UNCMUNCM

Jurnal Genta MuliaJurnal Genta Mulia

Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan E-modul Suhu dan Kalor berbasis Problem Based Learning dan menganalisa efektivitas dan kelayakan penggunaan e-module dalam meningkatkan Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi. Penelitian ini didasarkan pada penelitian dan pengembangan. Penelitian ini mencakup penelitian dan pengembangan model Borg dan Gall dengan langkah-langkah: perencanaan, pengembangan produk awal, pengujian awal, revisi produk utama, uji coba kelompok besar, revisi operasional produk, uji coba operasional, revisi produk akhir, dan diseminasi dan distribusi. Hasil kelayakan oleh ahli materi didapatkan rata-rata presentase keseluruhan aspek sebesar 88 %, ahli media 72% dan ahli pembelajaran sebesar 78% termasuk dalam kategori baik. Hal ini menunjukkan bahwa e-modul dengan model Problem Based Learning kelas 10 SMA layak digunakan dalam penelitian. Hasil uji efektifitas diperoleh N Gain sebesar 0,65 yang menunjukan bahwa e-modul Suhu dan Kalor berorientasi PBL dapat meningkatkan kemampuan HOTS siswa dengan kategori sedang. Hasil kuisoner uji lapangan yang di isi oleh siswa mendapatkan presentase 82% dengan intepretasi sangat baik. Berdasarka uji efektifitas dapat disimpulkan e-modul dinyatak layak dan dapat meningkatkan kemampuan HOTS siswa.

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan tentang pengembangan e-module suhu dan kalor dapat disimpulkan sebagai berikut.Hasil validasi oleh ahli materi memperoleh persentase rata-rata keseluruhan aspek 85%, ahli media 72%, ahli pembelajaran 78% dan guru fisika sekolah menengah 88%.Sedangkan hasil uji coba siswa adalah 77,7% dari kelompok kecil dan 82% dari kelompok besar uji coba lapangan berada dalam kategori sangat baik.Sehingga e-modul dikatakan layak sebagai pembelajaran modul.Belajar menggunakan e-modul berorientasi-PBL efektif dalam memfasilitasi siswa sekolah menengah untuk mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi.

Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk mengembangkan e-modul dengan inovasi terbaru yang berupa media pembelajaran termotivasi dalam pembelajaran fisika dan membuat modul dengan menggunakan materi pembelajaran fisika lainnya. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengukur efektivitas e-modul dalam meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa secara lebih komprehensif. Penelitian ini dapat dilakukan dengan melibatkan lebih banyak siswa dan guru, serta menggunakan metode pengumpulan data yang lebih beragam. Dengan demikian, hasil penelitian dapat memberikan kontribusi yang lebih signifikan dalam pengembangan pembelajaran berbasis teknologi.

Read online
File size472.11 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test