UNCMUNCM
Jurnal Genta MuliaJurnal Genta MuliaPenelitian pengembangan ini dirancang untuk menghasilkan instrumen penilaian keterampilan 4C siswa pada materi sifat koligatif larutan dan mengetahui tingkat kelayakan dan respon guru terhadap instrumen penilaian keterampilan 4C yang mencakup tingkat validitas materi, validitas instrumen, uji coba kelompok kecil, dan uji coba kelompok besar. Subjek uji coba dalam penelitian ini yaitu siswa MAN 3 Aceh Utara kelas XII IPA 2 dan 3 dan SMAN 1 Muara Batu kelas XII IPA 1 dan 2. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Research and development (R&D). Model penelitian yang digunakan yaitu ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Hasil pengembangan instrumen penilaian keterampilan 4C yaitu berupa tes (soal berbasis HOTS) untuk mengukur ranah kognitif dan non tes (unjuk kerja) dengan format check list menggunakan skala likert untuk mengukur ranah afektif dan psikomotorik. Instrumen tes yang dibuat terdiri dari 25 butir soal pilihan ganda dan 2 soal uraian dengan 8 butir anak dari soal uraian. Data hasil validasi ahli materi rata-rata sebesar 86,3%, ahli instrumen rata-rata sebesar 87,3%, dengan pencapaian kriteria sangat layak digunakan. Sedangkan data hasil analisis angket kelayakan rata-rata sebesar 87,8% kategori sangat layak dan respon pendidik 87,7% dengan kategori sangat layak. Hasil uji coba kelompok kecil pada didapatkan hasil validasi dari 33 soal terdapat 2 butir soal tidak valid, nilai r11 = 0,941 soal dikatakan reliabel dengan tingkat kesukaran 19 soal sedang, 14 butir soal mudah, daya pembeda 3 butir sangat baik, 19 butir soal baik, 2 butir soal cukup dan 1 soal kategori jelek. Sedangkan analisis pada kelompok besar didapatkan hasil validasi tidak terdapat soal yang tidak valid, dengan nilai r11 = 0,799 soal dikatakan reliabel. Tingkat kesukaran soal terdapat 18 soal kategori sedang, 7 soal kategori mudah. Daya pembeda dari 25 soal pilihan ganda terdapat 1 butir jelek, 8 soal cukup, 12 soal baik dan 2 soal sangat baik, yang teridiri dari 7 soal mudah dan 18 soal sedang. Sedangkan pada penilaian unjuk kerja didapatkan hasil 1 butir tidak valid dan reliabilitas kategori sedang.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka dapat diambil simpulan (1) berdasarkan hasil kelayakan instrumen penilaian keterampilan 4C siswa pada materi sifat koligatif larutan yang dikembangkan berdasarkan penilaian oleh ahli materi mendapat nilai rata-rata 86,3% dan penilaian oleh ahli instrumen unjuk kerja mendapat nilai rata-rata 87,3% dan penilaian oleh guru sebesar 72,2% sehingga masuk kategori sangat layak digunakan, (2) Instrumen penilaian keterampilan 4C skills yang digunakan untuk menilai keterampilan siswa mendapatkan tanggapan guru sangat baik dengan presentase rata-rata sebesar 87,7% sehingga instrumen dapat dikatakan sangat baik, (3) berdasarkan analisis hasil validitas, Reliabilitas, Daya pembeda, Tingkat Kesukaran dan Uji Distraktor di dapatkan hasil tidak terdapat soal yang tidak valid dengan nilai r11 = 0,799 soal dikatakan reliabel.Tingkat kesukaran soal terdapat 18 soal kategori sedang, 7 soal kategori mudah.Sedangkan pada penilaian unjuk kerja didapatkan hasil 1 butir tidak valid dan reliabilitas kategori sedang.
Beberapa saran yang dapat diberikan untuk pengembangan instrumen penilaian keterampilan 4C pada materi sifat koligatif larutan (1) bagi guru dapat menggunakan instrumen penilaian keterampilan 4C sebagai alternatif alat tes evaluasi yang telah dikembangkan (2) bagi guru dan penelitian selanjutnya dapat mengembangkan alat evaluasi berbentuk instrumen penilaian keterampilan 4C dengan materi yang lebih luas lagi.
| File size | 697.83 KB |
| Pages | 17 |
| DMCA | Report |
Related /
BIMABERILMUBIMABERILMU Namun, dalam praktiknya masih perbedaan dalam pengimplementasian standar di setiap satuan pendidikan yang berdampak pada kualitas layanan pendidikan. KondisiNamun, dalam praktiknya masih perbedaan dalam pengimplementasian standar di setiap satuan pendidikan yang berdampak pada kualitas layanan pendidikan. Kondisi
BIMABERILMUBIMABERILMU Fasilitas praktik yang memadai meningkatkan keterampilan teknis, ketepatan prosedur, dan penerapan standar higienis, serta mengembangkan soft skills danFasilitas praktik yang memadai meningkatkan keterampilan teknis, ketepatan prosedur, dan penerapan standar higienis, serta mengembangkan soft skills dan
BIMABERILMUBIMABERILMU Keterampilan abad ke-21 yang dikenal dengan istilah 4C, yaitu critical thinking, creativity, communication, dan collaboration, merupakan kompetensi esensialKeterampilan abad ke-21 yang dikenal dengan istilah 4C, yaitu critical thinking, creativity, communication, dan collaboration, merupakan kompetensi esensial
BIMABERILMUBIMABERILMU Selain itu, pengembangan kompetensi juga berpengaruh signifikan terhadap profesionalisme guru, terutama melalui pembelajaran mandiri dan pemanfaatan teknologi.Selain itu, pengembangan kompetensi juga berpengaruh signifikan terhadap profesionalisme guru, terutama melalui pembelajaran mandiri dan pemanfaatan teknologi.
BIMABERILMUBIMABERILMU Hasilnya menunjukkan bahwa guru berperan sebagai pamong, menciptakan ekosistem belajar demokratis dan inklusif yang relevan dengan Kurikulum Merdeka. PenelitianHasilnya menunjukkan bahwa guru berperan sebagai pamong, menciptakan ekosistem belajar demokratis dan inklusif yang relevan dengan Kurikulum Merdeka. Penelitian
BIMABERILMUBIMABERILMU Dengan demikian, penerapan lingkungan belajar ramah anak tidak hanya berperan sebagai bentuk perlindungan, tetapi juga sebagai strategi penting dalam meningkatkanDengan demikian, penerapan lingkungan belajar ramah anak tidak hanya berperan sebagai bentuk perlindungan, tetapi juga sebagai strategi penting dalam meningkatkan
IUQIBOGORIUQIBOGOR Data dikumpulkan melalui penilaian pretest-posttest, observasi, wawancara, dan kuesioner, dan dianalisis menggunakan metode campuran. Temuan kuantitatifData dikumpulkan melalui penilaian pretest-posttest, observasi, wawancara, dan kuesioner, dan dianalisis menggunakan metode campuran. Temuan kuantitatif
UNIMEDUNIMED Penelitian deskriptif kualitatif ini dilakukan melalui studi pustaka dan studi lapangan dengan observasi serta wawancara terhadap siswa kelas VIII-A danPenelitian deskriptif kualitatif ini dilakukan melalui studi pustaka dan studi lapangan dengan observasi serta wawancara terhadap siswa kelas VIII-A dan
Useful /
IUQIBOGORIUQIBOGOR Penelitian kualitatif dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara terstruktur, dan analisis dokumen. Data dianalisis menurut prosedur Milles danPenelitian kualitatif dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara terstruktur, dan analisis dokumen. Data dianalisis menurut prosedur Milles dan
IUQIBOGORIUQIBOGOR Integrasi seperti itu beresonansi dengan pedagogi kritis Freire (1970), yang memajukan pemberdayaan dan keadilan, dan sejalan dengan panggilan Selwyn (2021)Integrasi seperti itu beresonansi dengan pedagogi kritis Freire (1970), yang memajukan pemberdayaan dan keadilan, dan sejalan dengan panggilan Selwyn (2021)
IUQIBOGORIUQIBOGOR bagian berikutnya menggambarkan metodologi penelitian, diikuti oleh presentasi temuan yang diorganisir di sekitar lima subsistem organisasi pembelajaran,bagian berikutnya menggambarkan metodologi penelitian, diikuti oleh presentasi temuan yang diorganisir di sekitar lima subsistem organisasi pembelajaran,
UNCMUNCM Dalam konteks pendidikan, semboyan Ing Ngarsa Sung Tulada, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani dapat menginspirasi pemimpin pendidikan untuk terusDalam konteks pendidikan, semboyan Ing Ngarsa Sung Tulada, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani dapat menginspirasi pemimpin pendidikan untuk terus