik dari pra-siklus, siklus I, hingga siklus II. Pada tahap pra-siklus, motivasi belajar peserta didik hanya mencapai 30%. Selama siklus I, motivasi belajar menurun menjadi 20% akibat penerapan model yang kurang optimal, sementara indikator keberhasilan ditetapkan pada 80%. Setelah refleksi dan perbaikan, pada siklus II motivasi belajar peserta didik meningkat tajam menjadi 90%. Kesimpulannya, penerapan model Pembelajaran Berbasis Masalah terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik pada materi Yesus Mewartakan Kerajaan Allah Melalui Tindakan atau Mukjizat di kelas VIII SMPN 2 Sungai Kunyit.

Berdasarkan hasil penelitian, penerapan model pembelajaran Problem Based Learning pada topik “Yesus Mewartakan Kerajaan Allah Melalui Tindakan atau Mukjizat di kelas VIII SMPN 2 Sungai Kunyit terbukti efektif meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan motivasi belajar peserta didik.Peningkatan ini dicapai melalui konsistensi penerapan model dan penyesuaian berdasarkan refleksi siklus sebelumnya.Dengan demikian, model PBL dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif, terutama pada topik yang membutuhkan pemahaman mendalam dan aplikasi praktis.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian, beberapa saran untuk penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menggali lebih dalam mengenai faktor-faktor lain yang mempengaruhi motivasi belajar peserta didik dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik, seperti gaya belajar individu, lingkungan keluarga, dan peran teman sebaya. Kedua, perlu dilakukan penelitian yang memperluas cakupan subjek penelitian dengan melibatkan lebih banyak peserta didik dari berbagai latar belakang dan karakteristik. Ketiga, penelitian di masa depan dapat mengeksplorasi efektivitas penerapan model Problem Based Learning secara berkelanjutan dalam jangka waktu yang lebih panjang, serta mengkaji dampak jangka panjangnya terhadap prestasi akademik dan pengembangan karakter peserta didik. Kombinasi dari ketiga ide penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai cara meningkatkan motivasi belajar dan kualitas pendidikan yang lebih baik bagi peserta didik. Penelitian ini akan membuka ruang untuk pengembangan lebih lanjut dalam bidang pendidikan, khususnya dalam konteks pembelajaran Pendidikan Agama Katolik di sekolah-sekolah.

  1. #model pembelajaran#model pembelajaran
  2. #peran guru#peran guru
Read online
File size687.81 KB
Pages12
Short Linkhttps://juris.id/p-20l
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test