UNCMUNCM

Jurnal Genta MuliaJurnal Genta Mulia

Pembelajaran matematika adalah pembelajaran saintifik yang menggunakan nalar. Gaya belajar visual pembelajaran matematika dasar adalah memperoleh informasi dengan cara melihat informasi itu sendiri. Biasanya ini disajikan dalam warna, gambar, garis, tabel, grafik, simbol, dan diagram yang menarik. Kunci keberhasilan dalam mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan guru hendaknya adalah penggunaan gaya belajar yang tepat. Fakta di lapangan yaitu di SDN Pulo Gebang 06 menunjukkan bahwa guru kurang memperhatikan gaya belajar saat sedang belajar, dan masih banyak siswa yang belum memahami soal matematika berbentuk cerita. Media dan alat peraga siswa untuk mengikuti yang digunakan pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini untuk meningkatkan keterampilan siswa di kelas III SDN Pulo Gebang 06 dalam menyelesaikan soal matematika teks dengan gaya belajar visual. Metode penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang meneliti 29 siswa. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa kemampuan siswa kelas III SDN Pulo Gebang 06 dalam menyelesaikan soal cerita matematika meningkat setiap siklusnya. Pada siklus I ketuntasan kemampuan memecahkan masalah cerita matematika siswa mencapai 23 siswa atau 79,31 %. Kemudian, pada siklus II terjadi peningkatan sebanyak 26 siswa, sehingga 89,66% yang berarti target kelulusan tercapai yang telah ditentukan oleh peneliti.

Penerapan gaya belajar visual dapat meningkatkan kemampuan penyelesaian soal cerita matematika pada materi menghitung keliling bangun datar pada pelajaran Matematika III SDN Pulogebang 06.Berdasarkan hasil penelitian, kemampuan pemecahan masalah cerita matematika pada pre-test Siklus I sebesar 44,83, dan peningkatan pada Siklus II sebesar 79,31% pada posttest pertama dan 89,66% pada post-test kedua.Dengan demikian, penyelesaian kemampuan pemecahan masalah dalam teks matematika meningkat sebesar 44,83% pada Siklus I dan Siklus II.Tujuan yang diinginkan untuk menyempurnakan pemecahan masalah dalam teks matematika tercapai karena pada akhir siklus tercapai tujuan yang telah ditetapkan.Mengadopsi gaya belajar visual dapat meningkatkan hasil persentase kegiatan mengajar guru Siklus I dan Siklus II yang meningkat akibat upaya reformasi guru setelah membandingkan hasil pelaksanaan Siklus I dengan rata-rata.Rasio aktivitas guru dan siswa sebesar 44,83% meningkat dari 79,31% pada Siklus II menjadi 89,66%.Dampak pembelajaran yang berkualitas sangat dipengaruhi oleh kualitas guru yang menerapkan beberapa aspek diantaranya penggunaan gaya belajar yang tepat.Gaya belajar merupakan aspek penting yang harus diperhatikan guru dan siswa karena gaya belajar merupakan kunci keberhasilan belajar siswa.Berdasarkan hasil pengukuran yang dilakukan menunjukkan bahwa penggunaan gaya belajar visual dapat meningkatkan kemampuan penyelesaian soal cerita matematika pada materi menghitung keliling bangun datar pada siswa kelas III SDN Pulogebang 06.

Berdasarkan hasil penelitian, penggunaan gaya belajar visual terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa kelas III SDN Pulo Gebang 06 dalam menyelesaikan soal cerita matematika. Namun, penelitian ini masih memiliki beberapa keterbatasan, seperti fokus pada satu gaya belajar visual dan terbatas pada materi menghitung keliling bangun datar. Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan untuk mengkaji lebih lanjut tentang pengaruh gaya belajar visual terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika secara keseluruhan, bukan hanya pada materi tertentu. Selain itu, penelitian dapat dilakukan pada rentang usia yang lebih luas, misalnya siswa kelas IV hingga VI, untuk melihat apakah gaya belajar visual tetap efektif dalam meningkatkan kemampuan matematika. Terakhir, penelitian dapat dilakukan dengan melibatkan lebih banyak siswa dan guru, serta menggunakan metode penelitian yang lebih komprehensif, seperti studi longitudinal, untuk memperoleh hasil yang lebih representatif dan dapat digeneralisasi.

Read online
File size317.12 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test