BIMABERILMUBIMABERILMU

Bima Abdi: Jurnal Pengabdian MasyarakatBima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi keterbatasan pemahaman siswa SMP terhadap konsep dasar teknologi elektronika dengan pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman nyata dan visualisasi langsung. Urgensi pengabdian ini terletak pada kebutuhan untuk meningkatkan literasi STEM siswa di sekolah-sekolah dengan fasilitas terbatas, seperti SMP Citra Kasih Ambon. Program Teknologi Elektronika yang dilaksanakan terdiri atas dua aktivitas utama: visualisasi gelombang listrik menggunakan osiloskop dan pengenalan teknologi pencetakan tiga dimensi (3D printing). Metode pelaksanaan meliputi demonstrasi alat, praktik langsung, diskusi interaktif, dan evaluasi menggunakan pretest dan posttest. Teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling, dimana 25 siswa dari kelas VII hingga IX dipilih secara acak untuk mengikuti kegiatan ini. Instrumen evaluasi berupa sepuluh soal yang mengukur pemahaman konsep elektronika, fungsi osiloskop, karakteristik gelombang AC dan DC, serta prinsip kerja printer 3D. Hasil pretest menunjukkan tingkat pemahaman awal siswa yang terbatas dengan rata-rata jawaban benar sebesar 53,6%, sedangkan posttest menunjukkan peningkatan menjadi 77,2%, yang mencerminkan peningkatan pemahaman sebesar 23,6%. Selain itu, siswa menunjukkan keterlibatan aktif dan respons positif sepanjang kegiatan. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis eksperimen dan visualisasi efektif dalam meningkatkan pemahaman, motivasi, dan literasi STEM siswa SMP.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan melalui eksperimen elektronika dengan visualisasi gelombang listrik menggunakan osiloskop dan pengenalan teknologi 3D printing efektif dalam meningkatkan literasi sains siswa SMP Citra Kasih Ambon.Pendekatan experiential learning dan hands-on learning membantu siswa memahami konsep abstrak melalui pengalaman langsung dan visualisasi.Hal ini dibuktikan dengan peningkatan hasil belajar dari 53,6% pada pretest menjadi 77,2% pada posttest (peningkatan 23,6%).Selain itu, siswa menunjukkan keterlibatan aktif dan respons positif selama kegiatan berlangsung.Dengan demikian, integrasi eksperimen dan teknologi dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif untuk menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik, serta layak diterapkan secara berkelanjutan dalam penguatan pendidikan STEM di tingkat SMP.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan pengembangan model pembelajaran STEM yang mengintegrasikan eksperimen elektronika dan teknologi 3D printing secara lebih mendalam. Model ini dapat diterapkan dalam kurikulum sekolah menengah pertama dengan fokus pada pengembangan keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan kreativitas. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang dari pendekatan ini terhadap minat dan prestasi siswa dalam bidang STEM. Terakhir, studi komparatif antara sekolah dengan fasilitas terbatas dan sekolah dengan fasilitas lengkap dapat dilakukan untuk memahami perbedaan dampak pendekatan ini pada berbagai konteks pendidikan.

  1. The influence of 3D printing on the education of primary and secondary school students - IOPscience.... doi.org/10.1088/1742-6596/1976/1/012072The influence of 3D printing on the education of primary and secondary school students IOPscience doi 10 1088 1742 6596 1976 1 012072
  2. The effect of inquiry-based learning on students’ critical thinking skills in science education:... ejmste.com/article/the-effect-of-inquiry-based-learning-on-students-critical-thinking-skills-in-science-education-a-15988The effect of inquiry based learning on studentsAo critical thinking skills in science education ejmste article the effect of inquiry based learning on students critical thinking skills in science education a 15988
Read online
File size435.3 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test