YPIDATHUYPIDATHU

Sharia Oikonomia Law JournalSharia Oikonomia Law Journal

Penelitian ini mengangkat isu pembayaran upah pengemudi oleh Induk samang (pemilik PT Jaso Malindo) di Koto Baru, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok. Pertanyaan penelitian ini adalah: pertama, bagaimana pembayaran upah pengemudi dilakukan oleh PT Jaso Malindo di Koto Baru? Kedua, bagaimana tinjauan Fiqh Muamalah terhadap mekanisme pembayaran upah oleh PT Jaso Malindo yang berbentuk gratifikasi? Untuk menjawab pertanyaan penelitian ini, penulis melakukan penelitian lapangan dengan teknik pengumpulan data langsung ke lapangan, melalui wawancara dengan pihak-pihak terkait, yaitu pengemudi dan pemilik perusahaan PT Jaso Malindo di Koto Baru, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui metode dan sistem pembayaran upah oleh PT Jaso Malindo, serta untuk memahami tinjauan Fiqh Muamalah terhadap pembayaran upah berbasis gratifikasi. Subjek atau sumber data diperoleh dari pemilik PT Jaso Malindo dan para pengemudi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Dari penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa PT Jaso Malindo membayar upah pengemudi dalam bentuk gratifikasi, yaitu 18% untuk pengemudi dan 82% untuk induk samang. Jumlah penumpang maksimal bus adalah 15 orang dengan tarif dari Padang ke Solok sebesar Rp.

Sistem pembayaran upah berdasarkan gratifikasi yang diterapkan oleh PT Jaso Malindo tidak sesuai dengan konsep *ujrah* dalam Fiqh Muamalah, yang mensyaratkan upah yang pasti dan tetap, serta tidak konsisten mencapai Upah Minimum Regional (UMR) provinsi.Sistem ini menyebabkan pendapatan pengemudi fluktuatif, menciptakan ketidakseimbangan hak dan kewajiban yang tidak adil bagi pengemudi.Oleh karena itu, penelitian ini menyarankan penerapan sistem *syirkah* atau *mudharabah* (bagi hasil) untuk pembagian keuntungan yang jelas dan adil antara pengemudi dan pemilik, sehingga tidak ada pihak yang dirugikan dan dapat mendorong pengemudi untuk mengoptimalkan pengangkutan penumpang.

Melihat temuan penelitian ini, ada beberapa arah menarik untuk studi lebih lanjut yang bisa memberikan manfaat bagi banyak pihak. Pertama, akan sangat penting untuk meneliti secara mendalam bagaimana kerangka hukum ketenagakerjaan yang ada dapat diadaptasi atau kebijakan baru dapat dirumuskan untuk secara efektif melindungi hak dan kesejahteraan pekerja transportasi informal, khususnya yang beroperasi dengan sistem upah yang tidak tetap seperti gratifikasi. Studi ini bisa mengidentifikasi celah dalam undang-undang saat ini dan mengusulkan solusi konkret yang relevan dengan kondisi lapangan. Kedua, mengingat usulan untuk beralih ke sistem *syirkah mudharabah* atau bagi hasil, penelitian selanjutnya dapat fokus pada analisis kelayakan dan tantangan implementasi praktis dari model bisnis ini. Hal ini meliputi evaluasi dampak finansial, kebutuhan penyesuaian operasional, serta persepsi dan kesiapan dari pemilik perusahaan maupun para pengemudi terhadap perubahan model upah tersebut. Penelitian semacam ini akan membantu dalam merancang transisi yang mulus dan berkelanjutan. Ketiga, perlu dilakukan studi yang lebih luas mengenai dampak sosial dan ekonomi dari sistem upah berbasis gratifikasi yang tidak pasti terhadap kehidupan para pengemudi dan keluarga mereka. Ini tidak hanya melihat aspek pendapatan, tetapi juga mencakup kesejahteraan psikologis, keamanan kerja, kemampuan untuk menabung, dan perencanaan masa depan, sehingga dapat memberikan gambaran komprehensif tentang kebutuhan perlindungan sosial bagi kelompok pekerja ini.

  1. Assessing Minimum Wage Policy Implications upon Income Inequalities. The Case of Romania | MDPI. assessing... doi.org/10.3390/su11092542Assessing Minimum Wage Policy Implications upon Income Inequalities The Case of Romania MDPI assessing doi 10 3390 su11092542
  2. A Mathematics Model for Determinating the Value of Ijarah Contract - IOPscience. mathematics model value... iopscience.iop.org/article/10.1088/1757-899X/288/1/012111A Mathematics Model for Determinating the Value of Ijarah Contract IOPscience mathematics model value iopscience iop article 10 1088 1757 899X 288 1 012111
  3. Conversion of online purchase intention into actual purchase: the moderating role of transaction security... journals.vilniustech.lt/index.php/BTP/article/view/11346Conversion of online purchase intention into actual purchase the moderating role of transaction security journals vilniustech lt index php BTP article view 11346
  4. Minimum Wage Policy: Is There Any Impact on Low Skilled Workers in Electrical and Electronics Companies... doi.org/10.33736/ijbs.3186.2021Minimum Wage Policy Is There Any Impact on Low Skilled Workers in Electrical and Electronics Companies doi 10 33736 ijbs 3186 2021
Read online
File size437.77 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test