STAISKUTIMSTAISKUTIM
Al-RabwahAl-RabwahTujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji perbedaan rata-rata dan menguji peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV SD Nganguk sebelum dan sesudah penggunaan media GEMPAL dalam mata pelajaran IPAS materi kenampakan alam dan buatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif pre-eksperimen One Group Pretest-Posttest. Penelitian ini dilakukan di SD Nganguk pada kelas 4, dengan subjek penelitian sebanyak 20 siswa yang dilakukan selama 5 kali pertemuan. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, tes, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatif uji normalitas, uji paired sample t test, dan uji N-Gain. Hasil uji hipotesis pertama menunjukkan bahwa nilai posttest siswa lebih tinggi daripada nilai pretestnya, berdasarkan hasil uji paired sample t test diperoleh Sig. 0.000 < 0.05, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Kesimpulannya, terdapat perbedaan rata-rata kemampuan berpikir kritis sebelum dan sesudah penerapan media GEMPAL. Hipotesis kedua, hasil uji N-Gain sebesar 0.43 menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa setelah penggunaan media GEMPAL dengan kategori sedang. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa sebelum dan sesudah penggunaan media GEMPAL, serta peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa setelah penggunaan media GEMPAL.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media pembelajaran Game Berbasis Proyektor Visual (GEMPAL) memberikan pengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran IPAS, yang ditunjukkan dengan adanya perbedaan rata-rata skor pretest dan posttest siswa sebelum dan sesudah penerapan media tersebut.Hasil uji paired sample t-test menunjukkan perbedaan yang signifikan, dan hasil uji N-Gain sebesar 0.43 menunjukkan peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa dengan kategori sedang.Dengan demikian, penerapan media GEMPAL efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi kenampakan alam dan buatan di kelas IV SD.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan melibatkan kelompok kontrol untuk membandingkan efektivitas media GEMPAL dengan metode pembelajaran konvensional. Kedua, penelitian dapat diperluas dengan menguji penerapan media GEMPAL pada mata pelajaran lain dan tingkat kelas yang berbeda untuk mengetahui generalisasi efektivitasnya. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam pengalaman belajar siswa dan guru dalam menggunakan media GEMPAL, termasuk persepsi mereka terhadap manfaat dan tantangan yang dihadapi. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang potensi media GEMPAL dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan kemampuan berpikir kritis siswa, serta memberikan rekomendasi yang lebih spesifik untuk pengembangan dan implementasi media pembelajaran yang inovatif di sekolah dasar. Dengan demikian, diharapkan media GEMPAL dapat menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.
- Keefektifan Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Game Edukasi Quizizz Terhadap Hasil Belajar Teknologi... journal.unesa.ac.id/index.php/jpap/article/view/8242Keefektifan Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Game Edukasi Quizizz Terhadap Hasil Belajar Teknologi journal unesa ac index php jpap article view 8242
- PENTINGNYA UPAYA MENINGKATKAN MINAT BELAJAR IPS DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA AUDIOVISUAL PADA SISWA SD KELAS... doi.org/10.55606/mateandrau.v2i1.307PENTINGNYA UPAYA MENINGKATKAN MINAT BELAJAR IPS DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA AUDIOVISUAL PADA SISWA SD KELAS doi 10 55606 mateandrau v2i1 307
- Pengaruh Model Pembelajaran TGT Berbantu Media Wordwall terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa | Ideas:... doi.org/10.32884/ideas.v10i2.1725Pengaruh Model Pembelajaran TGT Berbantu Media Wordwall terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Ideas doi 10 32884 ideas v10i2 1725
- 0. 0 doi.org/10.24176/wasis.v1i1.45130 0 doi 10 24176 wasis v1i1 4513
| File size | 305.03 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
STITUSASTITUSA Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penerapan model pembelajaran time token dapat meningkatkan keterampilan berbicara peserta didik kelas IV SD NegeriHasil penelitian ini menunjukan bahwa penerapan model pembelajaran time token dapat meningkatkan keterampilan berbicara peserta didik kelas IV SD Negeri
STITUSASTITUSA Penelitian dilakukan sebanyak 2 siklus, setiap siklus terdapat empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakanPenelitian dilakukan sebanyak 2 siklus, setiap siklus terdapat empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan
STITUSASTITUSA pemilihan lagu untuk intro pembuka dan penutup, penyusunan musik dan suara untuk latar belakang, serta pengembangan materi yang lebih singkat, jelas danpemilihan lagu untuk intro pembuka dan penutup, penyusunan musik dan suara untuk latar belakang, serta pengembangan materi yang lebih singkat, jelas dan
STITUSASTITUSA Teknik analisis data yang dilakukan adalah analisis data kuantitatif deskriptif yang mengacu pada analisis data Miles dan Huberman, yaitu reduksi data,Teknik analisis data yang dilakukan adalah analisis data kuantitatif deskriptif yang mengacu pada analisis data Miles dan Huberman, yaitu reduksi data,
STITUSASTITUSA Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Penelitian mendeskripsikan berdasarkan observasi dan wawancara dari subjek penelitian Guru BahasaPenelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Penelitian mendeskripsikan berdasarkan observasi dan wawancara dari subjek penelitian Guru Bahasa
UM MetroUM Metro Instrumen yang digunakan adalah Career Maturity Inventory from-C (CMI-C) yang dikembangkan oleh Savickas & Porfeli (2011). Hasil penelitian menunjukkanInstrumen yang digunakan adalah Career Maturity Inventory from-C (CMI-C) yang dikembangkan oleh Savickas & Porfeli (2011). Hasil penelitian menunjukkan
STKIPAHSINGARAJASTKIPAHSINGARAJA Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan pendekatan pragmatik dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa di MA Syamsul Huda Tegallinggah.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan pendekatan pragmatik dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa di MA Syamsul Huda Tegallinggah.
UNESPADANGUNESPADANG Berhasilnya tujuan pembelajaran ditentukan oleh banyak faktor, di antaranya adalah faktor guru dalam melaksanakan proses belajar mengajar, karena guruBerhasilnya tujuan pembelajaran ditentukan oleh banyak faktor, di antaranya adalah faktor guru dalam melaksanakan proses belajar mengajar, karena guru
Useful /
STAIMNGLAWAKSTAIMNGLAWAK Temuan ini menunjukkan bahwa wayang kertas dapat menjadi media alternatif yang kreatif dan menyenangkan untuk mendukung perkembangan bahasa pada anak usiaTemuan ini menunjukkan bahwa wayang kertas dapat menjadi media alternatif yang kreatif dan menyenangkan untuk mendukung perkembangan bahasa pada anak usia
OJSAPAJIOJSAPAJI Hasil yang lebih umum menunjukkan semakin familiarnya penggunaan jejaring sosial, terutama dalam proses pembelian produk/jasa, selain fakta bahwa sebagianHasil yang lebih umum menunjukkan semakin familiarnya penggunaan jejaring sosial, terutama dalam proses pembelian produk/jasa, selain fakta bahwa sebagian
OJSAPAJIOJSAPAJI Equity Life Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari r = 0. 924 berarti hubungan antara media personal selling(X1) dan periklanan(X2) terhadap peningkatanEquity Life Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari r = 0. 924 berarti hubungan antara media personal selling(X1) dan periklanan(X2) terhadap peningkatan
STAIMNGLAWAKSTAIMNGLAWAK Hasil keefektifan mencapai 78% yang menunjukkan kepraktisan dalam pembelajaran IPA. Panduan praktikum IPA berbasis KPS pada materi cahaya layak digunakanHasil keefektifan mencapai 78% yang menunjukkan kepraktisan dalam pembelajaran IPA. Panduan praktikum IPA berbasis KPS pada materi cahaya layak digunakan