UNCMUNCM

Jurnal Genta MuliaJurnal Genta Mulia

Keterampilan membaca sangat penting untuk dikuasai oleh siswa Sekolah Dasar. Untuk meningkatkan keterampilan membaca di Sekolah Dasar adalah dengan menggunakan metode Picture Word Inductive Model (PWIM). PWIM dikembangkan sebagai bagian dari kurikulum seni bahasa dan berfokus pada pemula di sekolah dasar. PWIM membantu mengembangkan kosa kata dan keterampilan literasi awal dengan mengembangkan apa yang telah mereka ketahui. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan keterampilan membaca siswa menggunakan metode PWIM di kelas II SDN 07 Pulogebang tahun ajaran 2022/2023 yang berjumlah 31 siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan sebanyak dua siklus, pada setiap siklus dilaksanakan dalam dua kali pertemuan. Setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi, observasi, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan, dilihat dari rata-rata keterampilan membaca pada pra siklus sebesar 55. Nilai rata-rata siswa pada siklus I menjadi 70 dan pada siklus II nilai rata-rata peserta didik menjadi 90. Pada pra siklus sebanyak 11 siswa tuntas belajar, siklus I siswa yang tuntas belajar sebanyak 16, dan siklus II sebanyak 26 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PWIM dapat meningkatkan keterampilan membaca siswa kelas II SDN 07 Pulogebang.

Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa keterampilan membaca siswa kelas II SDN Pulogebang 07 meningkat melalui metode Picture Word Inductive Model (PWIM).Dengan metode PWIM, siswa sebagai pusat pembelajaran, sehingga proses pembelajaran melibatkan siswa secara penuh.Siswa dilibatkan secara langsung, mulai dari mengamati gambar hingga menyusun kata dan kalimat hingga kegiatan reflektif.Guru juga termotivasi melakukan pembelajaran bahasa Indonesia dalam keterampilan membaca dengan menggunakan sumber belajar.Metode PWIM dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas II SDN 07 Pulogebang.Hal ini ditunjukkan dengan rata-rata kelas pra siklus sebesar 55.Rata-rata keterampilan membaca siswa kelas meningkat pada Siklus I menjadi 70 dan 92 pada Siklus II.Peningkatan tersebut dikarenakan proses pembelajaran menggunakan metode PWIM.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas metode PWIM untuk meningkatkan keterampilan membaca siswa di tingkat kelas yang lebih tinggi, seperti kelas III atau IV, untuk melihat apakah hasil yang sama dapat dicapai. Selain itu, peneliti dapat mengeksplorasi integrasi teknologi, seperti aplikasi interaktif berbasis gambar, untuk memperkaya metode PWIM dan meningkatkan minat siswa dalam belajar membaca. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk membandingkan hasil pembelajaran menggunakan metode PWIM dengan metode lain, seperti metode SQ3R atau metode akronim, untuk mengevaluasi mana yang lebih efektif dalam meningkatkan keterampilan membaca siswa di lingkungan pendidikan dasar.

  1. International Journal of research publication;. journal research publication doi.org/10.47119/ijrp100591820201399International Journal of research publication journal research publication doi 10 47119 ijrp100591820201399
Read online
File size361.75 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test