REDWHITEPRESSREDWHITEPRESS

Journal of Educational and Learning StudiesJournal of Educational and Learning Studies

Pengembangan 4IR di Malaysia telah merevolusi cara belajar. Seluruh dunia mempromosikan pembelajaran elektronik (e-Learning) sebagai metode baru untuk meningkatkan aktivitas belajar. Kampanye ini terus meningkat ketika dunia dihancurkan oleh pandemi COVID19, yang menyebabkan kebanyakan pusat belajar ditutup dan memaksa kelas diimplementasikan sepenuhnya secara online. Situasi ini memperkenalkan gaya belajar melalui ponsel menggunakan internet yang dikenal sebagai m-Learning. Meskipun kedua gaya ini telah diperkenalkan selama beberapa waktu di Politeknik Malaysia, belum ada penelitian yang mengukur kesiapan e-Learning dan m-Learning dalam konteksnya. Sebagai hasilnya, tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi kesiapan dosen di dua politeknik, yaitu Politeknik A dan Politeknik B. Sebanyak 140 responden dikumpulkan melalui survei online. Skala Likert lima poin yang menunjukkan tingkat persetujuan diterapkan untuk menangkap persepsi dosen tentang kesiapan mereka untuk kedua gaya pembelajaran ini. Hasil yang diperoleh dari penilaian ini dapat digunakan sebagai pedoman untuk pengembangan lebih lanjut lingkungan e-Learning di Politeknik Malaysia.

Temuan penelitian ini memberikan bukti untuk membenarkan temuan penelitian sebelumnya oleh para ilmuwan.Lebih banyak upaya perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas kursus e-Learning di sini, dan mungkin institusi pendidikan tinggi lainnya.Pendidik perlu melakukan penelitian lanjutan tentang perilaku belajar dan mempertimbangkan kebutuhan belajar siswa untuk meningkatkan efisiensi e-Learning seiring pertumbuhan terus-menerus e-Learning di institusi pendidikan tinggi.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak kebijakan institusi terhadap kesiapan dosen dalam menerapkan teknologi digital. Selain itu, studi tentang efektivitas metode pelatihan berbeda dalam meningkatkan keterampilan teknologi dosen juga diperlukan. Selanjutnya, penelitian dapat menginvestigasi peran faktor budaya dalam adopsi pembelajaran berbasis mobile di kalangan dosen politeknik. Penelitian ini dapat menghasilkan pertanyaan baru seperti: Bagaimana kebijakan institusi memengaruhi kesiapan dosen dalam menggunakan teknologi pendidikan? Apa perbedaan efektivitas pelatihan online versus tatap muka dalam meningkatkan kompetensi teknologi dosen? Bagaimana budaya akademik di politeknik memengaruhi adopsi m-Learning?.

  1. Radware Bot Manager Captcha. radware bot manager captcha apologize ensure keep safe please confirm human... doi.org/10.1088/1742-6596/1007/1/012041Radware Bot Manager Captcha radware bot manager captcha apologize ensure keep safe please confirm human doi 10 1088 1742 6596 1007 1 012041
  2. International Journal on Advanced Science, Engineering and Information Technology. journal advanced science... ijaseit.insightsociety.org/index.php/ijaseitInternational Journal on Advanced Science Engineering and Information Technology journal advanced science ijaseit insightsociety index php ijaseit
  3. E-learning to m-learning: are the politeknik malaysia’s lecturers ready for the transition? | Ismail... journal.redwhitepress.com/index.php/jels/article/view/121E learning to m learning are the politeknik malaysiaAos lecturers ready for the transition Ismail journal redwhitepress index php jels article view 121
Read online
File size815.94 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test