HIPKIN JATENGHIPKIN JATENG
Journal of Curriculum IndonesiaJournal of Curriculum IndonesiaDeep Learning merupakan pilihan pendekatan pembelajaran yang digunakan dalam proses pembelajaran oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia saat ini. Saat ini, Guru di Indonesia telah mencurahkan perhatian mereka untuk mempelajari lebih dalam tentang Deep Learning. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji teori Deep Learning dalam Model Pembelajaran ABCD5E di Laboratorium Pendidikan Anak Usia Dini UNNES dalam menstimulasi Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi anak-anak. Metode penelitian menggunakan studi Systematic Literature Review. Kajian literatur bersumber dari data primer dan sekunder. Data primer bersumber dari wawancara langsung dengan tim pembuat model pembelajaran ABCD5E. Data sekunder diambil dari buku panduan model pembelajaran ABCD5E, artikel ilmiah dari jurnal nasional dan internasional, serta video webinar yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya stimulasi terhadap Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi anak-anak dalam Deep Learning pada implementasi model pembelajaran ABCD5E. Kesimpulannya berdasarkan hasil studi Systematic Literature Review, Deep Learning dalam implementasi model pembelajaran ABCD5E di Pendidikan Anak Usia Dini Labschool UNNES dapat menjelaskan stimulasi Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi pada anak-anak.
Berdasarkan hasil dan diskusi di atas, dapat disimpulkan bahwa terdapat stimulasi Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi dalam implementasi model pembelajaran ABCD5E.Saat ini, pembelajaran dengan pendekatan Deep Learning diharapkan dapat mengetahui hasil pengukuran pembelajaran anak-anak melalui penggunaan Taksonomi SOLO, sehingga dapat dilakukan dengan menyejajarkan teori Blooms taxonomy dan Solo Taxonomy.Temuan penelitian ini memberikan informasi bahwa stimulasi Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi ditemukan dalam implementasi model pembelajaran ABCD5E dan hal ini sejalan dengan pembelajaran menggunakan pendekatan Deep Learning.
Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah sebagai berikut: Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi efektivitas model ABCD5E dalam meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi pada anak usia dini di berbagai konteks sosial-ekonomi dan budaya. Hal ini penting untuk memastikan bahwa model pembelajaran ini dapat diadaptasi dan diterapkan secara efektif di berbagai lingkungan. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengembangkan instrumen penilaian yang lebih komprehensif dan valid untuk mengukur keterampilan berpikir tingkat tinggi pada anak usia dini, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti kreativitas, pemecahan masalah, dan kemampuan berpikir kritis. Instrumen yang baik akan membantu guru dalam memantau perkembangan siswa dan menyesuaikan strategi pembelajaran. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi peran teknologi dalam mendukung implementasi model ABCD5E dan meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Penggunaan teknologi dapat memberikan akses ke sumber daya pembelajaran yang lebih beragam dan interaktif, serta memfasilitasi kolaborasi dan komunikasi antara siswa dan guru. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan model pembelajaran yang efektif dan inovatif untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini di Indonesia.
- Revisi taksonomi Bloom: Kognitif, afektif, dan psikomotorik | Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum.... journal.uny.ac.id/index.php/humanika/article/view/29252Revisi taksonomi Bloom Kognitif afektif dan psikomotorik Humanika Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum journal uny ac index php humanika article view 29252
- The Analysis of Early Childhood Learning Achievement Based on the Implementation of the ABCD5E Model... publikasi.abidan.org/index.php/educative/article/view/209The Analysis of Early Childhood Learning Achievement Based on the Implementation of the ABCD5E Model publikasi abidan index php educative article view 209
- Teknik STAR dalam Self and Peer Assessment pada Pelaksanaan Model Pembelajaran ABCD5E di TK | Jurnal... obsesi.or.id/index.php/obsesi/article/view/2780Teknik STAR dalam Self and Peer Assessment pada Pelaksanaan Model Pembelajaran ABCD5E di TK Jurnal obsesi index php obsesi article view 2780
| File size | 397.21 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
TEFLINTEFLIN Edmodo difungsikan sebagai forum komunikasi di luar kelas untuk mengunggah dan mengirimkan tugas serta sumber, mendiskusikan isu relevan, bertukar informasi,Edmodo difungsikan sebagai forum komunikasi di luar kelas untuk mengunggah dan mengirimkan tugas serta sumber, mendiskusikan isu relevan, bertukar informasi,
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Penelitian ini bertujuan guna mengetahui pengaruh motivasi berprestasi terhadap keterampilan menulis puisi siswa kelas III di SDIT Qurrata Aini Baitussalam.Penelitian ini bertujuan guna mengetahui pengaruh motivasi berprestasi terhadap keterampilan menulis puisi siswa kelas III di SDIT Qurrata Aini Baitussalam.
OPENGLOBALSCIOPENGLOBALSCI Instrumen keberlanjutan berdasarkan pada lima aspek pengelolaan sampah berbasis masyarakat dan terdiri dari 18 indikator penilaian serta parameter penilaian.Instrumen keberlanjutan berdasarkan pada lima aspek pengelolaan sampah berbasis masyarakat dan terdiri dari 18 indikator penilaian serta parameter penilaian.
HIPKIN JATENGHIPKIN JATENG Strategi kepala sekolah di SD Negeri Rejosari 01 Semarang untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru meliputi koordinasi melalui pembentukan tim danStrategi kepala sekolah di SD Negeri Rejosari 01 Semarang untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru meliputi koordinasi melalui pembentukan tim dan
HIPKIN JATENGHIPKIN JATENG Kurangnya panduan yang jelas dan terverifikasi menyebabkan ketidakjelasan dan ketidakkonsistenan dalam penyusunan serta penerapan bahan ajar. Program pengabdianKurangnya panduan yang jelas dan terverifikasi menyebabkan ketidakjelasan dan ketidakkonsistenan dalam penyusunan serta penerapan bahan ajar. Program pengabdian
HIPKIN JATENGHIPKIN JATENG Sementara itu, Kurikulum 1964 dikembangkan dengan filosofi Pancawardhana, yang menekankan pengembangan lima aspek siswa, yaitu moral, kecerdasan, keterampilan,Sementara itu, Kurikulum 1964 dikembangkan dengan filosofi Pancawardhana, yang menekankan pengembangan lima aspek siswa, yaitu moral, kecerdasan, keterampilan,
HIPKIN JATENGHIPKIN JATENG Namun, implementasinya menghadapi berbagai tantangan, terutama di daerah terpencil. Kurikulum 1997 diperkenalkan sebagai perbaikan, memberikan fleksibilitasNamun, implementasinya menghadapi berbagai tantangan, terutama di daerah terpencil. Kurikulum 1997 diperkenalkan sebagai perbaikan, memberikan fleksibilitas
IIMSIIMS Penelitian tindakan kelas ini menyimpulkan bahwa penggunaan media kartu kata efektif meningkatkan keterampilan membaca permulaan siswa kelas 1 SD. KondisiPenelitian tindakan kelas ini menyimpulkan bahwa penggunaan media kartu kata efektif meningkatkan keterampilan membaca permulaan siswa kelas 1 SD. Kondisi
Useful /
OPENGLOBALSCIOPENGLOBALSCI 27 kg) mats, aligning with ideal conditions for mechanical transplanting. In contrast, CO mats were the heaviest (4. 40 kg), and V produced the thinnest27 kg) mats, aligning with ideal conditions for mechanical transplanting. In contrast, CO mats were the heaviest (4. 40 kg), and V produced the thinnest
UIN WALISONGOUIN WALISONGO 29, di mana tingkat stres yang lebih tinggi berkorelasi dengan berkurangnya resiliensi dan religiusitas. Selain itu, resiliensi dan religiusitas bertindak29, di mana tingkat stres yang lebih tinggi berkorelasi dengan berkurangnya resiliensi dan religiusitas. Selain itu, resiliensi dan religiusitas bertindak
UIN WALISONGOUIN WALISONGO Remaja dengan EF yang lebih rendah lebih rentan terhadap kesulitan emosional, sehingga meningkatkan risiko NSSI. Studi ini memberikan implikasi yang membantuRemaja dengan EF yang lebih rendah lebih rentan terhadap kesulitan emosional, sehingga meningkatkan risiko NSSI. Studi ini memberikan implikasi yang membantu
UIN WALISONGOUIN WALISONGO Terapi mindfulness spiritual diberikan melalui sesi individu dan kelompok, dengan tingkat depresi diukur menggunakan instrumen PHQ-9 sebelum dan sesudahTerapi mindfulness spiritual diberikan melalui sesi individu dan kelompok, dengan tingkat depresi diukur menggunakan instrumen PHQ-9 sebelum dan sesudah