JOURNALKEBERLANJUTANJOURNALKEBERLANJUTAN
International Journal of Environmental, Sustainability, and Social ScienceInternational Journal of Environmental, Sustainability, and Social ScienceSungai Kalimas, yang mengalir melalui area industri dan pemukiman, menghadapi tekanan pencemaran yang signifikan akibat berbagai aktivitas antropogenik. Penelitian ini mengevaluasi parameter kualitas air Sungai Kalimas di Surabaya, Indonesia, dan menyelidiki hubungan antar parameter ini untuk menilai potensi risiko kesehatan. Parameter kunci yang dinilai meliputi suhu, pH, oksigen terlarut (DO), kebutuhan oksigen biokimia (BOD), kebutuhan oksigen kimia (COD), dan total padatan tersuspensi (TSS). Pengambilan sampel dilakukan di sepanjang sepuluh segmen yang dipilih secara strategis. Hasilnya mengungkapkan tingkat pencemaran yang bervariasi, dengan nilai BOD5, COD, dan TSS yang tinggi menunjukkan pencemaran organik dan kimia serta tingkat DO yang rendah yang menandakan penurunan oksigen di bagian tertentu. Analisis statistik menggunakan korelasi Spearman menunjukkan hubungan signifikan antar variabel, seperti korelasi negatif antara suhu dan DO. Risiko kesehatan nyata, karena tingginya kadar COD dan BOD mendorong pertumbuhan patogen, meningkatkan risiko penyakit yang ditularkan melalui air, sementara TSS yang tinggi dapat membawa polutan yang lebih lanjut mengancam kesehatan masyarakat. Keberadaan tingkat DO yang rendah juga mengganggu ekosistem akuatik, yang dapat memperburuk pertumbuhan bakteri, menambah bahaya kesehatan bagi komunitas yang menggunakan sungai untuk aktivitas sehari-hari. Temuan ini menyoroti perlunya intervensi mendesak untuk mengurangi pencemaran dan melindungi kesehatan ekologis serta keselamatan publik.
Penelitian ini menunjukkan bahwa Sungai Kalimas di Surabaya menghadapi tantangan pencemaran yang signifikan, berpotensi menimbulkan risiko bagi kesehatan ekologi dan publik.Parameter kualitas air kunci, termasuk BOD5, COD, DO, dan TSS, bervariasi di berbagai segmen sungai, mencerminkan pengaruh dari berbagai sumber pencemaran.Tingginya kadar COD dan BOD5 menunjukkan kontaminasi organik dan kimia, menciptakan kondisi yang kondusif bagi pertumbuhan patogen berbahaya.Tingkat oksigen terlarut yang rendah semakin mengancam ekosistem akuatik, berpotensi menyebabkan proliferasi bakteri yang meningkatkan risiko penyakit yang ditularkan melalui air.Selain itu, tingkat TSS yang meningkat, yang dapat membawa polutan dan patogen, memperburuk risiko kesehatan publik bagi komunitas yang menggunakan sungai untuk aktivitas sehari-hari.Temuan penelitian ini menekankan perlunya intervensi yang ditargetkan untuk mengurangi pencemaran, memperbaiki kualitas air, dan melindungi kesehatan masyarakat.
Pertanyaan penelitian selanjutnya yang menarik untuk diteliti adalah bagaimana pengaruh perubahan iklim terhadap parameter kualitas air di Sungai Kalimas dan dampaknya terhadap kesehatan masyarakat. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih dalam mengenai efektivitas metode remediasi dalam mengurangi pencemaran dari limbah industri dan domestik di sepanjang sungai. Penelitian juga dapat mengeksplorasi keanekaragaman hayati di sungai dan bagaimana polusi mempengaruhi spesies ikan lokal, memainkan peran dalam pemulihan ekosistem dan pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan.
- Impact of Global Warming on Dissolved Oxygen and BOD Assimilative Capacity of the World’s Rivers:... doi.org/10.3390/w13172408Impact of Global Warming on Dissolved Oxygen and BOD Assimilative Capacity of the WorldAos Rivers doi 10 3390 w13172408
- Effect of TSS Removal from Stormwater by Mixed Media Column on T-N, T-P, and Organic Material Removal.... doi.org/10.3390/w10081069Effect of TSS Removal from Stormwater by Mixed Media Column on T N T P and Organic Material Removal doi 10 3390 w10081069
- Human Health Risks due to Exposure to Water Pollution: A Review. human health risks exposure water pollution... doi.org/10.3390/w15142532Human Health Risks due to Exposure to Water Pollution A Review human health risks exposure water pollution doi 10 3390 w15142532
- HESS - Changing suspended sediment in United States rivers and streams: linking sediment trends to changes... doi.org/10.5194/hess-24-991-2020HESS Changing suspended sediment in United States rivers and streams linking sediment trends to changes doi 10 5194 hess 24 991 2020
| File size | 390.64 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
JOURNALKEBERLANJUTANJOURNALKEBERLANJUTAN Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terjadi penurunan kasus stunting dari 726 menjadi 556 kasus pada tahun 2023, angka stunting meningkat kembaliHasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terjadi penurunan kasus stunting dari 726 menjadi 556 kasus pada tahun 2023, angka stunting meningkat kembali
UNIMALUNIMAL Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober hingga November 2014 di Laboratorium Hatchery dan Teknologi Program Studi Budidaya Perairan Fakultas PertanianPenelitian dilaksanakan pada bulan Oktober hingga November 2014 di Laboratorium Hatchery dan Teknologi Program Studi Budidaya Perairan Fakultas Pertanian
UNIMALUNIMAL Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) Non Faktorial dengan empat perlakukanMetode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) Non Faktorial dengan empat perlakukan
PUBLIKASI UNTAGCIREBONPUBLIKASI UNTAGCIREBON Sistem RAS mampu menjaga stabilitas kualitas air dalam waktu yang relatif lama selama pembesaran lobster pasir. Bakteri nitrifikasi dalam biofilter mampuSistem RAS mampu menjaga stabilitas kualitas air dalam waktu yang relatif lama selama pembesaran lobster pasir. Bakteri nitrifikasi dalam biofilter mampu
UNAIRUNAIR Sebanyak 6 spesies fauna makrobentik telah ditemukan dengan kepadatan yang bervariasi. Kepadatan tertingginya berada di Stasiun 3 (05.00 ind/m2) dan terendahnyaSebanyak 6 spesies fauna makrobentik telah ditemukan dengan kepadatan yang bervariasi. Kepadatan tertingginya berada di Stasiun 3 (05.00 ind/m2) dan terendahnya
UNAIRUNAIR Metoda penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan tiga ulangan P1 (pH 5±0,2), P2 (pH 6±0,2), P3 (pH 7±0,2), P4 (pHMetoda penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan tiga ulangan P1 (pH 5±0,2), P2 (pH 6±0,2), P3 (pH 7±0,2), P4 (pH
ITENASITENAS dan zooplankton yaitu Brachionus calyciflorus. Sedangkan bentos spesies yang mendominasi yaitu Filopaludina sp. Di Desa Margaluyu, spesies yang mendominasidan zooplankton yaitu Brachionus calyciflorus. Sedangkan bentos spesies yang mendominasi yaitu Filopaludina sp. Di Desa Margaluyu, spesies yang mendominasi
UNSIQUNSIQ Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh aktivitas penambangan bahan galian C terhadap debit mata air dan persebaran jenis tumbuhan di PDAM CabangPenelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh aktivitas penambangan bahan galian C terhadap debit mata air dan persebaran jenis tumbuhan di PDAM Cabang
Useful /
JOURNALKEBERLANJUTANJOURNALKEBERLANJUTAN Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara semi-terstruktur yang terbuka sebagai instrumen pengumpulan data. Sebanyak 26 kuesionerPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara semi-terstruktur yang terbuka sebagai instrumen pengumpulan data. Sebanyak 26 kuesioner
JOURNALKEBERLANJUTANJOURNALKEBERLANJUTAN Tujuan penelitian ini adalah menguji pengaruh Good Corporate Governance (GCG) dan modal intelektual terhadap pengungkapan modal intelektual dengan kinerjaTujuan penelitian ini adalah menguji pengaruh Good Corporate Governance (GCG) dan modal intelektual terhadap pengungkapan modal intelektual dengan kinerja
JOURNALKEBERLANJUTANJOURNALKEBERLANJUTAN Secara geografis, sebagian besar berasal dari Limpopo dan Gauteng, yang merupakan daerah dengan tingkat imigrasi yang lebih tinggi. Secara sikap, lebihSecara geografis, sebagian besar berasal dari Limpopo dan Gauteng, yang merupakan daerah dengan tingkat imigrasi yang lebih tinggi. Secara sikap, lebih
UNAIRUNAIR Perlakuan yang digunakan adalah penyimpanan spora Myxobolus koi pada suhu kamar (28-34) °C, Refrigerator (2-4) °C, dan Freezer (-5 hingga -10) °C,Perlakuan yang digunakan adalah penyimpanan spora Myxobolus koi pada suhu kamar (28-34) °C, Refrigerator (2-4) °C, dan Freezer (-5 hingga -10) °C,