YASIN ALSYSYASIN ALSYS

International Journal of Humanities, Education, and Social SciencesInternational Journal of Humanities, Education, and Social Sciences

Penelitian ini mengevaluasi persepsi publik terhadap liputan media siaran mengenai Komisi Pemilihan Nasional Independen (INEC) selama pemilihan gubernur 2023 di Negara Bagian Adamawa, Nigeria. Dengan menggunakan desain penelitian survei, data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur yang diberikan kepada 400 responden yang dipilih dari populasi sebanyak 2.196.566 orang. Teori persepsi dijadikan kerangka teoretis untuk memahami cara publik menafsirkan dan menilai konten media. Temuan menunjukkan bahwa 69 % responden mengidentifikasi talk show sebagai bentuk program siaran paling dominan dalam liputan, diikuti oleh jingles musik politik. Selain itu, publik menilai bahwa media siaran menggunakan bingkai yang lembut dan tidak provokatif serta mempertahankan objektivitas dalam melaporkan tindakan INEC selama pemilihan. Penelitian menyimpulkan bahwa persepsi publik terhadap liputan siaran secara keseluruhan bersifat positif, yang dikaitkan dengan pendekatan media yang profesional dan tidak memihak, sehingga menumbuhkan kepercayaan publik. Penelitian merekomendasikan agar media siaran terus menggunakan bingkai yang seimbang dan tidak provokatif dalam melaporkan isu pemilihan, serta pemerintah diimbau untuk menerapkan kebijakan yang menjamin keamanan media, khususnya selama penyampaian proses pemilihan yang sensitif, guna mempertahankan keterlibatan dan kepercayaan publik yang positif.

Penelitian ini mengkaji kepemimpinan Indonesia dalam meningkatkan kesiapsiagaan bencana regional melalui AHA Centre dengan menerapkan kerangka teori Komunitas Keamanan dan Siklus Hidup Norma, serta menunjukkan Indonesia berperan sebagai wirausahawan norma utama yang memupuk norma kooperatif dan memperkuat ketahanan ASEAN.Keterbatasan penelitian terletak pada pendekatan kualitatif yang tidak memberikan kesimpulan kuantitatif tentang dampak spesifik inisiatif Indonesia, serta kesulitan memperoleh data sensitif mengenai komitmen politik dan kontribusi keuangan masing‑masing anggota ASEAN.Oleh karena itu, penelitian selanjutnya disarankan untuk melakukan studi longitudinal terhadap program‑program yang dipimpin Indonesia, analisis komparatif tingkat komitmen politik antar negara anggota, serta menyelidiki strategi integrasi teknologi dan model pembiayaan berkelanjutan bagi mekanisme seperti AHA Centre.

Penelitian selanjutnya dapat menjawab pertanyaan: bagaimana dampak jangka panjang program‑program yang dipimpin Indonesia, seperti pelatihan ARDEX, pendirian gudang DELSA, dan mekanisme koordinasi AHA Centre, terhadap kecepatan, koordinasi lintas‑negara, serta efektivitas respons bencana di negara‑negara anggota ASEAN, terutama dalam konteks bencana alam yang semakin intensif? Selanjutnya, perlu diselidiki perbedaan tingkat komitmen politik dan alokasi anggaran antara anggota ASEAN dalam mendukung AHA Centre, dengan menggunakan survei rahasia, wawancara mendalam, dan diskusi kelompok terfokus untuk mengidentifikasi faktor‑faktor institusional, ekonomi, serta budaya yang memperkuat atau menghambat kerjasama regional. Terakhir, studi komparatif dapat mengevaluasi strategi integrasi teknologi informasi dan komunikasi yang digunakan oleh masing‑masing negara anggota, serta menguji model pembiayaan berkelanjutan, seperti skema dana bersama atau kemitraan publik‑swasta, yang dapat menjamin ketersediaan sumber daya dan interoperabilitas sistem bagi AHA Centre dalam jangka panjang. Dengan menggabungkan pendekatan longitudinal, metodologi campuran kuantitatif‑kualitatif, dan analisis kebijakan yang mendalam, ketiga arah penelitian ini diharapkan tidak hanya memperdalam pemahaman tentang mekanisme operasional dan dinamika politik, tetapi juga menghasilkan rekomendasi praktis untuk meningkatkan koordinasi regional serta menyediakan dasar ilmiah yang kuat bagi kebijakan yang lebih efektif dalam menghadapi bencana di masa depan.

  1. Building Regional Readiness Indonesia’s Leadership in Enhancing AHA Centre’s Disaster Response... doi.org/10.58578/IJHESS.v3i3.6951Building Regional Readiness IndonesiaAos Leadership in Enhancing AHA CentreAos Disaster Response doi 10 58578 IJHESS v3i3 6951
Read online
File size479.73 KB
Pages22
DMCAReport

Related /

ads-block-test