BIMABERILMUBIMABERILMU

Bima Abdi: Jurnal Pengabdian MasyarakatBima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa sebagian anak-anak SEKAMI belum memahami dan menghayati empat pilar SEKAMI, yaitu doa, derma, kurban, dan kesaksian sebagai pedoman hidup kristiani. Oleh karena itu, pembinaan iman dan spiritualitas menjadi penting untuk membantu anak-anak menghayati nilai-nilai kristiani sejak dini dalam kehidupan menggereja dan kehidupan sehari-hari. Tujuan kegiatan ini adalah berfokus pada pembinaan iman dan spiritualitas anak-anak SEKAMI di Lingkungan Sta. Clara Paroki St. Fransiskus Asisi Lamahora. Metode yang digunakan adalah metode pembinaan partisipatif dengan melibatkan anak-anak secara aktif dalam berbagai kegiatan, seperti doa bersama, sharing iman, kegiatan derma, dan aksi sosial. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa anak-anak SEKAMI semakin memahami makna empat pilar SEKAMI dan mulai menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini terlihat dari meningkatnya kedisiplinan dalam berdoa, semangat pelayanan, serta kepedulian terhadap sesama. Dengan demikian, kegiatan pembinaan ini memberikan kontribusi positif dalam memperkuat iman dan spiritualitas anak-anak SEKAMI.

Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Lingkungan Sta.Fransiskus Asisi Lamahora, dapat disimpulkan bahwa pembinaan iman dan spiritualitas anak-anak melalui empat pilar SEKAMI, yaitu doa, derma, kurban, dan kesaksian, memberikan dampak positif terhadap perkembangan iman anak-anak.Melalui kegiatan pembinaan yang dilakukan secara partisipatif, anak-anak semakin memahami makna keempat pilar tersebut dan mulai menghayatinya dalam kehidupan sehari-hari.Hal ini terlihat dari meningkatnya kedisiplinan anak-anak dalam berdoa, tumbuhnya kepedulian terhadap sesama melalui kegiatan derma, meningkatnya semangat pelayanan melalui kegiatan kurban, serta bertambahnya keberanian anak-anak dalam memberikan kesaksian iman.Kegiatan animasi yang dilakukan melalui nyanyian rohani dan permainan edukatif juga membantu menciptakan suasana pembinaan yang menyenangkan sehingga mendorong keterlibatan aktif anak-anak dalam kegiatan SEKAMI.Dengan demikian, kegiatan pembinaan iman yang dilaksanakan secara terarah dan partisipatif tidak hanya meningkatkan pemahaman anak-anak tentang nilai-nilai Kristiani, tetapi juga membantu membentuk sikap religius dan karakter iman mereka.Kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam memperkuat kehidupan menggereja serta menumbuhkan semangat iman anak-anak di Lingkungan Sta.

Berdasarkan hasil penelitian ini, kami menyarankan agar pembinaan iman dan spiritualitas anak-anak SEKAMI terus dilanjutkan dengan fokus pada pengembangan karakter dan penghayatan nilai-nilai kemanusiaan serta spiritualitas kristiani. Selain itu, penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut dampak dari pembinaan iman dan spiritualitas terhadap perkembangan karakter anak-anak, khususnya dalam aspek kepedulian sosial dan keberanian dalam memberikan kesaksian iman. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas metode pembinaan partisipatif dalam meningkatkan keterlibatan anak-anak dalam kehidupan menggereja dan kehidupan sehari-hari.

  1. Pembentukan Karakter Anak-Anak Sekami Melalui Kegiatan Sekami di Stasi Santo Fransiskus Xaverius Kolimasang... doi.org/10.58812/jpws.v4i01.1930Pembentukan Karakter Anak Anak Sekami Melalui Kegiatan Sekami di Stasi Santo Fransiskus Xaverius Kolimasang doi 10 58812 jpws v4i01 1930
  2. Dampak Kuliah Kerja Nyata Dalam Pengembangan Keagamaan Bagi Remaja | FOKUS Jurnal Kajian Keislaman dan... journal.iaincurup.ac.id/index.php/JF/article/view/1830Dampak Kuliah Kerja Nyata Dalam Pengembangan Keagamaan Bagi Remaja FOKUS Jurnal Kajian Keislaman dan journal iaincurup ac index php JF article view 1830
Read online
File size370.37 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test