UM SURABAYAUM SURABAYA
Maqasid: Jurnal Studi Hukum IslamMaqasid: Jurnal Studi Hukum IslamDewasa ini di Indonesia terjadi dinamika kemajuan terkait isu kewarisan non‑muslim. Mahkamah Agung Republik Indonesia sudah membentuk inovasi terhadap kewarisan berlainan agama yang memberikan prospek terhadap pihak non‑muslim untuk memperoleh jatah dari warisan dari muslim. Adanya celah seperti itu bukan berbentuk pada kewarisan murni, melainkan metode wasiat wajibah. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan normatif. Penelitian normatif ini dilakukan dengan mengkaji dan menanalisa peraturan perundang‑undangan maupun bahan hukum lain yang berkaitan dengan kedudukan hukum bagi ahli waris non muslim dalam mendapatkan wasiat wajibah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan kaidah wasiat yang diatur KHI dilakukan dengan dua alasan: pertama untuk mengisi kekosongan hukum, dan kedua untuk mewujudkan rasa keadilan bagi masyarakat. Sebelumnya sudah ada beberapa contoh putusan pengadilan dalam pemberian wasiat wajibah, salah satunya putusan Mahkamah Agung Nomor 368.K/AG/1995.
Pasal 173 KHI mencantumkan dua alasan, termasuk perbedaan agama, yang dapat menghalangi pewarisan, sehingga ahli waris non‑Muslim tidak dapat mewarisi secara langsung namun dapat memperoleh hak melalui wasiat wajibah sebagaimana diatur dalam Pasal 209 KHI.Meskipun wasiat wajibah awalnya ditujukan bagi anak dan orang tua angkat, praktiknya telah meluas kepada ahli waris non‑Muslim untuk mengatasi kekosongan hukum dan menegakkan rasa keadilan, sebagaimana diputuskan dalam putusan Mahkamah Agung Nomor 368/K/AG/1995.Penerapan wasiat wajibah didasarkan pada dua pertimbangan utama, yaitu mengisi kekosongan regulasi dan menegakkan rasa keadilan dalam masyarakat.
Penelitian selanjutnya dapat mengkaji secara empiris bagaimana pelaksanaan wasiat wajibah dirasakan oleh ahli waris non‑Muslim melalui wawancara langsung dengan keluarga dan pihak pengadilan, sehingga dapat menilai efektivitasnya dalam praktik nyata. Selain itu, studi perbandingan lintas negara yang memiliki regulasi serupa, seperti Mesir atau Malaysia, dapat memberikan perspektif alternatif dan menilai apakah model Indonesia sudah optimal atau perlu penyesuaian. Selanjutnya, analisis dampak sosial‑ekonomi wasiat wajibah terhadap keluarga beragama campuran dapat dilakukan dengan mengumpulkan data kuantitatif untuk mengukur sejauh mana kebijakan ini meningkatkan keadilan distribusi harta dan memperkuat kohesi sosial dalam masyarakat majemuk.
| File size | 223.65 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
NUSAMANDIRINUSAMANDIRI Kegiatan ini sejalan dengan SDGs 1, 2, 5, dan 12. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di KWT Seruni menunjukkan peningkatan kapasitas dan kemandirianKegiatan ini sejalan dengan SDGs 1, 2, 5, dan 12. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di KWT Seruni menunjukkan peningkatan kapasitas dan kemandirian
IAINFMPAPUAIAINFMPAPUA Penelitian ini menyimpulkan bahwa peserta didik memiliki pemahaman yang tinggi terhadap makna spiritual ibadah salat, yang tercermin dari tingkat pemahamanPenelitian ini menyimpulkan bahwa peserta didik memiliki pemahaman yang tinggi terhadap makna spiritual ibadah salat, yang tercermin dari tingkat pemahaman
UNIPASBYUNIPASBY Anemia dalam kehamilan dapat menyebabkan komplikasi yang berdampak pada peningkatan morbiditas dan mortalitas. Daun kelor merupakan sumber zat besi yangAnemia dalam kehamilan dapat menyebabkan komplikasi yang berdampak pada peningkatan morbiditas dan mortalitas. Daun kelor merupakan sumber zat besi yang
JURNALHUKUMDANPERADILANJURNALHUKUMDANPERADILAN Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis distribusi waris masyarakat Tanah Luwu, menganalisis pandangan tentang kesetaraan gender dalam mendistribusikanPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis distribusi waris masyarakat Tanah Luwu, menganalisis pandangan tentang kesetaraan gender dalam mendistribusikan
PELITABANGSAPELITABANGSA Namun penerapan prinsip tersebut seringkali mendapat tantangan dan cacat, terbukti dengan adanya Keputusan Nomor 36/KPPU-L/2010 terkait dugaan praktikNamun penerapan prinsip tersebut seringkali mendapat tantangan dan cacat, terbukti dengan adanya Keputusan Nomor 36/KPPU-L/2010 terkait dugaan praktik
DINASTIREVDINASTIREV Penelitian ini menggunakan penelitian yuridis normatif dengan metode penelitian deskriptif analisis. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa penyelamatan danPenelitian ini menggunakan penelitian yuridis normatif dengan metode penelitian deskriptif analisis. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa penyelamatan dan
UM SURABAYAUM SURABAYA Penelitian ini mencoba untuk mengetengahkan dihadapan pembaca reformulasi baru yang diproduksikan oleh pembuat hukum di Indonesia sehingga memberikan solusiPenelitian ini mencoba untuk mengetengahkan dihadapan pembaca reformulasi baru yang diproduksikan oleh pembuat hukum di Indonesia sehingga memberikan solusi
STAINSTAIN Sehingga, banyak yang melakukan penelitian pada penerapan akadnya. Akad-akad yang digunakan oleh LKS pada produk-produknya sejauh ini masih terdapat beberapaSehingga, banyak yang melakukan penelitian pada penerapan akadnya. Akad-akad yang digunakan oleh LKS pada produk-produknya sejauh ini masih terdapat beberapa
Useful /
DINASTIREVDINASTIREV Penelitian ini menggunakan pendekatan statuta approach. Hasil temuan penelitian ini ialah menolak hasil gugatan dengan berpendapat rumah tangga penggugatPenelitian ini menggunakan pendekatan statuta approach. Hasil temuan penelitian ini ialah menolak hasil gugatan dengan berpendapat rumah tangga penggugat
UM SURABAYAUM SURABAYA Keseimbangan pasangan dalam rumah tangga dapat menumbuhkan kebahagiaan sejati serta menentukan kemampuan seseorang dalam membangun rumah tangga yang kokoh.Keseimbangan pasangan dalam rumah tangga dapat menumbuhkan kebahagiaan sejati serta menentukan kemampuan seseorang dalam membangun rumah tangga yang kokoh.
MARANATHAMARANATHA Pasien berusia ≤50 tahun lebih banyak menunjukkan ekspresi reseptor hormonal positif. Kelompok usia 51-60 tahun merupakan kelompok usia paling prevalenPasien berusia ≤50 tahun lebih banyak menunjukkan ekspresi reseptor hormonal positif. Kelompok usia 51-60 tahun merupakan kelompok usia paling prevalen
UMBUMB Dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat diketahui karakteristik action unit yang membentuk emosi tertarik, juga memberikan masukan bagi proses evaluasiDengan adanya penelitian ini diharapkan dapat diketahui karakteristik action unit yang membentuk emosi tertarik, juga memberikan masukan bagi proses evaluasi