UNUGIRIUNUGIRI
Journal of Research Applications in Community ServiceJournal of Research Applications in Community ServiceBilik Pintar merupakan sebuah tempat yang menginspirasi karena meskipun mayoritas masyarakatnya adalah pemulung, mereka semangat untuk belajar. Salah satu keterbatasan di Bilik Pintar adalah kurangnya relawan pengajar khususnya yang berkaitan dengan ilmu agama Islam. Permasalahan tersebut dapat ditangani dengan pelaksanaan pembelajaran ilmu agama secara gratis dengan metode belajar sambil bermain untuk meningkatkan efektivitasnya. Kegitan ini diikuti 25 peserta dari perwakilan anak-anak Bilik Pintar usia 6-12 tahun. Secara khusus, kegiatan ini terdiri atas pembelajaran Bahasa Arab yang ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan kosa kata Bahasa Arab pada anak-anak. Hasil kegiatan ini ditunjukkan dengan peningkatan kemampuan anak-anak dalam Bahasa Arab yang ditandai dengan kemampuan mereka dalam memperkenalkan diri menggunakan Baha Arab di akhir kegiatan. Di samping itu, kegiatan membaca Al-Quran dengan metode Iqra juga menjadi salah satu kegiatan yang dilakukan, dan mampu meningkatkan kemampuan anak-anak dalam membaca Al-Quran dengan makharijul huruf dan tajwid yang baik. Selain itu, anak-anak juga dipaparkan informasi terkait kisah nabi, khususnya kisah nabi Yunus AS yang disampaikan melalui metode video (audio-visual). Selain disukai oleh anak-anak, metode ini juga dapat memudahkan anak-anak untuk memahami isi atau makna video tersebut. Selanjutnya, kegiatan ini dapat dikembangkan dengan mengintegrasikan berbagai ilmu selain ilmu agama sesuai dengan kebutuhan dari masyarakat.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini berhasil meningkatkan pendidikan dan penghayatan agama Islam di Bilik Pintar melalui pembelajaran Bahasa Arab, membaca Al-Quran dengan metode Iqra, dan pemaparan kisah nabi secara audio-visual.Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan kemampuan anak-anak dalam memperkenalkan diri menggunakan Bahasa Arab, membaca Al-Quran dengan tajwid yang baik, serta menceritakan kembali kisah Nabi Yunus AS.Metode pembelajaran yang diterapkan efektif meningkatkan pemahaman dan keantusiasan anak-anak, serta dapat dikembangkan lebih lanjut dengan mengintegrasikan ilmu lain sesuai kebutuhan masyarakat.
Penelitian lanjutan dapat mengembangkan tiga arah utama berdasarkan temuan ini. Pertama, bagaimana teknologi digital dapat diimplementasikan untuk mengatasi keterbatasan relawan pengajar di Bilik Pintar, misalnya melalui aplikasi pembelajaran interaktif yang sesuai dengan kondisi anak-anak pemulung. Kedua, bagaimana integrasi pendidikan kesehatan dasar ke dalam materi ajar agama dapat mendukung tujuan Indonesia endemi, yang belum dieksplorasi dalam penelitian ini. Ketiga, evaluasi mendalam tentang peran orang tua dalam mempertahankan hasil belajar anak dapat menjadi kajian penting, mengingat penelitian saat ini hanya fokus pada metode pengajaran formal. Ketiga pendekatan ini tidak hanya mengatasi keterbatasan yang diidentifikasi, seperti kurangnya relawan dan fasilitas, tetapi juga memperluas dampak program dengan pendekatan holistik yang relevan dengan kebutuhan aktual masyarakat marginal di perkotaan.
- PERANAN KULIAH KERJA NYATA SEBAGAI BAGIAN DARI PENGEMBANGAN KOMPETENSI MAHASISWA (Studi Kasus Mahasiswa... ejournal.upbatam.ac.id/index.php/jim/article/view/915PERANAN KULIAH KERJA NYATA SEBAGAI BAGIAN DARI PENGEMBANGAN KOMPETENSI MAHASISWA Studi Kasus Mahasiswa ejournal upbatam ac index php jim article view 915
- PERANAN PENGAJAR DI RUMAH PINTAR DALAM MENUMBUHKAN MINAT BACA PENGGUNA | Emani | Jurnal Kajian Informasi... doi.org/10.24198/jkip.v2i1.11618PERANAN PENGAJAR DI RUMAH PINTAR DALAM MENUMBUHKAN MINAT BACA PENGGUNA Emani Jurnal Kajian Informasi doi 10 24198 jkip v2i1 11618
- Meningkatkan Pendidikan dan Penghayatan Agama Islam di Bilik Pintar dalam Mewujudkan Indonesia Endemi... journal.unugiri.ac.id/index.php/JaRCOMS/article/view/1304Meningkatkan Pendidikan dan Penghayatan Agama Islam di Bilik Pintar dalam Mewujudkan Indonesia Endemi journal unugiri ac index php JaRCOMS article view 1304
- Peningkatan Kompetensi Guru dalam Pemanfaatan dan Pembuatan Media Pembelajaran Kognitif pada Kegiatan... doi.org/10.36722/JPM.V4I2.943Peningkatan Kompetensi Guru dalam Pemanfaatan dan Pembuatan Media Pembelajaran Kognitif pada Kegiatan doi 10 36722 JPM V4I2 943
- PEMANFAATAN MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGAJAR GURU TAMAN KANAK-KANAK DI DESA CIKIDANG,... jurnal.uai.ac.id/index.php/JPM/article/view/382PEMANFAATAN MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGAJAR GURU TAMAN KANAK KANAK DI DESA CIKIDANG jurnal uai ac index php JPM article view 382
| File size | 468.54 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
IAIHPANCORIAIHPANCOR Pembelajaran masih bersifat konvensional yang berdampak pada rendahnya minat belajar anak. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahamanPembelajaran masih bersifat konvensional yang berdampak pada rendahnya minat belajar anak. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman
UINSIUINSI Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Partisipan penelitian adalah tiga guru bahasa Inggris di TK IT AL IRSYAD Koto Baru, KabupatenPenelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Partisipan penelitian adalah tiga guru bahasa Inggris di TK IT AL IRSYAD Koto Baru, Kabupaten
STMA TRISAKTISTMA TRISAKTI Kinerja guru akan baik apabila mendapatkan pemberian fasilitas kompensasi sesuai dengan kinerja yang sudah dilakukan dan merupakan suatu bentuk balas jasaKinerja guru akan baik apabila mendapatkan pemberian fasilitas kompensasi sesuai dengan kinerja yang sudah dilakukan dan merupakan suatu bentuk balas jasa
JMI UPIYPTKJMI UPIYPTK Hasil tes awal dan tes akhir menunjukkan bahwa sosialisasi media coding tanpa kabel meningkatkan pemahaman guru dan kemampuan mereka dalam mengembangkanHasil tes awal dan tes akhir menunjukkan bahwa sosialisasi media coding tanpa kabel meningkatkan pemahaman guru dan kemampuan mereka dalam mengembangkan
STIT ALKIFAYAHRIAUSTIT ALKIFAYAHRIAU Ketika melakukan proses pembelajaran di kelas masih ada guru yang mengajar sambil bermain hp saat, atau kurang menguasai bahan ajar sehingga membuat guruKetika melakukan proses pembelajaran di kelas masih ada guru yang mengajar sambil bermain hp saat, atau kurang menguasai bahan ajar sehingga membuat guru
STIT ALKIFAYAHRIAUSTIT ALKIFAYAHRIAU Hasil analisis menunjukkan bahwa supervisi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru. Namun, tidak ditemukan perbedaan kinerja guruHasil analisis menunjukkan bahwa supervisi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru. Namun, tidak ditemukan perbedaan kinerja guru
AKSARAGLOBALAKSARAGLOBAL Adapun analisis data dalam penelitian ini yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Berdasarkan hasil kajian dapat ditarik kesimpulanAdapun analisis data dalam penelitian ini yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Berdasarkan hasil kajian dapat ditarik kesimpulan
ISI YogyakartaISI Yogyakarta Pemahaman teoretis dan praktis terhadap pendekatan ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan calon guru, tetapi juga mendukung tujuan pendidikan nasional,Pemahaman teoretis dan praktis terhadap pendekatan ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan calon guru, tetapi juga mendukung tujuan pendidikan nasional,
Useful /
UINSIUINSI Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan dari enam calon guru melalui kuesioner dengan pertanyaan terbuka dan tertutup, kemudian dianalisisDengan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan dari enam calon guru melalui kuesioner dengan pertanyaan terbuka dan tertutup, kemudian dianalisis
HTPHTP Perilaku berisiko pada pengemudi adalah tindakan tidak aman dalam berkendara di jalan raya dalam kondisi normal yang dapat menimbulkan kerugian bagi diriPerilaku berisiko pada pengemudi adalah tindakan tidak aman dalam berkendara di jalan raya dalam kondisi normal yang dapat menimbulkan kerugian bagi diri
HTPHTP Faktor pengetahuan, pelayanan petugas kesehatan, dan jumlah anak juga berhubungan secara signifikan dengan partisipasi pria, sedangkan pendidikan tidakFaktor pengetahuan, pelayanan petugas kesehatan, dan jumlah anak juga berhubungan secara signifikan dengan partisipasi pria, sedangkan pendidikan tidak
HTPHTP Informan diambil dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan mengunjungi rumah informan selama 30-60 menit sebanyak 2-3 kali pertemuanInforman diambil dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan mengunjungi rumah informan selama 30-60 menit sebanyak 2-3 kali pertemuan