UNMUNM

International Journal of Language EducationInternational Journal of Language Education

Kesenjangan gender dalam literasi dan numerasi tetap menjadi tantangan utama bagi pendidikan yang adil, terutama di komunitas linguistik beragam dan pribumi. Penelitian ini mengkaji penerapan model pembelajaran berbasis bahasa ibu (MTB‑MLE) di wilayah East Nusa Tenggara untuk menilai kontribusinya dalam mengurangi kesenjangan gender pada siswa kelas awal. Metode campuran digunakan, dengan komponen kuasi‑eksperimental yang melibatkan 168 siswa (70 laki‑laki, 98 perempuan) serta wawancara mendalam; data kuantitatif dianalisis dengan ANCOVA, sementara data kualitatif melalui analisis tematik. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan literasi dan numerasi bagi kedua gender, dengan perempuan menunjukkan perbaikan lebih besar pada literasi dan laki‑laki pada numerasi; model ini secara statistik mengurangi disparitas gender tanpa interaksi signifikan antara kelompok dan gender. Temuan ini menegaskan potensi pendekatan berbasis bahasa ibu yang responsif budaya untuk menciptakan pendidikan yang inklusif dan setara gender.

Model pembelajaran berbasis bahasa ibu terbukti efektif meningkatkan keterampilan literasi dan numerasi serta mengurangi kesenjangan gender di antara siswa kelas awal.Keberhasilan tersebut bersifat setara bagi laki‑laki dan perempuan, menunjukkan bahwa pendekatan ini tidak bersifat gender‑spesifik.Namun, keberlanjutan penerapan memerlukan dukungan berkelanjutan berupa pelatihan guru yang intensif, penyediaan media pembelajaran yang relevan, serta penguatan keterlibatan komunitas untuk mengatasi keterbatasan sumber daya dan waktu.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efek jangka panjang penerapan model pembelajaran berbasis bahasa ibu terhadap kesetaraan gender pada jenjang pendidikan menengah di berbagai daerah, dengan mengukur pencapaian akademik dan persepsi siswa selama beberapa tahun. Selain itu, penting untuk menyelidiki pengaruh penggunaan media digital yang bersifat kultural pada beban kerja guru serta hasil belajar siswa dalam konteks bahasa ibu, sehingga dapat mengidentifikasi strategi efisien dalam integrasi teknologi. Selanjutnya, studi eksperimen tentang program pengembangan profesional guru yang menekankan sensitivitas gender dalam mata pelajaran STEM berbasis bahasa ibu dapat memberikan wawasan tentang cara mengurangi bias gender yang tersisa dan meningkatkan partisipasi semua siswa dalam bidang sains dan matematika.

  1. Using Mother Tongue in Teaching and Learning Legal English Terminology in a Vietnamese University: Teachers... ojs.unm.ac.id/ijole/article/view/67217Using Mother Tongue in Teaching and Learning Legal English Terminology in a Vietnamese University Teachers ojs unm ac ijole article view 67217
  2. The Measurement of Bilingualism of Students of English Language Education Study Program in a Public University... doi.org/10.71194/ajmme.v2i1.94The Measurement of Bilingualism of Students of English Language Education Study Program in a Public University doi 10 71194 ajmme v2i1 94
Read online
File size355.9 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test