UAIUAI

JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORAJURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA

Tahun 2019, Kemenristekdikti memberlakukan kebijakan baru dalam seleksi penerimaan mahasiswa baru, yaitu Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Peserta akan mengikuti UTBK terlebih dahulu, kemudian nilai yang didapatkan akan digunakan untuk mendaftar ke perguruan tinggi. Mengingat tingginya minat peserta dan keterbatasan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dalam menerima mahasiswa baru, terdapat persentase yang cukup tinggi terkait peserta yang gagal diterima di PTN. Fakta ini dapat memunculkan kecemasan pada siswa SMA yang disebabkan oleh beberapa hal, yaitu rasa tidak percaya diri dalam menghadapi tes, khawatir terhadap saingan, dan tidak yakin dengan kemampuan diri. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran coping kecemasan pada siswa SMA yang menghadapi UTBK tahun 2019. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa SMA yang memiliki tingkat kecemasan ringan dalam menghadapi UTBK tahun 2019 cenderung memiliki teknik coping kecemasan yang tergolong adaptif, melibatkan kognitif seperti problem solving, managing avoidance, dan challenging anxious thoughts. Pada siswa perempuan, coping juga melibatkan emosi, yaitu berdoa.

Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa siswa SMA dengan tingkat kecemasan ringan dalam menghadapi UTBK tahun 2019 umumnya memiliki teknik coping kecemasan yang adaptif.Teknik coping tersebut cenderung melibatkan aspek kognitif, seperti kemampuan memecahkan masalah dan mengelola penghindaran.Selain itu, pada siswa perempuan, coping kecemasan juga melibatkan aspek emosi, seperti berdoa untuk menenangkan diri.Hasil ini mengindikasikan bahwa komponen pikiran menjadi sumber utama kecemasan pada siswa.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efektivitas berbagai teknik coping kecemasan yang digunakan siswa SMA dalam menghadapi UTBK, dengan membandingkan efektivitas teknik kognitif dan emosional. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pilihan teknik coping kecemasan pada siswa SMA, seperti dukungan sosial, tingkat religiusitas, atau gaya belajar. Ketiga, penelitian dapat mengembangkan program intervensi yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa SMA dalam mengelola kecemasan dan memilih teknik coping yang adaptif, sehingga dapat meningkatkan kinerja akademik mereka.

Read online
File size558.23 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test