BIABIA
Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen KontekstualJurnal Teologi dan Pendidikan Kristen KontekstualMabadong adalah sebuah lagu duka yang dinyanyikan secara bersama dalam formasi lingkaran pada upacara kematian (Rambu Solo) suku Toraja, sebagai ekspresi kesedihan. Mabadong dilakukan setelah penyembelihan seekor tedong (kerbau air) sesuai dengan status sosial orang yang meninggal. Mabadong dianggap bukan hanya sebagai gestur simbolis, tetapi juga upaya untuk melestarikan dan mempromosikan budaya Toraja. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konteks Mabadong dari perspektif produksi budaya dan implikasinya terhadap pengembangan musik gereja di Toraja. Penelitian ini bersifat deskriptif dan kualitatif. Penelitian ini mengkaji seni Mabadong yang ditampilkan dalam upacara Rambu Solo di Toraja, khususnya di Kecamatan Gandangbatu Sillanan Kabupaten Tana Toraja. Analisis masalah dalam penelitian ini didasarkan pada teori Pierre Bourdieu, yaitu teori The Field of Cultural Production. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perwakilan Pabadong, yang bertindak sebagai agen dan musisi tradisional dalam pelayanan musik gereja, menghasilkan praktik budaya yang dihargai oleh masyarakat Toraja dan anggota jemaat gereja. Habitus masyarakat Toraja (Mabadong) dibentuk dan diatur oleh agen berdasarkan modal yang mereka miliki, yang memungkinkan mereka untuk mendominasi bidang seni Toraja, termasuk musik gereja. Bidang yang dikendalikan oleh agen diklasifikasikan sebagai sub-bidang budaya elit atau terbatas. Implikasi Mabadong terhadap pengembangan musik gereja di Toraja adalah produksi beberapa lagu jemaat bernuansa etnis yang mengadopsi pola dan ciri-ciri musiknya. Pengadopsian komponen musik Mabadong telah menjadi ciri khas Gereja Toraja, yang mengubah nyanyian jemaat menjadi media untuk mengekspresikan identitas komunitas lokal.
Diskusi dan analisis Mabadong dalam konteks teori The Field of Cultural Production dari Pierre Bourdieu mengungkap tiga elemen penting yang mempengaruhi produksi budaya.Mabadong digambarkan sebagai manifestasi habitus masyarakat Toraja dalam melaksanakan upacara pemakaman, yang dikenal sebagai Rambu Solo.Habitus ini telah diturunkan dari generasi ke generasi, menjadi tradisi masyarakat Toraja.Perubahan habitus muncul dari peningkatan kemampuan kognitif dan kompetensi masyarakat.Perubahan tersebut menjadikan Mabadong sebagai sumber inspirasi, merepresentasikan seni Toraja sebagai sarana untuk mengintegrasikannya ke dalam musik gereja atau himne, sehingga menampilkan persimpangan antara Injil dan budaya Toraja.Dampaknya adalah munculnya kekuatan dan tujuan spesifik untuk mendominasi atau bersaing satu sama lain.Dalam konteks ini, field adalah domain perjuangan yang dilakukan oleh Pabadong sebagai musisi tradisional yang terlibat dalam musik gereja melalui musik vokal dalam Mabadong, serta nyanyian gereja, untuk mengendalikan dan mendominasi seni Toraja, yang juga mencakup musik gereja, agar memperoleh keuntungan maksimal.Namun, tujuan Mabadong bukan untuk mendominasi pasar seperti subkultur massa atau populer, tetapi subkultur elit atau terbatas yang lebih mementingkan kualitas simbolis (makna) dan estetis (seni).Modal yang digunakan oleh agen, baik sebagai Pabadong atau musisi tradisional, untuk mendominasi field dan mempengaruhi habitus masyarakat Toraja melalui Mabadong, dapat dikategorikan menjadi empat jenis.Modal ekonomi yang digunakan untuk mencapai tujuan ini mencakup semua sumber daya, termasuk sumber daya keuangan dan aset fisik.Modal simbolis muncul sebagai prestise atau reputasi (otoritas) untuk menarik perhatian masyarakat dan anggota gereja, sekaligus memperkuat profesinya.Modal budaya digunakan untuk meningkatkan dan mengembangkan kemampuannya dalam mengekspresikan dan mewujudkan kreativitasnya.Modal sosial digunakan untuk mempromosikan penawarannya dan berinteraksi dengan banyak orang untuk memperoleh dukungan dan pengakuan dari berbagai kelompok terhadap apa yang ditawarkannya.Produksi budaya yang dilakukan oleh agen bergantung pada habitus, field, dan capital.ketiga elemen ini penting bagi agen untuk menguasai dan mendominasi usahanya.Elemen-elemen ini juga menjadi saluran untuk pengembangan musik gereja kontekstual dan revitalisasi seni musik lainnya, sehingga dapat dikelola dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari anggota gereja.
Berdasarkan temuan penelitian ini, saran-saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang bagaimana Mabadong dapat menjadi jembatan antara tradisi dan modernitas dalam musik gereja di Toraja. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana elemen-elemen Mabadong dapat diintegrasikan dengan musik gereja modern, dan bagaimana hal ini dapat meningkatkan pengalaman spiritual jemaat. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk memahami lebih dalam tentang peran Pabadong sebagai agen dalam produksi budaya Mabadong. Bagaimana Pabadong menggunakan modal sosial, budaya, dan simbolis mereka untuk mendominasi field dan mempengaruhi habitus masyarakat Toraja? Bagaimana interaksi mereka dengan agen-agen lain dalam field ini? Ketiga, penelitian lanjutan dapat berfokus pada implikasi Mabadong terhadap pengembangan musik gereja di Toraja dari perspektif teologis. Bagaimana musik gereja yang terinspirasi oleh Mabadong dapat menjadi sarana untuk mengekspresikan identitas lokal dan memperkuat ikatan komunitas dalam konteks keagamaan? Penelitian ini dapat melibatkan analisis teks-teks teologis dan diskusi dengan para pemimpin gereja untuk memahami lebih dalam tentang makna dan signifikansi musik gereja yang terinspirasi Mabadong.
- Ma’badong in Bourdieu’s Field of Cultural Production and Its Implications for Developing... jurnalbia.com/index.php/bia/article/view/588MaAobadong in BourdieuAos Field of Cultural Production and Its Implications for Developing jurnalbia index php bia article view 588
- Arena Produksi Kultural Kerajinan Kulit di Surakarta Dalam Tren Ekonomi Kreatif | Jurnal Socius: Journal... doi.org/10.24036/scs.v7i2.244Arena Produksi Kultural Kerajinan Kulit di Surakarta Dalam Tren Ekonomi Kreatif Jurnal Socius Journal doi 10 24036 scs v7i2 244
| File size | 630.44 KB |
| Pages | 23 |
| DMCA | Report |
Related /
IAINFMPAPUAIAINFMPAPUA Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan pembiasaan ibadah salat dalam pembentukan akhlak peserta didik, meskipun penelitian ini masih terbatas padaPenelitian ini menegaskan pentingnya penguatan pembiasaan ibadah salat dalam pembentukan akhlak peserta didik, meskipun penelitian ini masih terbatas pada
PUSTAKAGALERIMANDIRIPUSTAKAGALERIMANDIRI Secara keseluruhan, program ini memberikan dampak nyata dalam memperkuat keberlanjutan agrowisata, meningkatkan kemandirian masyarakat, serta membuka peluangSecara keseluruhan, program ini memberikan dampak nyata dalam memperkuat keberlanjutan agrowisata, meningkatkan kemandirian masyarakat, serta membuka peluang
YASIN ALSYSYASIN ALSYS Penelitian ini mengkaji kepemimpinan Indonesia dalam meningkatkan kesiapsiagaan bencana regional melalui AHA Centre dengan menerapkan kerangka teori KomunitasPenelitian ini mengkaji kepemimpinan Indonesia dalam meningkatkan kesiapsiagaan bencana regional melalui AHA Centre dengan menerapkan kerangka teori Komunitas
UNRAMUNRAM Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa penerapan kedua pendekatan tersebut dapat meningkatkan rasa kebanggaan terhadap budaya lokal serta membentukHasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa penerapan kedua pendekatan tersebut dapat meningkatkan rasa kebanggaan terhadap budaya lokal serta membentuk
FIKES UMWFIKES UMW Penelitian ini menggunakan uji Chi-square test. Hasil uji statistik menunjukkan ada hubungan antara fasilitas dengan mutu pelayanan, disiplin petugas denganPenelitian ini menggunakan uji Chi-square test. Hasil uji statistik menunjukkan ada hubungan antara fasilitas dengan mutu pelayanan, disiplin petugas dengan
FIKES UMWFIKES UMW Dimana pada tahun 2015 jumlah penderita sebanyak 501 orang (7,85%), tahun 2016 jumlah sebanyak 533 orang (8,35%), dan meningkat pada tahun 2017 sebesarDimana pada tahun 2015 jumlah penderita sebanyak 501 orang (7,85%), tahun 2016 jumlah sebanyak 533 orang (8,35%), dan meningkat pada tahun 2017 sebesar
FIKES UMWFIKES UMW Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan ISPA melalui media film terhadap peningkatan pengetahuan masyarakat tentang ISPA. Jenis penelitianPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan ISPA melalui media film terhadap peningkatan pengetahuan masyarakat tentang ISPA. Jenis penelitian
POLTEKHARBERPOLTEKHARBER Hasil pelatihan dan pendampingan yang telah dilaksanakan menunjukan bahwa tingkat keingintahuan peserta kegiatan sangat antusias dalam mengikuti pelatihanHasil pelatihan dan pendampingan yang telah dilaksanakan menunjukan bahwa tingkat keingintahuan peserta kegiatan sangat antusias dalam mengikuti pelatihan
Useful /
FKIP UWGMFKIP UWGM Rendahnya tingkat kemandirian anak menjadi latar belakang penelitian ini. Untuk meningkatkan kemandirian, diterapkan strategi positive reinforcement sebagaiRendahnya tingkat kemandirian anak menjadi latar belakang penelitian ini. Untuk meningkatkan kemandirian, diterapkan strategi positive reinforcement sebagai
YASIN ALSYSYASIN ALSYS 196.566 orang. Teori persepsi digunakan sebagai kerangka teoretis untuk memahami bagaimana publik menginterpretasi dan mengevaluasi konten media. Hasil196.566 orang. Teori persepsi digunakan sebagai kerangka teoretis untuk memahami bagaimana publik menginterpretasi dan mengevaluasi konten media. Hasil
POLTEKHARBERPOLTEKHARBER Politeknik Harapan Bersama sebagai salah satu perguruan tinggi yang memiliki tugas Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu melaksanakan pendidikan, penelitian,Politeknik Harapan Bersama sebagai salah satu perguruan tinggi yang memiliki tugas Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu melaksanakan pendidikan, penelitian,
POLTEKHARBERPOLTEKHARBER Panasbumi merupakan sumberdaya alam terbarukan, yang dewasa ini semakin dibutuhkan masyarakat guna pemenuhan energi alternatif. Sumberdaya alam ini merupakanPanasbumi merupakan sumberdaya alam terbarukan, yang dewasa ini semakin dibutuhkan masyarakat guna pemenuhan energi alternatif. Sumberdaya alam ini merupakan