UM MetroUM Metro

GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan KonselingGUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling

Dalam era yang semakin beragam, terpecah, dan global dalam dunia karir, kemampuan untuk beradaptasi dan menavigasi perkembangan karir dalam konteks pekerjaan sangat penting. Kemampuan adaptasi karir adalah konstruksi psikososial yang menunjukkan kesiapan dan sumber daya individu untuk menghadapi tugas perkembangan karir saat ini dan masa depan, transisi pekerjaan, dan trauma pribadi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi profil kemampuan adaptasi karir di kalangan siswa Indonesia di berbagai dimensi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan sampel jenuh sebanyak 369 siswa kelas XI. Instrumen yang digunakan adalah Career Maturity Inventory from-C (CMI-C) yang dikembangkan oleh Savickas & Porfeli (2011). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) 58,5% siswa termasuk dalam kategori matang dalam kesiapan pilihan karir, (2) dalam dimensi kekhawatiran karir, siswa dikategorikan adaptif, (3) berdasarkan dimensi rasa ingin tahu dan kepercayaan diri karir, siswa dikategorikan tidak adaptif, dan (4) berdasarkan dimensi konsultasi karir, siswa dikategorikan konsultatif. Penelitian ini menghasilkan program bimbingan karir hipotetis untuk meningkatkan kemampuan adaptasi karir siswa.

Sebagian besar siswa termasuk dalam kategori matang mengenai kesiapan memilih karir, menunjukkan bahwa mereka telah mempertimbangkan banyak aspek dalam memutuskan karir mereka.Pembelajar adaptif menunjukkan kepedulian terhadap karir masa depan mereka, mengeksplorasi informasi tentang diri mereka sendiri dan karir yang dipilih, serta memperkuat kepercayaan diri untuk mengejar ambisi mereka.Namun, berdasarkan dimensi rasa ingin tahu dan kepercayaan diri karir, sebagian besar pembelajar berada dalam kategori tidak adaptif, menunjukkan kecenderungan belum mampu mengeksplorasi dunia kerja, mencari informasi tentang pekerjaan, dan menunjukkan keraguan dalam membuat keputusan karir.Kurangnya rasa ingin tahu terhadap dunia kerja dan kepercayaan diri dalam membuat pilihan karir menunjukkan pentingnya bimbingan karir oleh konselor sekolah.Berdasarkan temuan penelitian ini, program bimbingan karir dirumuskan untuk meningkatkan dan memaksimalkan kemampuan adaptasi karir pembelajar.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak program konseling karir berbasis sekolah terhadap peningkatan rasa ingin tahu dan kepercayaan diri siswa dalam memilih karir. Selain itu, penting untuk mempelajari faktor budaya yang memengaruhi kemampuan adaptasi karir siswa Indonesia, terutama dalam konteks perbedaan antara budaya ketat dan longgar. Terakhir, penelitian juga dapat fokus pada efek jangka panjang dari pengambilan keputusan karir dini terhadap kepuasan pekerjaan dan adaptasi karir di masa depan. Ketiga saran ini dapat membantu mengembangkan pendekatan yang lebih holistik dalam memandu siswa dalam mempersiapkan karir mereka.

  1. Shaping Future: Exploring Career Adaptability of Indonesian Students | Pratiwi | GUIDENA: Jurnal Ilmu... ojs.fkip.ummetro.ac.id/index.php/bk/article/view/9624Shaping Future Exploring Career Adaptability of Indonesian Students Pratiwi GUIDENA Jurnal Ilmu ojs fkip ummetro ac index php bk article view 9624
  2. Hubungan Antara Self-Efficacy dengan Pengambilan Keputusan Karier pada Mahasiswa Tingkat Akhir Fakultas... ejournal.uit-lirboyo.ac.id/index.php/psikologi/article/view/497Hubungan Antara Self Efficacy dengan Pengambilan Keputusan Karier pada Mahasiswa Tingkat Akhir Fakultas ejournal uit lirboyo ac index php psikologi article view 497
  1. #kesehatan mental#kesehatan mental
  2. #pengambilan keputusan#pengambilan keputusan
Read online
File size232.48 KB
Pages12
Short Linkhttps://juris.id/p-1FV
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test