BIMABERILMUBIMABERILMU

DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan SosialDIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial

Profesionalisme guru adalah salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah dan Sekolah Dasar. Namun masih terdapat berbagai permasalahan terkait rendahnya profesionalisme guru yang dipengaruhi oleh pengalaman mengajar dan pengembangan kompetensi yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengalaman mengajar dan pengembangan kompetensi terhadap profesionalisme guru MI/SD. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner berskala Likert menggunakan Google Form kepada responden yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Variabel dalam penelitian (X1), pengembangan kompetensi (X2), dan profesionalisme guru (Y). Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik berupa uji regresi linier berganda untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman mengajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap aspek guru, pemahaman karakter siswa dan pengelolaan kelas. Guru dengan pengalaman mengajar tahun cenderung memiliki kematangan praktik yang lebih tinggi. Selain itu, pengembangan kompetensi juga berpengaruh signifikan terhadap profesionalisme guru, terutama melalui pembelajaran mandiri dan pemanfaatan teknologi. Dengan demikian, kedua variabel tersebut memiliki kontribusi penting dalam meningkatkan profesionalisme guru MI/SD.

Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa profesionalisme guru di tingkat MI/SD merupakan hasil perpaduan antara pengalaman mengajar yang matang dengan upaya peningkatan kompetensi secara berkelanjutan.Pengalaman mengajar terbukti memiliki pengaruh yang sangat kuat dalam membentuk kemampuan pedagogik guru, terutama dalam memahami karakteristik siswa serta mengelola kelas secara efektif.Pengembangan kompetensi secara mandiri juga memegang peranan penting dalam menunjang profesionalisme guru, sehingga guru dapat terus berinovasi untuk menghadapi perubahan kurikulum dan kebutuhan siswa.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efektivitas program pelatihan formal yang terintegrasi dengan praktik pembelajaran berbasis teknologi, dengan meneliti dampaknya pada peningkatan kualitas interaksi guru-siswa di kelas MI/SD. Selain itu, studi longitudinal yang melacak perkembangan profesionalisme guru selama 3–5 tahun setelah partisipasi dalam program pengembangan kompetensi dapat memberikan wawasan tentang faktor-faktor yang mempengaruhi keberlanjutan peningkatan kompetensi. Terakhir, penelitian kualitatif yang menggali persepsi guru mengenai kendala manajerial dan teknis dalam menyelenggarakan pelatihan dapat membantu merancang solusi berbasis kebijakan yang lebih relevan dengan kondisi lapangan di Madrasah Ibtidaiyah dan Sekolah Dasar.

Read online
File size228.85 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test