YASIN ALSYSYASIN ALSYS

International Journal of Humanities, Education, and Social SciencesInternational Journal of Humanities, Education, and Social Sciences

Studi ini mengevaluasi persepsi publik terhadap liputan media penyiaran tentang Komisi Pemilihan Umum (KPU) selama pemilihan gubernur tahun 2023 di Adamawa, Nigeria. Menggunakan desain penelitian survei, data dikumpulkan melalui kuesioner struktural yang diberikan kepada 400 responden dari populasi 2.196.566 orang. Teori persepsi digunakan sebagai kerangka teoretis untuk memahami bagaimana publik menginterpretasi dan mengevaluasi konten media. Hasil menunjukkan bahwa 69% responden mengidentifikasi acara talk show sebagai bentuk utama penyiaran yang digunakan, diikuti oleh jingle musik politik. Publik menganggap media penyiaran menggunakan kerangka lembut dan tidak memicu serta menjaga objektivitas dalam pelaporan KPU. Studi menyimpulkan bahwa persepsi publik terhadap liputan penyiaran umumnya positif, terutama karena pendekatan profesional dan tidak memihak media yang membangun kepercayaan publik. Disarankan agar media penyiaran terus menggunakan kerangka seimbang dan tidak memicu saat melaporkan urusan pemilu, serta pemerintah diminta menerapkan kebijakan yang memastikan keamanan media selama proses pemilu sensitif.

Studi ini menyimpulkan bahwa persepsi publik terhadap liputan media penyiaran tentang KPU selama pemilihan gubernur 2023 di Adamawa umumnya positif, berkat pendekatan profesional dan objektif media yang memperkuat kepercayaan publik.Meskipun sebagian audiens mungkin tidak puas dengan hasil pemilu, liputan langsung dan seimbang dari stasiun penyiaran membantu menenangkan audiens dengan menampilkan proses pemilu secara transparan.Gambar dan video yang ditayangkan, terutama di televisi, berkontribusi pada persepsi positif terhadap pelaporan media tentang aktivitas KPU.Oleh karena itu, KPU perlu memprioritaskan pelaporan media dalam semua aktivitasnya untuk membangun kepercayaan publik.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak media sosial terhadap persepsi publik selama pemilu, membandingkan efektivitas inovasi teknologi KPU seperti sistem BVAS di berbagai wilayah, serta menganalisis peran media lokal versus nasional dalam membentuk narasi pemilu. Penelitian pertama bisa mempelajari bagaimana konten media sosial memengaruhi kepercayaan publik terhadap integritas pemilu. Penelitian kedua dapat mengevaluasi penggunaan sistem BVAS di daerah pedesaan versus perkotaan untuk memastikan keadilan akses teknologi. Penelitian ketiga bisa meneliti perbedaan pendekatan liputan antara media lokal dan nasional dalam membangun narasi pemilu, terutama di wilayah dengan keragaman budaya.

  1. Public Perception of Broadcast Coverage of the Independent National Electoral Commission in the Conduct... doi.org/10.58578/IJHESS.v3i3.6957Public Perception of Broadcast Coverage of the Independent National Electoral Commission in the Conduct doi 10 58578 IJHESS v3i3 6957
Read online
File size353.37 KB
Pages19
DMCAReport

Related /

ads-block-test