UNSAMUNSAM

Jurnal Olahraga Rekreasi SamudraJurnal Olahraga Rekreasi Samudra

Pendidikan jasmani (PJOK) di sekolah dasar memiliki potensi strategis untuk pengembangan karakter, namun belum optimal dalam mengembangkan keterampilan sosial‑emosional siswa. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi peran PJOK terhadap keterampilan sosial dan emosional serta menentukan model pembelajaran yang efektif. Metode yang digunakan adalah systematic literature review terhadap 30 artikel ilmiah terpilih periode 2015–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa PJOK berkontribusi signifikan meningkatkan kerja sama, komunikasi, sportivitas, dan regulasi emosi. Temuan utama menegaskan bahwa aktivitas permainan kooperatif dan olahraga beregu dengan refleksi nilai lebih efektif dibanding latihan teknis individual. Guru disarankan mengintegrasikan tujuan sosial‑emosional secara eksplisit dalam pembelajaran PJOK.

Pendidikan jasmani di sekolah dasar memiliki peran strategis sebagai wahana esensial untuk mengembangkan keterampilan sosial dan emosional siswa melalui interaksi fisik, khususnya permainan kooperatif dan olahraga beregu.Efektivitas pengembangan sosial‑emosional tidak bergantung pada jenis olahraga, melainkan pada intensi pedagogis guru yang mengintegrasikan refleksi nilai dalam kegiatan.Oleh karena itu, PJOK harus diposisikan kembali sebagai fondasi pendidikan karakter yang mengintegrasikan tubuh, emosi, dan interaksi sosial secara holistik.

Penelitian selanjutnya dapat mengembangkan dan memvalidasi instrumen penilaian otentik untuk mengukur kompetensi sosial‑emosional dalam konteks gerak PJOK, dengan menguji reliabilitas dan validitasnya pada berbagai sekolah dasar di Indonesia; selanjutnya, studi eksperimental longitudinal selama satu tahun ajaran dapat membandingkan efek pembelajaran berbasis permainan kooperatif dengan pendekatan drill tradisional terhadap transfer kemampuan sosial‑emosional siswa ke perilaku di kelas dan partisipasi komunitas; terakhir, sebuah program pengembangan profesional bagi guru dapat dirancang untuk melatih penanaman tujuan sosial‑emosional secara eksplisit dan refleksi pasca‑aktivitas dalam PJOK, kemudian dievaluasi dampaknya terhadap peningkatan kompetensi sosial‑emosional siswa, sehingga memberikan gambaran praktis tentang bagaimana intensi pedagogis guru memediasi efek pembelajaran jasmani.

Read online
File size237.47 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test