UNCMUNCM

Jurnal Genta MuliaJurnal Genta Mulia

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman konsep siswa pada materi komponen ekosistem dan kurangnya pembelajaran yang mampu mengaitkan dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar berbasis contextual teaching and learning, serta untuk mengetahui kelayakan dan respon peserta didik terhadap bahan ajar yang dikembangkan. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Hasil penelitian pengembangan ini menunjukkan bahwa bahan ajar berbasis CTL “Sangat Layak diterapkan pada pembelajaran kelas V di SD. Hal ini didukung oleh hasil validasi oleh ahli media, ahli bahasa, dan ahli materi dengan hasil rerata uji kelayakan sebesar 86,3%. Sedangkan hasil respons peserta didik yang diperoleh dari uji coba terbatas mendapat hasil persentase sebesar 89,02% dan termasuk kategori “Sangat Baik. Hasil tersebut menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan layak dan menarik untuk diterapkan pada pembelajaran agar dapat mengembangkan pemahaman konsep peserta didik kelas V SD pada materi komponen ekosistem.

Penelitian ini menghasilkan bahan ajar digital berbasis contextual teaching and learning yang dikembangkan melalui prosedur pengembangan ADDIE.Hasil uji kelayakan bahan ajar berbasis CTL oleh tim ahli menunjukkan nilai rata-rata sebesar 86,3% yang termasuk dalam kategori “Sangat Layak, didukung oleh validasi ahli media, bahasa, dan materi.Respon peserta didik kelas V SDN Beinda II terhadap bahan ajar tersebut mencapai 89,02% dengan kategori “Sangat Baik, menunjukkan bahwa bahan ajar ini layak dan menarik untuk digunakan dalam pembelajaran.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas bahan ajar CTL ini dalam meningkatkan pemahaman konsep siswa secara signifikan, dengan membandingkan hasil belajar siswa yang menggunakan bahan ajar ini dengan siswa yang menggunakan bahan ajar konvensional. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan bahan ajar CTL untuk materi-materi lain dalam kurikulum kelas V SD, sehingga cakupan peningkatan pemahaman konsep siswa dapat diperluas. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penggunaan teknologi yang lebih interaktif dan inovatif dalam pengembangan bahan ajar CTL, seperti augmented reality atau virtual reality, untuk meningkatkan daya tarik dan efektivitas pembelajaran bagi siswa. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih besar dalam meningkatkan kualitas pembelajaran tematik di sekolah dasar dan mengembangkan potensi siswa secara optimal.

Read online
File size461.9 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test