UNCMUNCM

Jurnal Genta MuliaJurnal Genta Mulia

Self-esteem merupakan sebuah penilaian seseorang terhadap dirinya. Penting bagi seorang anak prasekolah memiliki self-esteem yang tinggi untuk mendukung proses pembelajaran anak di sekolah. Karena self-esteem tinggi akan membuat anak lebih merasa percaya diri, lebih merasa dihargai, serta anak akan lebih yakin dalam menyelesaikan tugas di sekolah. Metode dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan wawancara dan observasi sebagai teknik dalam pengumpulan data. Lokasi dalam penelitian ini yaitu di SPS TAAM Al-Fauziyah yang berlokasi di kota Tasikmalaya, dengan sampel seluruh siswa kelompok A dan B di SPS TAAM Al-Fauziyah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat self-esteem anak dalam keadaan cukup baik, terlihat dari banyak anak yang memiliki rasa percaya diri yang tinggi. Serta banyak anak yang mudah beradaptasi serta bersosialisasi dengan teman lainnya di kelas.

Harga diri yang dimilik siswa di SPS TAAM Al-Fauziyah cukup baik, dengan terlihat bahwa banyaknya anak yang sudah bisa berpisah dari pengasuh utama, serta beberapa anak memiliki kepercayaan diri tinggi dalam menghadapi sebuah masalah dan dalam menyelesaikan tugas mereka.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi pengaruh metode pembelajaran tertentu, seperti pendekatan bermain peran atau pembelajaran berbasis proyek, terhadap peningkatan self-esteem anak usia prasekolah. Hal ini penting untuk mengetahui strategi pembelajaran yang paling efektif dalam menumbuhkan rasa percaya diri dan harga diri pada anak. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi peran orang tua dalam mendukung perkembangan self-esteem anak di lingkungan rumah. Dengan memahami bagaimana interaksi dan gaya pengasuhan orang tua memengaruhi self-esteem anak, dapat dirumuskan program pendampingan orang tua yang lebih tepat sasaran. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada identifikasi faktor-faktor lingkungan sosial, seperti pengaruh teman sebaya atau lingkungan sekolah, terhadap self-esteem anak. Penelitian ini dapat memberikan wawasan tentang bagaimana menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan self-esteem positif pada anak usia prasekolah.

  1. Hubungan Self Esteem dengan Penyesuaian Diri pada Anak Usia 4-5 Tahun | Aulad: Journal on Early Childhood.... aulad.org/index.php/aulad/article/view/68Hubungan Self Esteem dengan Penyesuaian Diri pada Anak Usia 4 5 Tahun Aulad Journal on Early Childhood aulad index php aulad article view 68
  2. Konsep Pengembangan Self-Esteem Pada Anak Untuk Membangun Kepercayaan Diri Sejak Dini | Kamaruddin |... doi.org/10.35931/am.v6i3.1015Konsep Pengembangan Self Esteem Pada Anak Untuk Membangun Kepercayaan Diri Sejak Dini Kamaruddin doi 10 35931 am v6i3 1015
  3. FAMILY-SCHOOL PARTNERSHIPS OF INDONESIAN FAMILIES ENGAGED IN POSTGRADUATE STUDY: KEMITRAAN SEKOLAH-KELUARGA... doi.org/10.21009/jiv.1601.1FAMILY SCHOOL PARTNERSHIPS OF INDONESIAN FAMILIES ENGAGED IN POSTGRADUATE STUDY KEMITRAAN SEKOLAH KELUARGA doi 10 21009 jiv 1601 1
Read online
File size237.67 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test