IAIN GORONTALOIAIN GORONTALO

Journal of English Teaching and Linguistic Issues (JETLI)Journal of English Teaching and Linguistic Issues (JETLI)

Analisis bibliometrik ini menguji tren penelitian dalam pembelajaran terbalik (flipped learning) dalam kelas Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing (EFL) dari tahun 2020 hingga 2023. Menganalisis 930 publikasi yang bersumber dari Google Scholar, penelitian ini menyoroti pertumbuhan yang stabil dalam minat ilmiah, mencapai puncak yang menekankan efektivitas pembelajaran terbalik dalam meningkatkan keterampilan bahasa, keterlibatan siswa, dan hasil belajar, terutama selama pandemi COVID-19. Studi yang banyak dikutip menekankan dampak signifikan dari pendekatan instruksional ini. Analisis ini juga mengeksplorasi berbagai integrasi teknologi yang berkontribusi pada kemampuan adaptasi pembelajaran terbalik dalam berbagai konteks pendidikan. Meskipun ada sedikit penurunan publikasi pada tahun 2023, pembelajaran terbalik tetap menjadi metode pedagogi yang menjanjikan dalam pendidikan EFL/ESL, yang memerlukan eksplorasi dan inovasi lebih lanjut.

Kesimpulannya, analisis bibliometrik pembelajaran terbalik dalam kelas EFL menggarisbawahi semakin pentingnya dan efektivitasnya sebagai pendekatan pedagogi, terutama selama tahun-tahun yang menantang yang ditandai dengan pandemi COVID-19.Peningkatan yang stabil dalam jumlah publikasi dan jumlah kutipan yang signifikan mencerminkan pengakuan luas akan potensi pembelajaran terbalik untuk meningkatkan keterampilan bahasa, melibatkan siswa, dan meningkatkan hasil belajar.Keberagaman strategi, model, dan integrasi teknologi yang dibahas dalam literatur menyoroti kemampuan adaptasi dan fleksibilitas pembelajaran terbalik dalam berbagai konteks pendidikan.Namun, sedikit penurunan dalam jumlah publikasi pada tahun 2023 menunjukkan tantangan yang muncul atau pergeseran fokus penelitian, yang mengindikasikan perlunya eksplorasi dan adaptasi berkelanjutan terhadap praktik pembelajaran terbalik.

Berdasarkan analisis ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada identifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan implementasi pembelajaran terbalik dalam konteks EFL yang berbeda, dengan mempertimbangkan variabel seperti ukuran kelas, tingkat kemahiran siswa, dan ketersediaan sumber daya teknologi. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur dampak jangka panjang dari pembelajaran terbalik terhadap hasil belajar siswa, termasuk keterampilan bahasa, motivasi, dan kepercayaan diri. Ketiga, penelitian kualitatif dapat mengeksplorasi pengalaman dan persepsi siswa dan guru terhadap pembelajaran terbalik, dengan tujuan untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan tantangan yang perlu diatasi. Dengan menggabungkan wawasan dari penelitian ini, para pendidik dan pembuat kebijakan dapat mengembangkan strategi yang lebih efektif untuk mengintegrasikan pembelajaran terbalik ke dalam kurikulum EFL, sehingga memaksimalkan manfaatnya bagi siswa dan meningkatkan kualitas pendidikan secara keseluruhan.

  1. Flipped Learning in Information Technology Courses: Effectiveness and Impact - IOPscience. flipped learning... doi.org/10.1088/1757-899X/803/1/012001Flipped Learning in Information Technology Courses Effectiveness and Impact IOPscience flipped learning doi 10 1088 1757 899X 803 1 012001
  2. A Case Study of Lecturers’ Perceptions of Flipped Learning | 2021 3rd International Conference... dl.acm.org/doi/10.1145/3468978.3468986A Case Study of LecturersAo Perceptions of Flipped Learning 2021 3rd International Conference dl acm doi 10 1145 3468978 3468986
Read online
File size1.04 MB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test