UM MetroUM Metro

GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan KonselingGUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling

Penelitian ini bertujuan untuk menguji konstruk dan memberikan bukti validasi untuk Skala Emotionally Intelligent Leadership (EIL) pada siswa sekolah menengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed-method, yaitu pengumpulan data kualitatif untuk pengembangan instrumen, diikuti dengan pengumpulan data kuantitatif untuk pengujian validitas dan reliabilitas. Analisis data melibatkan statistik deskriptif dan validasi Model Rasch untuk memastikan validitas dan reliabilitas instrumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Skala EIL memiliki validitas konstruk dan reliabilitas yang kuat, serta secara akurat mengukur aspek-aspek kepemimpinan termasuk kesadaran diri, kesadaran terhadap orang lain, dan kesadaran terhadap lingkungan sekitar. Penelitian ini berkontribusi secara signifikan pada bidang pendidikan, psikologi, dan bimbingan dan konseling.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pengembangan inventori Emotionally Intelligent Leadership bagi siswa SMA/SMK dengan menggunakan pendekatan pemodelan Rasch telah menghasilkan alat ukur yang valid dan reliabel.Inventori ini dapat menjadi landasan bagi penelitian selanjutnya dalam memberikan intervensi yang tepat untuk mengembangkan emotionally intelligent leadership pada siswa.Meskipun demikian, penelitian ini memiliki keterbatasan berupa ukuran sampel yang kurang dan jenis demografi yang belum beragam.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat memperluas sampel penelitian dengan melibatkan siswa dari berbagai jenjang sekolah menengah dan latar belakang sosial ekonomi yang berbeda untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif mengenai tingkat kepemimpinan emosional pada siswa. Kedua, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang memengaruhi pengembangan kepemimpinan emosional pada siswa, seperti pengaruh lingkungan keluarga, teman sebaya, dan kualitas pengajaran di sekolah. Ketiga, pengembangan program intervensi yang dirancang untuk meningkatkan kepemimpinan emosional siswa, terutama bagi siswa yang menunjukkan tingkat kepemimpinan emosional yang rendah, dapat menjadi fokus penelitian berikutnya. Program intervensi ini dapat mencakup pelatihan keterampilan sosial-emosional, mentoring, dan kegiatan ekstrakurikuler yang mendorong pengembangan kepemimpinan.

  1. #literature review walking#literature review walking
  2. #akademik siswa sma#akademik siswa sma
Read online
File size289.07 KB
Pages9
Short Linkhttps://juris.id/p-1FY
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test